<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PMN Garuda Indonesia Rp7,5 Triliun Kapan Cair? Ini Jawaban Kemenkeu</title><description>PT Garuda Indonesia Tbk, akan menerima Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp7,5 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/27/320/2619147/pmn-garuda-indonesia-rp7-5-triliun-kapan-cair-ini-jawaban-kemenkeu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/27/320/2619147/pmn-garuda-indonesia-rp7-5-triliun-kapan-cair-ini-jawaban-kemenkeu"/><item><title>PMN Garuda Indonesia Rp7,5 Triliun Kapan Cair? Ini Jawaban Kemenkeu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/27/320/2619147/pmn-garuda-indonesia-rp7-5-triliun-kapan-cair-ini-jawaban-kemenkeu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/27/320/2619147/pmn-garuda-indonesia-rp7-5-triliun-kapan-cair-ini-jawaban-kemenkeu</guid><pubDate>Senin 27 Juni 2022 17:28 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/27/320/2619147/pmn-garuda-indonesia-rp7-5-triliun-kapan-cair-ini-jawaban-kemenkeu-Czs9GEXhtP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Garuda Indonesia dapat suntikan PMN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/27/320/2619147/pmn-garuda-indonesia-rp7-5-triliun-kapan-cair-ini-jawaban-kemenkeu-Czs9GEXhtP.jpg</image><title>Garuda Indonesia dapat suntikan PMN (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Garuda Indonesia Tbk akan menerima Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp7,5 triliun. Anggaran ini bersumber dari cadangan pembiayaan investasi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2022.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rionald Silaban mengatakan pencairan penyertaan modal negara (PMN) usai Garuda Indonesia dinyatakan tidak pailit akan menunggu laporan dari Kementerian BUMN terlebih dahulu.
BACA JUGA:Garuda Indonesia Bakal Terima PMN Rp7,5 Triliun, Erick Thohir: Konsep Penyelamatan

&quot;Itu nanti tinggal Kementerian BUMN menyampaikan ke Ibu Menteri Keuangan dan tim privatisasi,&quot; ujar Rionald dilansir dari Antara, Senin (27/6/2022).
Usai laporan diterima, Kemenkeu akan menyampaikan sesegera mungkin kepada Komisi XI DPR RI untuk disetujui.
BACA JUGA:Pencairan PMN Rp7,5 Triliun Garuda Indonesia Tunggu Laporan Erick Thohir ke Sri Mulyani

Ia menjelaskan penetapan putusan homologasi Garuda Indonesia pada hari ini menunjukkan kreditur telah menyepakati penyelesaian utang perseroan dan disahkan pengadilan.
&quot;Itu langkah maju, artinya proposal restrukturisasi atau negosiasinya sudah tetap,&quot; ucap dia.
Meski begitu, Rionald belum memastikan berapa besaran PMN yang akan diberikan pemerintah kepada perusahaan pelat merah tersebut lantaran tergantung dengan keputusan bersama DPR RI.Sebelumnya, Kementerian BUMN menyatakan maskapai penerbangan pelat  merah PT Garuda Indonesia akan melakukan rights issue sebanyak dua tahap  untuk memperkuat modal perusahaan tersebut bila proses Penundaan  Kewajiban Pembayaran Utang atau PKPU bisa mencapai situasi damai.
&quot;Rights issue pertama adalah proses menginjeksikan Rp7,5 triliun dari  porsi pemerintah untuk porsi awal restrukturisasi Garuda,&quot; kata Wakil  Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo saat Rapat Dengar Pendapat (RDP)  bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Selasa (7/6).
Pemerintah mengalokasikan PMN dari cadangan pembiayaan investasi,  pembiayaan operasional, dan pendanaan restrukturisasi selama tahun  2022-2023.
Kemudian, rights issue tahap kedua akan dilakukan pada awal III - IV  untuk tambahan pendanaan dari investor strategis. Setelah proses rights  issue tahap kedua tersebut, maka%tase kepemilikan saham pemerintah di  Garuda minimal sebesar 51%.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Garuda Indonesia Tbk akan menerima Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp7,5 triliun. Anggaran ini bersumber dari cadangan pembiayaan investasi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2022.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rionald Silaban mengatakan pencairan penyertaan modal negara (PMN) usai Garuda Indonesia dinyatakan tidak pailit akan menunggu laporan dari Kementerian BUMN terlebih dahulu.
BACA JUGA:Garuda Indonesia Bakal Terima PMN Rp7,5 Triliun, Erick Thohir: Konsep Penyelamatan

&quot;Itu nanti tinggal Kementerian BUMN menyampaikan ke Ibu Menteri Keuangan dan tim privatisasi,&quot; ujar Rionald dilansir dari Antara, Senin (27/6/2022).
Usai laporan diterima, Kemenkeu akan menyampaikan sesegera mungkin kepada Komisi XI DPR RI untuk disetujui.
BACA JUGA:Pencairan PMN Rp7,5 Triliun Garuda Indonesia Tunggu Laporan Erick Thohir ke Sri Mulyani

Ia menjelaskan penetapan putusan homologasi Garuda Indonesia pada hari ini menunjukkan kreditur telah menyepakati penyelesaian utang perseroan dan disahkan pengadilan.
&quot;Itu langkah maju, artinya proposal restrukturisasi atau negosiasinya sudah tetap,&quot; ucap dia.
Meski begitu, Rionald belum memastikan berapa besaran PMN yang akan diberikan pemerintah kepada perusahaan pelat merah tersebut lantaran tergantung dengan keputusan bersama DPR RI.Sebelumnya, Kementerian BUMN menyatakan maskapai penerbangan pelat  merah PT Garuda Indonesia akan melakukan rights issue sebanyak dua tahap  untuk memperkuat modal perusahaan tersebut bila proses Penundaan  Kewajiban Pembayaran Utang atau PKPU bisa mencapai situasi damai.
&quot;Rights issue pertama adalah proses menginjeksikan Rp7,5 triliun dari  porsi pemerintah untuk porsi awal restrukturisasi Garuda,&quot; kata Wakil  Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo saat Rapat Dengar Pendapat (RDP)  bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Selasa (7/6).
Pemerintah mengalokasikan PMN dari cadangan pembiayaan investasi,  pembiayaan operasional, dan pendanaan restrukturisasi selama tahun  2022-2023.
Kemudian, rights issue tahap kedua akan dilakukan pada awal III - IV  untuk tambahan pendanaan dari investor strategis. Setelah proses rights  issue tahap kedua tersebut, maka%tase kepemilikan saham pemerintah di  Garuda minimal sebesar 51%.</content:encoded></item></channel></rss>
