<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Holding BUMN Pertahanan Garap Proyek Rp48,7 Triliun</title><description>Holding BUMN industri pertahanan (Defend Id) menggarap proyek senilai Rp48,7 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/320/2619606/holding-bumn-pertahanan-garap-proyek-rp48-7-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/320/2619606/holding-bumn-pertahanan-garap-proyek-rp48-7-triliun"/><item><title>Holding BUMN Pertahanan Garap Proyek Rp48,7 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/320/2619606/holding-bumn-pertahanan-garap-proyek-rp48-7-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/28/320/2619606/holding-bumn-pertahanan-garap-proyek-rp48-7-triliun</guid><pubDate>Selasa 28 Juni 2022 13:23 WIB</pubDate><dc:creator>Arif Budianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/28/320/2619606/holding-bumn-pertahanan-garap-proyek-rp48-7-triliun-Mn4pCL5O9R.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Holding BUMN Pertahanan garap proyek Rp48,7 triliun (Foto: BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/28/320/2619606/holding-bumn-pertahanan-garap-proyek-rp48-7-triliun-Mn4pCL5O9R.jpg</image><title>Holding BUMN Pertahanan garap proyek Rp48,7 triliun (Foto: BUMN)</title></images><description>BANDUNG - Holding BUMN industri pertahanan (Defend Id) menggarap proyek senilai Rp48,7 triliun. Tak hanya itu, Defend Id juga sedang menjajaki potensi proyek senilai Rp15 triliun.
&quot;Kontrak on-hand sekarang kita (DEFEND ID) sudah Rp48,7 triliun. Tantangannya kini adalah mempercepat delivery produk dengan tepat waktu,&quot; ujar Direktur Utama Len Bobby Rasyidin, Selasa (28/6/2022).
BACA JUGA:Lowongan Kerja di Holding BUMN Tambang, Begini Cara Daftarnya

Bobby juga mengatakan bahwa Len dan PT DI kini telah selesai melakukan program restrukturisasi hutang perbankan, diikuti PAL yang masih dalam proses. Defend Id juga akan melakukan restrukturisasi keuangan holding Defend Id.
Kabar baik lainnya, terdapat potensi kontrak yang sinergi dan beririsan antar anggota holding yang nilainya bisa mencapai Rp15,6 triliun. Nilai tersebut meliputi motor listrik, kendaraan Anoa, ICCS Kavaleri, Radar GCI, prasarana perkeretaapian, refurbishment KRI Sigma &amp;amp; Bung Tomo, kapal LPD, Datalink TNI AU, drilling &amp;amp; blasting service, pengembangan sistem rudal nasional, roket R-Han 122B, reverse engineering rudal, dan lainnya.
BACA JUGA:Holding BUMN Farmasi Gelontorkan Investasi Rp3,1 Triliun, Buat Apa?

Menurut dia, lima BUMN yang terdiri dari PT Len Industri (Persero), PT Dahana, PT Pindad, PT PAL, dan PT Dirgantara Indonesia melaksanakan rakor (rapat koordinasi) pertama yang dihadiri seluruh direksi, setelah diresmikan April 2022 lalu oleh Presiden Joko Widodo.Rapat kerja dilakukan untuk sinergi merealisasikan program strategis  Defend Id yang dilakukan oleh 4 tim integrasi. Tim Integrasi 1 di bidang  keuangan, manajemen risiko, SDM dan general fuction. Tim Integrasi 2 di  bidang marketing dan kerjasama. Tim Integrasi 3 Operasi di bidang  manufaktur &amp;amp; proses bisnis. Tim Integrasi 4 di bidang IT, teknologi,  kualifikasi &amp;amp; sertifikasi SDM, supply chain.
Namun, agenda ini untuk berdiskusi bagaimana melakukan langkah  kongkrit terhadap 8 program strategis Defend ID, antara lain yakni  meningkatkan EBITDA holding secara fundamental, serta memperbaiki  cashflow agar dapat landing di akhir tahun sesuai RKAP.
Rakor juga mengulas tentang pengembangan SDM dan penguasaan teknologi  kunci, menentukan dimanakah core competency-nya dan berapa cost serta  impact-nya. Pengembangan teknologi Defend Id harus sejalan dengan  pemerintah yang ada di BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).
Rakor dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Industri Manufaktur  Kementerian BUMN Liliek Mayasari secara online, kelima direktur utama  yaitu, Direktur Utama Len Bobby Rasyidin, Direktur Utama Dahana Wildan  Widarman, Direktur Utama Pindad Abraham Mose, Direktur Utama DI Gita  Amperiawan, Direktur Utama PAL Kaharuddin Djenod, jajaran Direksi Defend  Id, serta tim Keasdepan Industri Manufaktur Kementerian BUMN.</description><content:encoded>BANDUNG - Holding BUMN industri pertahanan (Defend Id) menggarap proyek senilai Rp48,7 triliun. Tak hanya itu, Defend Id juga sedang menjajaki potensi proyek senilai Rp15 triliun.
&quot;Kontrak on-hand sekarang kita (DEFEND ID) sudah Rp48,7 triliun. Tantangannya kini adalah mempercepat delivery produk dengan tepat waktu,&quot; ujar Direktur Utama Len Bobby Rasyidin, Selasa (28/6/2022).
BACA JUGA:Lowongan Kerja di Holding BUMN Tambang, Begini Cara Daftarnya

