<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pakai QR MyPertamina, Pengguna Pertalite Ditargetkan Jauh dari Kecurangan-Kecurangan</title><description>Pertamina memastikan penggunaan kode QR dari MyPertamina akan mengatasi kecurangan takaran BBM di SPBU.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/30/320/2621337/pakai-qr-mypertamina-pengguna-pertalite-ditargetkan-jauh-dari-kecurangan-kecurangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/30/320/2621337/pakai-qr-mypertamina-pengguna-pertalite-ditargetkan-jauh-dari-kecurangan-kecurangan"/><item><title>Pakai QR MyPertamina, Pengguna Pertalite Ditargetkan Jauh dari Kecurangan-Kecurangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/30/320/2621337/pakai-qr-mypertamina-pengguna-pertalite-ditargetkan-jauh-dari-kecurangan-kecurangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/30/320/2621337/pakai-qr-mypertamina-pengguna-pertalite-ditargetkan-jauh-dari-kecurangan-kecurangan</guid><pubDate>Kamis 30 Juni 2022 18:43 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/30/320/2621337/pakai-qr-mypertamina-pengguna-pertalite-dijamin-tepat-sasaran-DQLQ5fsQEq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Beli Pertalite pakai MyPertamina (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/30/320/2621337/pakai-qr-mypertamina-pengguna-pertalite-dijamin-tepat-sasaran-DQLQ5fsQEq.jpg</image><title>Beli Pertalite pakai MyPertamina (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pertamina memastikan penggunaan kode QR dari MyPertamina akan mengatasi kecurangan takaran BBM di SPBU.
&quot;QR code nanti kalau sudah jalan diharapkan tidak akan ada kecurangan-kecurangan,&quot; kata Irto dilansir dari Antara, Kamis (30/6/2022).
BACA JUGA:Cara Mudah Daftar Beli Pertalite dan Solar di MyPertamina
Mulai 1 Juli 2022, Pertamina akan membuka pendaftaran bagi konsumen untuk membeli BBM bersubsidi dengan platform MyPertamina di 11 kabupaten dan kota. Syarat ini agar penyaluran BBM bersubsidi bisa lebih tepat sasaran.
Irto mengatakan kode QR MyPertamina secara sistem telah terhubung antara mesin EDC dan pompa BBM di SPBU, sehingga dapat dipastikan tidak ada lagi beda angka.
BACA JUGA:Beli Pertalite Pakai MyPertamina Berlaku untuk Mobil, Motor Belum!
&quot;(MyPertamina) ini justru mendukung penyaluran tepat sasaran dan ketepatan jumlah (pembelian BBM) juga,&quot; jelasnya.
Pertamina menyatakan tidak mewajibkan konsumen memakai aplikasi MyPertamina. Konsumen hanya perlu daftar melalui laman yang dibuka pada 1 Juli 2022 mendatang.
Konsumen dapat mengakses laman subsiditepat.mypertamina.id dan menyiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan, antara lain KTP, STNK kendaraan, foto kendaraan, alamat email, dan dokumen lain sebagai pendukung.Data yang sudah didaftarkan akan diverifikasi atau dicocokkan dengan  kesesuaian persyaratan. Jika semua terpenuhi, maksimal tujuh hari kerja  maka pengguna tersebut akan dinyatakan terdaftar dan menerima kode QR  melalui surel atau melalui notifikasi pada laman MyPertamina.
Apabila menerima notifikasi yang berbunyi adanya kekurangan atau  ketidakcocokan dokumen, konsumen bisa mencoba kembali melakukan  pengisian data kendaraan dan identitasnya sesuai rekomendasi kekurangan  yang ada.
Selain diakses dengan aplikasi MyPertamina, kode QR yang diterima  juga bisa dicetak dan dibawa fisiknya ke SPBU ketika ingin melakukan  pengisian Pertalite dan Solar. Kode QR itu kemudian akan dicocokkan  datanya oleh operator SPBU.
Pertamina menegaskan pengaturan pembelian BBM bersubsidi melalui  MyPertamina akan menekan kuota agar tidak melebihi batas yang sudah  ditetapkan pemerintah.
