<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Agung Podomoro (APLN) Alami Rugi Rp485,22 Miliar di 2021</title><description>PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) masih mengalami rugi bersih Rp485,22 miliar di sepanjang tahun 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/29/278/2620340/agung-podomoro-apln-alami-rugi-rp485-22-miliar-di-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/29/278/2620340/agung-podomoro-apln-alami-rugi-rp485-22-miliar-di-2021"/><item><title>Agung Podomoro (APLN) Alami Rugi Rp485,22 Miliar di 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/29/278/2620340/agung-podomoro-apln-alami-rugi-rp485-22-miliar-di-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/29/278/2620340/agung-podomoro-apln-alami-rugi-rp485-22-miliar-di-2021</guid><pubDate>Rabu 29 Juni 2022 13:50 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/29/278/2620340/agung-podomoro-apln-alami-rugi-rp485-22-miliar-di-2021-pj9x6DMagt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Agung Podomoro Land alami kerugian (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/29/278/2620340/agung-podomoro-apln-alami-rugi-rp485-22-miliar-di-2021-pj9x6DMagt.jpg</image><title>Agung Podomoro Land alami kerugian (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) masih mengalami rugi bersih Rp485,22 miliar di sepanjang tahun 2021. Jumlah tersebut merosot dari laba bersih tahun sebelumnya Rp180,14 miliar.
Selain itu, emiten properti ini juga mencatatkan perolehan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp4,26 triliun, turun dari tahun sebelumnya Rp4,95 triliun. Adapun, perseroan mencatat laba kotor senilai Rp1,43 triliun, atau turun dari tahun sebelumnya Rp2,20 triliun.
BACA JUGA:Pendapatan Turun, Agung Podomoro Rugi Rp407 Miliar

Komisaris Utama/Komisaris Independen APLN Sofian Effendi mengatakan, penjualan properti yang tumbuh positif menjadi sumber utama pendapatan perseroan di tahun lalu.
&quot;Sementara bisnis perhotelan dan pusat perbelanjaan mulai bangkit di tengah tantangan pandemi Covid-19 yang berlangsung sepanjang tahun,&amp;rdquo; ujarnya.
Kemudian dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) APLN menyetujui usulan keputusan yang disampaikan kepada pemegang saham termasuk laporan keuangan tahun buku 2021 sekaligus pengunaan dana atas laba (rugi) tahun berjalan tahun buku 2021.
Adapun, agenda lainnya yang turut disetujui antara lain penunjukan akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian perseroan dan entitas anak untuk tahun buku 2022, penetapan paket remunerasi anggota dewan komisaris dan direksi perseroan untuk tahun buku 2022, serta menyetujui penyesuaian pasal 3 anggaran dasar perseroan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020.Kata Sofian, tren pemulihan ekonomi yang positif pada tahun 2022 akan  menjadi kesempatan bagi APLN untuk meraih kinerja yang lebih baik.  Sejumlah proyek properti yang kini terus dikembangkan dan dipercepat  proses pembangunan oleh APLN di antaranya adalah Podomoro City Deli  Medan, Podomoro Park Bandung, Bukit Podomoro Jakarta, Podomoro Golf View  Cimanggis dan Kota Podomoro Tenjo Bogor.
Di kuartal pertama 2022, PT Agung Podomoro Land Tbk membukukan  penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp1,26 triliun atau lebih tinggi  159,4% dibandingkan kuartal I-2021 yang senilai Rp485,4 miliar. Direktur  Marketing PT Agung Podomoro Land Tbk, Agung Wirajaya seperti dikutip  Kontan pernah bilang, permintaan rumah tapak APLN di kuartal I-2022  terpantau mengalami pertumbuhan signifikan. Di mana penjualan pemasaran  (marketing sales) di luar PPN sampai dengan April 2022 angkanya tercatat  mencapai Rp796,1 miliar.
Pencapaian tersebut lebih dari 80% dikontribusi oleh proyek properti  Podomoro Park Bandung, Podomoro City Deli Medan, Bukit Podomoro Jakarta,  Pakubuwono Spring dan Podomoro Golf View Cimanggis.
&amp;rdquo;Rumah tapak milik APLN yang saat ini menjadi buruan konsumen yaitu,  Kota Podomoro Tenjo Bogor, ditawarkan di kisaran harga Rp200 juta -  Rp800 juta, Podomoro Park Bandung (Rp1 miliar Rp10 miliar), Bukit  Podomoro Jakarta (Rp4 miliar - Rp9 miliar), dan Podomoro Golf View (Rp1  miliar - Rp6 miliar),&quot; ujarnya.
Disampaikanya, faktor penyebab meningkatnya permintaan rumah tapak  saat ini lantaran adanya perubahan prioritas masyarakat tentang  kesehatan. Kini, masyarakat menjadi lebih peduli dengan kesehatan,  sehingga mereka memilih untuk memiliki hunian dengan ruang terbuka yang  berlimpah sinar matahari serta memiliki sirkulasi udara yang baik.
