<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kawasan Ekonomi Khusus Lido Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah</title><description>Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido  diyakini selesai tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/320/2621575/kawasan-ekonomi-khusus-lido-mengakselerasi-pertumbuhan-ekonomi-daerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/320/2621575/kawasan-ekonomi-khusus-lido-mengakselerasi-pertumbuhan-ekonomi-daerah"/><item><title>Kawasan Ekonomi Khusus Lido Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/320/2621575/kawasan-ekonomi-khusus-lido-mengakselerasi-pertumbuhan-ekonomi-daerah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/320/2621575/kawasan-ekonomi-khusus-lido-mengakselerasi-pertumbuhan-ekonomi-daerah</guid><pubDate>Jum'at 01 Juli 2022 09:34 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/01/320/2621575/kawasan-ekonomi-khusus-lido-mengakselerasi-pertumbuhan-ekonomi-daerah-N9RRCuqDx7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo bertemu dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membahas proyek KEK Lido (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/01/320/2621575/kawasan-ekonomi-khusus-lido-mengakselerasi-pertumbuhan-ekonomi-daerah-N9RRCuqDx7.jpg</image><title>Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo bertemu dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membahas proyek KEK Lido (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash;  Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido  diyakini selesai tahun ini. Proyek KEK Lido dinilai akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo  bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Dewan Nasional KEK,  membahas perkembangan KEK Lido, di kantor Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK, di Jakarta, Kamis (30/6/2022).
&amp;ldquo;Terima kasih kepada Pak Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, yang juga Ketua Dewan Nasional KEK,  membahas perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus Lido untuk berkenan me-review progres daripada KEK Lido,&amp;rdquo; ujar Hary, Jumat (01/07/2022). &amp;ldquo;Mudah-mudahan ada yang sudah selesai akhir tahun ini, misalnya seperti Music &amp;amp; Art Center,&amp;rdquo; imbuh Hary.
BACA JUGA:Lido Music &amp;amp; Arts Center Siap Sajikan Konser Terbesar

Lido Music &amp;amp; Art Center merupakan multi-stage yang mampu menampung hingga 50.000 pengunjung dan dapat digunakan untuk exhibition dan sejenisnya.
Selain Music &amp;amp; Art Center, yang dikebut perkembangannya adalah lapangan golf juga Movieland dan berbagai sarana &amp;ndash;sarana yang bisa menarik pariwisata. &amp;ldquo;Tentunya supaya juga tourism bisa meningkat, salah satunya juga berkontribusi di kawasan ini, kemudian juga menciptakan lapangan kerja,&amp;rdquo; imbuh Hary.
Dia menekankan, yang penting pengembangan KEK Lido adalah memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar, agar kehidupan perekonomian bisa membaik.
BACA JUGA:Private Club House di Lido Golf Segera Diluncurkan

&amp;ldquo;Karena harga tanah juga naik, kemudian banyak juga F&amp;amp;B , kuliner yang juga berkembang,&amp;rdquo; sambung Hary.
KEK Lido diprediksi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara hingga 63,4 juta orang hingga 20 tahun mendatang, atau rata-rata 3,17 juta orang per tahun. Selain itu, keberadaan KEK Lido di Pulau Jawa menjadi nilai lebih, sehingga diharapkan dapat memenuhi target investasi 5 tahun senilai USD1,8 miliar atau Rp26,64 triliun.
Pada tahun pertama nilai investasi pembangunan kawasan dan pelaku usaha telah terealisasi Rp2,07 triliun atau 7,77% dari total nilai investasi.
KEK Lido juga diharapkan dapat memenuhi target lima tahun tersebut dengan menyerap tenaga kerja hingga mencapai 21.154 orang, di mana saat ini sudah terserap sebanyak 1.192 tenaga kerja.Saat ini, di areal KEK Lido juga sedang dibangun beberapa proyek  besar seperti Lido Hotel and Resort Extension, golf course, golf club,  movieland, theme park, music and art center, serta infrastruktur dan  sarana-prasarana lainnya. Untuk World Championship 18-holes golf course  dan Lido Music and Arts Centre ditargetkan selesai pada akhir 2022.  Keseluruhan proyek ini memiliki nilai realisasi investasi sebesar Rp7,2  triliun apabila sudah 100% terbangun.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto berpesan agar KEK Lido  melakukan percepatan pembangunan sehingga menarik investor dan berperan  pada pemulihan ekonomi pasca-pandemi melalui kegiatan pariwisata.
Dengan lokasi premium dan menyajikan fasilitas prima, KEK Lido  diharapkan akan mampu menghadirkan wisatawan premium atau menengah ke  atas. KEK Lido berlokasi di Lido, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.  KEK Pariwisata dengan luas area 1.040 hektare ini telah ditetapkan  melalui PP Nomor 69 Tahun 2021.
Sesuai komitmen rencana investasi yakni pada 2041 akan merealisasikan  sebesar USD2,4 milliar atau Rp32 triliun, dan akan menyerap 29.545  orang tenaga kerja.
Dukungan Pemerintah diberikan untuk meningkatkan efektivitas  pengelolaan KEK di Indonesia melalui kebijakan fiskal yang kondusif bagi  dinamika investasi.
Komitmen Pemerintah untuk mendorong adanya konektivitas antar KEK  juga dilaksanakan dengan membangun akses-akses infrastruktur di KEK dan  wilayah sekitarnya, serta pembangunan ketersediaan sumber daya manusia  di setiap lokasi KEK.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash;  Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido  diyakini selesai tahun ini. Proyek KEK Lido dinilai akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo  bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Dewan Nasional KEK,  membahas perkembangan KEK Lido, di kantor Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK, di Jakarta, Kamis (30/6/2022).
&amp;ldquo;Terima kasih kepada Pak Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, yang juga Ketua Dewan Nasional KEK,  membahas perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus Lido untuk berkenan me-review progres daripada KEK Lido,&amp;rdquo; ujar Hary, Jumat (01/07/2022). &amp;ldquo;Mudah-mudahan ada yang sudah selesai akhir tahun ini, misalnya seperti Music &amp;amp; Art Center,&amp;rdquo; imbuh Hary.
BACA JUGA:Lido Music &amp;amp; Arts Center Siap Sajikan Konser Terbesar

