<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Electronic City (ECII) Tak Bagi Dividen</title><description>PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) tak membagikan dividen tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/278/2619643/alasan-electronic-city-ecii-tak-bagi-dividen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/278/2619643/alasan-electronic-city-ecii-tak-bagi-dividen"/><item><title>Alasan Electronic City (ECII) Tak Bagi Dividen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/278/2619643/alasan-electronic-city-ecii-tak-bagi-dividen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/278/2619643/alasan-electronic-city-ecii-tak-bagi-dividen</guid><pubDate>Selasa 28 Juni 2022 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/28/278/2619643/alasan-electronic-city-ecii-tak-bagi-dividen-rhRy1lvjhY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Electronic City tak bagikan dividen (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/28/278/2619643/alasan-electronic-city-ecii-tak-bagi-dividen-rhRy1lvjhY.jpg</image><title>Electronic City tak bagikan dividen (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) tak membagikan dividen tahun ini. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Jumat, 24 Juni 2022.
Dilansir dari Bursa Efek Indonesia, Selasa (28/6/2022), manajemen ECII mengungkapkan alasan di balik keputusan tersebut.
BACA JUGA:Blue Bird (BIRD) Sepakat Bagi Dividen Rp150 Miliar

&quot;Seluruh laba bersih yang telah diperoleh Perseroan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 akan dibukukan sebagai laba ditahan,&quot; kata manajemen ECII.
Seperti diketahui, perusahaan ritel produk elektronik itu mampu membalikkan kerugian yang dicapai tahun 2020 sebesar Rp20,50 miliar menjadi laba bersih pada tahun 2021 sebesar Rp8,72 miliar.
BACA JUGA:Maharaksa Biru Energi (OASA) Absen Bagi Dividen, Ini Alasannya

Ini terjadi berkat adanya pertumbuhan pendapatan sebesar 11,91% menjadi Rp1,81 triliun, dibandingkan tahun 2020 sebanyak Rp1,61 triliun. Kontribusi terbesar pemasukan berasal dari penjualan barang elektronik bermerek, dan sewa.Hingga kuartal I-2022, ECII mencatatkan pendapatan sebanyak Rp520,26  miliar, atau lebih tinggi 12,74% dibandingkan periode sama tahun 2021  sebesar Rp461,46 miliar.
Namun, deretan beban yang membengkak membuat laba bersih ECII  mencapai Rp4,24 miliar, lebih rendah dari posisi yang sama tahun lalu  sebesar Rp6,99 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) tak membagikan dividen tahun ini. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Jumat, 24 Juni 2022.
Dilansir dari Bursa Efek Indonesia, Selasa (28/6/2022), manajemen ECII mengungkapkan alasan di balik keputusan tersebut.
BACA JUGA:Blue Bird (BIRD) Sepakat Bagi Dividen Rp150 Miliar

&quot;Seluruh laba bersih yang telah diperoleh Perseroan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 akan dibukukan sebagai laba ditahan,&quot; kata manajemen ECII.
Seperti diketahui, perusahaan ritel produk elektronik itu mampu membalikkan kerugian yang dicapai tahun 2020 sebesar Rp20,50 miliar menjadi laba bersih pada tahun 2021 sebesar Rp8,72 miliar.
BACA JUGA:Maharaksa Biru Energi (OASA) Absen Bagi Dividen, Ini Alasannya

Ini terjadi berkat adanya pertumbuhan pendapatan sebesar 11,91% menjadi Rp1,81 triliun, dibandingkan tahun 2020 sebanyak Rp1,61 triliun. Kontribusi terbesar pemasukan berasal dari penjualan barang elektronik bermerek, dan sewa.Hingga kuartal I-2022, ECII mencatatkan pendapatan sebanyak Rp520,26  miliar, atau lebih tinggi 12,74% dibandingkan periode sama tahun 2021  sebesar Rp461,46 miliar.
Namun, deretan beban yang membengkak membuat laba bersih ECII  mencapai Rp4,24 miliar, lebih rendah dari posisi yang sama tahun lalu  sebesar Rp6,99 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