Bobby juga mengatakan bahwa Len dan PT DI kini telah selesai melakukan program restrukturisasi hutang perbankan, diikuti PAL yang masih dalam proses. Defend Id juga akan melakukan restrukturisasi keuangan holding Defend Id.
Kabar baik lainnya, terdapat potensi kontrak yang sinergi dan beririsan antar anggota holding yang nilainya bisa mencapai Rp15,6 triliun. Nilai tersebut meliputi motor listrik, kendaraan Anoa, ICCS Kavaleri, Radar GCI, prasarana perkeretaapian, refurbishment KRI Sigma &amp;amp; Bung Tomo, kapal LPD, Datalink TNI AU, drilling &amp;amp; blasting service, pengembangan sistem rudal nasional, roket R-Han 122B, reverse engineering rudal, dan lainnya.
BACA JUGA:Holding BUMN Farmasi Gelontorkan Investasi Rp3,1 Triliun, Buat Apa?

Menurut dia, lima BUMN yang terdiri dari PT Len Industri (Persero), PT Dahana, PT Pindad, PT PAL, dan PT Dirgantara Indonesia melaksanakan rakor (rapat koordinasi) pertama yang dihadiri seluruh direksi, setelah diresmikan April 2022 lalu oleh Presiden Joko Widodo.Rapat kerja dilakukan untuk sinergi merealisasikan program strategis  Defend Id yang dilakukan oleh 4 tim integrasi. Tim Integrasi 1 di bidang  keuangan, manajemen risiko, SDM dan general fuction. Tim Integrasi 2 di  bidang marketing dan kerjasama. Tim Integrasi 3 Operasi di bidang  manufaktur &amp;amp; proses bisnis. Tim Integrasi 4 di bidang IT, teknologi,  kualifikasi &amp;amp; sertifikasi SDM, supply chain.
Namun, agenda ini untuk berdiskusi bagaimana melakukan langkah  kongkrit terhadap 8 program strategis Defend ID, antara lain yakni  meningkatkan EBITDA holding secara fundamental, serta memperbaiki  cashflow agar dapat landing di akhir tahun sesuai RKAP.
Rakor juga mengulas tentang pengembangan SDM dan penguasaan teknologi  kunci, menentukan dimanakah core competency-nya dan berapa cost serta  impact-nya. Pengembangan teknologi Defend Id harus sejalan dengan  pemerintah yang ada di BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).
Rakor dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Industri Manufaktur  Kementerian BUMN Liliek Mayasari secara online, kelima direktur utama  yaitu, Direktur Utama Len Bobby Rasyidin, Direktur Utama Dahana Wildan  Widarman, Direktur Utama Pindad Abraham Mose, Direktur Utama DI Gita  Amperiawan, Direktur Utama PAL Kaharuddin Djenod, jajaran Direksi Defend  Id, serta tim Keasdepan Industri Manufaktur Kementerian BUMN.</content:encoded></item></channel></rss>