Pada 2022 prognosa realisasi Pertalite bisa mencapai sekitar 28 juta  kiloliter, sedangkan tahun ini kuotanya  23,05 juta kiloliter. Hingga  Mei 2022 realisasi penyaluran Pertalite telah melebihi kuota sebesar 23  persen.
Adapun prognosa Solar bersubsidi mencapai 17,2 juta kiloliter pada  2022, sedangkan tahun ini kuota yang diberikan 14,91 juta kiloliter.  Hingga Mei 2002, realisasi subsidi telah melebihi kuota sebesar 11  persen.
&quot;Kalau kami melihat tren konsumsi saat ini dan kalau tidak dilakukan  pengaturan, maka ada potensi kami akan over kuota,&quot; pungkas Irto.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pertamina memastikan penggunaan kode QR dari MyPertamina akan mengatasi kecurangan takaran BBM di SPBU.
&quot;QR code nanti kalau sudah jalan diharapkan tidak akan ada kecurangan-kecurangan,&quot; kata Irto dilansir dari Antara, Kamis (30/6/2022).
BACA JUGA:Cara Mudah Daftar Beli Pertalite dan Solar di MyPertamina
Mulai 1 Juli 2022, Pertamina akan membuka pendaftaran bagi konsumen untuk membeli BBM bersubsidi dengan platform MyPertamina di 11 kabupaten dan kota. Syarat ini agar penyaluran BBM bersubsidi bisa lebih tepat sasaran.
Irto mengatakan kode QR MyPertamina secara sistem telah terhubung antara mesin EDC dan pompa BBM di SPBU, sehingga dapat dipastikan tidak ada lagi beda angka.
BACA JUGA:Beli Pertalite Pakai MyPertamina Berlaku untuk Mobil, Motor Belum!
&quot;(MyPertamina) ini justru mendukung penyaluran tepat sasaran dan ketepatan jumlah (pembelian BBM) juga,&quot; jelasnya.
Pertamina menyatakan tidak mewajibkan konsumen memakai aplikasi MyPertamina. Konsumen hanya perlu daftar melalui laman yang dibuka pada 1 Juli 2022 mendatang.
Konsumen dapat mengakses laman subsiditepat.mypertamina.id dan menyiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan, antara lain KTP, STNK kendaraan, foto kendaraan, alamat email, dan dokumen lain sebagai pendukung.Data yang sudah didaftarkan akan diverifikasi atau dicocokkan dengan  kesesuaian persyaratan. Jika semua terpenuhi, maksimal tujuh hari kerja  maka pengguna tersebut akan dinyatakan terdaftar dan menerima kode QR  melalui surel atau melalui notifikasi pada laman MyPertamina.
Apabila menerima notifikasi yang berbunyi adanya kekurangan atau  ketidakcocokan dokumen, konsumen bisa mencoba kembali melakukan  pengisian data kendaraan dan identitasnya sesuai rekomendasi kekurangan  yang ada.
Selain diakses dengan aplikasi MyPertamina, kode QR yang diterima  juga bisa dicetak dan dibawa fisiknya ke SPBU ketika ingin melakukan  pengisian Pertalite dan Solar. Kode QR itu kemudian akan dicocokkan  datanya oleh operator SPBU.
Pertamina menegaskan pengaturan pembelian BBM bersubsidi melalui  MyPertamina akan menekan kuota agar tidak melebihi batas yang sudah  ditetapkan pemerintah.
Pada 2022 prognosa realisasi Pertalite bisa mencapai sekitar 28 juta  kiloliter, sedangkan tahun ini kuotanya  23,05 juta kiloliter. Hingga  Mei 2022 realisasi penyaluran Pertalite telah melebihi kuota sebesar 23  persen.
Adapun prognosa Solar bersubsidi mencapai 17,2 juta kiloliter pada  2022, sedangkan tahun ini kuota yang diberikan 14,91 juta kiloliter.  Hingga Mei 2002, realisasi subsidi telah melebihi kuota sebesar 11  persen.
&quot;Kalau kami melihat tren konsumsi saat ini dan kalau tidak dilakukan  pengaturan, maka ada potensi kami akan over kuota,&quot; pungkas Irto.</content:encoded></item></channel></rss>
