<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Metropolitan Kentjana (MKPI) Tebar Dividen Rp110,93 Miliar</title><description>PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) membagikan dividen sebesar Rp110,93 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/278/2619687/metropolitan-kentjana-mkpi-tebar-dividen-rp110-93-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/278/2619687/metropolitan-kentjana-mkpi-tebar-dividen-rp110-93-miliar"/><item><title>Metropolitan Kentjana (MKPI) Tebar Dividen Rp110,93 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/278/2619687/metropolitan-kentjana-mkpi-tebar-dividen-rp110-93-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/278/2619687/metropolitan-kentjana-mkpi-tebar-dividen-rp110-93-miliar</guid><pubDate>Selasa 28 Juni 2022 14:37 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/28/278/2619687/metropolitan-kentjana-mkpi-tebar-dividen-rp110-93-miliar-8a5lpfWdsf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MKPI bagikan dividen (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/28/278/2619687/metropolitan-kentjana-mkpi-tebar-dividen-rp110-93-miliar-8a5lpfWdsf.jpg</image><title>MKPI bagikan dividen (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) membagikan dividen sebesar Rp110,93 miliar. Emiten pengembang kawasan Pondok Indah ini membagi dividen sebesar Rp117 per saham sesuai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST).
Sampai dengan 31 Desember 2022, Metropolitan Kentjana telah mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebanyak Rp324,75 miliar. Adapun, perseroan menyisihkan laba bersih untuk dijadikan dana cadangan sebesar Rp1 miliar sehingga total dana cadangan menjadi Rp9,21 miliar.
BACA JUGA:Alasan Electronic City (ECII) Tak Bagi Dividen

&amp;ldquo;Sisa laba bersih akan digunakan Perseroan untuk melanjutkan pembagunan perumahan di Pondok Indah Townhouses, melakukan renovasi lantai dua Street Gallery, memulai pengembangan perumahan cluster di Jalan Veteran, merencanalan pengembangan Pondok Indah Residences 2, merencanakan pengembangan klaster Aurelle Residences di Pondok Indah, dan merencanakan Proyek mall Lebak Bulus ex Carrefour,&amp;rdquo; jelas Corporate Secretary MKIP Tan Dwi Ratih.
BACA JUGA:Nusantara Pelabuhan (PORT) Sepakat Tak Bagi Dividen, Ini Alasannya

Tahun ini, perseroan menyiapkan alokasi dana capex senilai Rp200 miliar. Sementara itu, pada kuartal I 2022 ini, pendapatan dan laba bersih komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, meningkat. MKPI mengantongi pendapatan di angka Rp417,19 miliar, naik 45,23% dari pendapatan periode yang sama tahun 2021 di angka Rp287,25 miliar.Lalu laba komprehensif yang diatribusikan kepada pemilik entitas  induk adalah sebesar Rp134,17 miliar, atau meningkat 53,35% dari Rp87,49  miliar. Adapun perolehan aset, liabilitas dan ekuitas secara year to  date, masing-masing meningkat 2,37%, 2,79% dan 2,40%. Jumlah aset MKPI  per 31 Maret 2022 adalah senilai Rp8,18 triliun, liabilitas di angka  Rp2,21 triliun dan ekuitas di angka Rp5,97 triliun.
Sebagai informasi, saat ini perseroan telah membukukan perolehan  marketing sales Rp50 miliar. Wakil Direktur Utama MKPI, Jeffri Tanudjaja  seperti dikutip Kontan pernah bilang, perolehan marketing sales  tersebut didominasi dari penjualan unit Pondok Indah Town Center dan  Apartemen Amala. &quot;Hingga kini perolehan marketing sales adalah sekitar  Rp50 miliar. Penjualan ini diperoleh dari penjualan unit di Pondok Indah  Town Center dan Apartemen Amala,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) membagikan dividen sebesar Rp110,93 miliar. Emiten pengembang kawasan Pondok Indah ini membagi dividen sebesar Rp117 per saham sesuai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST).
Sampai dengan 31 Desember 2022, Metropolitan Kentjana telah mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebanyak Rp324,75 miliar. Adapun, perseroan menyisihkan laba bersih untuk dijadikan dana cadangan sebesar Rp1 miliar sehingga total dana cadangan menjadi Rp9,21 miliar.
BACA JUGA:Alasan Electronic City (ECII) Tak Bagi Dividen

&amp;ldquo;Sisa laba bersih akan digunakan Perseroan untuk melanjutkan pembagunan perumahan di Pondok Indah Townhouses, melakukan renovasi lantai dua Street Gallery, memulai pengembangan perumahan cluster di Jalan Veteran, merencanalan pengembangan Pondok Indah Residences 2, merencanakan pengembangan klaster Aurelle Residences di Pondok Indah, dan merencanakan Proyek mall Lebak Bulus ex Carrefour,&amp;rdquo; jelas Corporate Secretary MKIP Tan Dwi Ratih.
BACA JUGA:Nusantara Pelabuhan (PORT) Sepakat Tak Bagi Dividen, Ini Alasannya

Tahun ini, perseroan menyiapkan alokasi dana capex senilai Rp200 miliar. Sementara itu, pada kuartal I 2022 ini, pendapatan dan laba bersih komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, meningkat. MKPI mengantongi pendapatan di angka Rp417,19 miliar, naik 45,23% dari pendapatan periode yang sama tahun 2021 di angka Rp287,25 miliar.Lalu laba komprehensif yang diatribusikan kepada pemilik entitas  induk adalah sebesar Rp134,17 miliar, atau meningkat 53,35% dari Rp87,49  miliar. Adapun perolehan aset, liabilitas dan ekuitas secara year to  date, masing-masing meningkat 2,37%, 2,79% dan 2,40%. Jumlah aset MKPI  per 31 Maret 2022 adalah senilai Rp8,18 triliun, liabilitas di angka  Rp2,21 triliun dan ekuitas di angka Rp5,97 triliun.
Sebagai informasi, saat ini perseroan telah membukukan perolehan  marketing sales Rp50 miliar. Wakil Direktur Utama MKPI, Jeffri Tanudjaja  seperti dikutip Kontan pernah bilang, perolehan marketing sales  tersebut didominasi dari penjualan unit Pondok Indah Town Center dan  Apartemen Amala. &quot;Hingga kini perolehan marketing sales adalah sekitar  Rp50 miliar. Penjualan ini diperoleh dari penjualan unit di Pondok Indah  Town Center dan Apartemen Amala,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