Selain itu, rumah tapak juga dapat dijadikan instrumen investasi yang  lebih menarik dibanding instrumen investasi lainnya karena sifatnya  real. Dengan pencapaian positif selama tiga bulan pertama 2022, APLN pun  optimistis dapat mencapai kinerja yang lebih baik dibandingkan tahun  2021. Pihaknya menargetkan marketing sales di tahun ini dapat mencapai  Rp2,5 triliun. Target ini lebih tinggi dari target tahun lalu yang  sebesar Rp2 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) masih mengalami rugi bersih Rp485,22 miliar di sepanjang tahun 2021. Jumlah tersebut merosot dari laba bersih tahun sebelumnya Rp180,14 miliar.
Selain itu, emiten properti ini juga mencatatkan perolehan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp4,26 triliun, turun dari tahun sebelumnya Rp4,95 triliun. Adapun, perseroan mencatat laba kotor senilai Rp1,43 triliun, atau turun dari tahun sebelumnya Rp2,20 triliun.
BACA JUGA:Pendapatan Turun, Agung Podomoro Rugi Rp407 Miliar

Komisaris Utama/Komisaris Independen APLN Sofian Effendi mengatakan, penjualan properti yang tumbuh positif menjadi sumber utama pendapatan perseroan di tahun lalu.
&quot;Sementara bisnis perhotelan dan pusat perbelanjaan mulai bangkit di tengah tantangan pandemi Covid-19 yang berlangsung sepanjang tahun,&amp;rdquo; ujarnya.
Kemudian dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) APLN menyetujui usulan keputusan yang disampaikan kepada pemegang saham termasuk laporan keuangan tahun buku 2021 sekaligus pengunaan dana atas laba (rugi) tahun berjalan tahun buku 2021.
Adapun, agenda lainnya yang turut disetujui antara lain penunjukan akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian perseroan dan entitas anak untuk tahun buku 2022, penetapan paket remunerasi anggota dewan komisaris dan direksi perseroan untuk tahun buku 2022, serta menyetujui penyesuaian pasal 3 anggaran dasar perseroan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020.Kata Sofian, tren pemulihan ekonomi yang positif pada tahun 2022 akan  menjadi kesempatan bagi APLN untuk meraih kinerja yang lebih baik.  Sejumlah proyek properti yang kini terus dikembangkan dan dipercepat  proses pembangunan oleh APLN di antaranya adalah Podomoro City Deli  Medan, Podomoro Park Bandung, Bukit Podomoro Jakarta, Podomoro Golf View  Cimanggis dan Kota Podomoro Tenjo Bogor.
Di kuartal pertama 2022, PT Agung Podomoro Land Tbk membukukan  penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp1,26 triliun atau lebih tinggi  159,4% dibandingkan kuartal I-2021 yang senilai Rp485,4 miliar. Direktur  Marketing PT Agung Podomoro Land Tbk, Agung Wirajaya seperti dikutip  Kontan pernah bilang, permintaan rumah tapak APLN di kuartal I-2022  terpantau mengalami pertumbuhan signifikan. Di mana penjualan pemasaran  (marketing sales) di luar PPN sampai dengan April 2022 angkanya tercatat  mencapai Rp796,1 miliar.
Pencapaian tersebut lebih dari 80% dikontribusi oleh proyek properti  Podomoro Park Bandung, Podomoro City Deli Medan, Bukit Podomoro Jakarta,  Pakubuwono Spring dan Podomoro Golf View Cimanggis.
&amp;rdquo;Rumah tapak milik APLN yang saat ini menjadi buruan konsumen yaitu,  Kota Podomoro Tenjo Bogor, ditawarkan di kisaran harga Rp200 juta -  Rp800 juta, Podomoro Park Bandung (Rp1 miliar Rp10 miliar), Bukit  Podomoro Jakarta (Rp4 miliar - Rp9 miliar), dan Podomoro Golf View (Rp1  miliar - Rp6 miliar),&quot; ujarnya.
Disampaikanya, faktor penyebab meningkatnya permintaan rumah tapak  saat ini lantaran adanya perubahan prioritas masyarakat tentang  kesehatan. Kini, masyarakat menjadi lebih peduli dengan kesehatan,  sehingga mereka memilih untuk memiliki hunian dengan ruang terbuka yang  berlimpah sinar matahari serta memiliki sirkulasi udara yang baik.
Selain itu, rumah tapak juga dapat dijadikan instrumen investasi yang  lebih menarik dibanding instrumen investasi lainnya karena sifatnya  real. Dengan pencapaian positif selama tiga bulan pertama 2022, APLN pun  optimistis dapat mencapai kinerja yang lebih baik dibandingkan tahun  2021. Pihaknya menargetkan marketing sales di tahun ini dapat mencapai  Rp2,5 triliun. Target ini lebih tinggi dari target tahun lalu yang  sebesar Rp2 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
