<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pedagang: Beli Minyak Goreng Ngapain Pakai PeduliLindungi Ribet</title><description>Beli minyak goreng curah melalui KTP dan aplikasi PeduliLindungi mendapat tanggapan negatif dari pedagang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/320/2619187/pedagang-beli-minyak-goreng-ngapain-pakai-pedulilindungi-ribet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/320/2619187/pedagang-beli-minyak-goreng-ngapain-pakai-pedulilindungi-ribet"/><item><title>Pedagang: Beli Minyak Goreng Ngapain Pakai PeduliLindungi Ribet</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/320/2619187/pedagang-beli-minyak-goreng-ngapain-pakai-pedulilindungi-ribet</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/320/2619187/pedagang-beli-minyak-goreng-ngapain-pakai-pedulilindungi-ribet</guid><pubDate>Selasa 28 Juni 2022 05:33 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/27/320/2619187/pedagang-beli-minyak-goreng-ngapain-pakai-pedulilindungi-ribet-a9SvofbKR4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pedagang menilai pembelian minyak goreng curah dengan aplikasi ribet (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/27/320/2619187/pedagang-beli-minyak-goreng-ngapain-pakai-pedulilindungi-ribet-a9SvofbKR4.jpg</image><title>Pedagang menilai pembelian minyak goreng curah dengan aplikasi ribet (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Beli minyak goreng curah melalui KTP dan aplikasi PeduliLindungi mendapat tanggapan negatif dari pedagang. Penjual/pengencer minyak goreng mengaku keberatan jika pembelian harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
BACA JUGA:Beli Minyak Goreng Curah KTP hingga PeduliLindungi, Pembeli Takut Data Disalahgunakan

&quot;Ngapain pakai PeduliLindungi, ribet. Kebijakan yang pakai KTP aja udah ribet, ini ditambah lagi pakai PeduliLindungi,&quot; ujar Jesika kepada MNC Portal Indonesia di lokasi.
Dia mengatakan, saat ini dirinya menjual minyak goreng curah menggunakan KTP. Sistem ini, dia jalankan sejak program MigorRakyat diluncurkan oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.
Lebih lanjut Jesika menyampaikan, para konsumen yang membeli pun juga  harus membawa jeriken sendiri. Dengan kata lain, Jesika tidak melayani  pembelian dalam kemasan curah (yang dibungkus plastik).
&quot;Belinya juga harus bawa jeriken sendiri. Biar nggak pecah juga waktu mereka bawa pulang,&quot; jelasnya.
Baca Selengkapnya: Beli Minyak Goreng Wajib Pakai PeduliLindungi, Pedagang: Pakai KTP Aja Sudah Ribet</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Beli minyak goreng curah melalui KTP dan aplikasi PeduliLindungi mendapat tanggapan negatif dari pedagang. Penjual/pengencer minyak goreng mengaku keberatan jika pembelian harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
BACA JUGA:Beli Minyak Goreng Curah KTP hingga PeduliLindungi, Pembeli Takut Data Disalahgunakan

&quot;Ngapain pakai PeduliLindungi, ribet. Kebijakan yang pakai KTP aja udah ribet, ini ditambah lagi pakai PeduliLindungi,&quot; ujar Jesika kepada MNC Portal Indonesia di lokasi.
Dia mengatakan, saat ini dirinya menjual minyak goreng curah menggunakan KTP. Sistem ini, dia jalankan sejak program MigorRakyat diluncurkan oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.
Lebih lanjut Jesika menyampaikan, para konsumen yang membeli pun juga  harus membawa jeriken sendiri. Dengan kata lain, Jesika tidak melayani  pembelian dalam kemasan curah (yang dibungkus plastik).
&quot;Belinya juga harus bawa jeriken sendiri. Biar nggak pecah juga waktu mereka bawa pulang,&quot; jelasnya.
Baca Selengkapnya: Beli Minyak Goreng Wajib Pakai PeduliLindungi, Pedagang: Pakai KTP Aja Sudah Ribet</content:encoded></item></channel></rss>