Lido Music &amp;amp; Art Center merupakan multi-stage yang mampu menampung hingga 50.000 pengunjung dan dapat digunakan untuk exhibition dan sejenisnya.
Selain Music &amp;amp; Art Center, yang dikebut perkembangannya adalah lapangan golf juga Movieland dan berbagai sarana &amp;ndash;sarana yang bisa menarik pariwisata. &amp;ldquo;Tentunya supaya juga tourism bisa meningkat, salah satunya juga berkontribusi di kawasan ini, kemudian juga menciptakan lapangan kerja,&amp;rdquo; imbuh Hary.
Dia menekankan, yang penting pengembangan KEK Lido adalah memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar, agar kehidupan perekonomian bisa membaik.
BACA JUGA:Private Club House di Lido Golf Segera Diluncurkan

&amp;ldquo;Karena harga tanah juga naik, kemudian banyak juga F&amp;amp;B , kuliner yang juga berkembang,&amp;rdquo; sambung Hary.
KEK Lido diprediksi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara hingga 63,4 juta orang hingga 20 tahun mendatang, atau rata-rata 3,17 juta orang per tahun. Selain itu, keberadaan KEK Lido di Pulau Jawa menjadi nilai lebih, sehingga diharapkan dapat memenuhi target investasi 5 tahun senilai USD1,8 miliar atau Rp26,64 triliun.
Pada tahun pertama nilai investasi pembangunan kawasan dan pelaku usaha telah terealisasi Rp2,07 triliun atau 7,77% dari total nilai investasi.
KEK Lido juga diharapkan dapat memenuhi target lima tahun tersebut dengan menyerap tenaga kerja hingga mencapai 21.154 orang, di mana saat ini sudah terserap sebanyak 1.192 tenaga kerja.Saat ini, di areal KEK Lido juga sedang dibangun beberapa proyek  besar seperti Lido Hotel and Resort Extension, golf course, golf club,  movieland, theme park, music and art center, serta infrastruktur dan  sarana-prasarana lainnya. Untuk World Championship 18-holes golf course  dan Lido Music and Arts Centre ditargetkan selesai pada akhir 2022.  Keseluruhan proyek ini memiliki nilai realisasi investasi sebesar Rp7,2  triliun apabila sudah 100% terbangun.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto berpesan agar KEK Lido  melakukan percepatan pembangunan sehingga menarik investor dan berperan  pada pemulihan ekonomi pasca-pandemi melalui kegiatan pariwisata.
Dengan lokasi premium dan menyajikan fasilitas prima, KEK Lido  diharapkan akan mampu menghadirkan wisatawan premium atau menengah ke  atas. KEK Lido berlokasi di Lido, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.  KEK Pariwisata dengan luas area 1.040 hektare ini telah ditetapkan  melalui PP Nomor 69 Tahun 2021.
Sesuai komitmen rencana investasi yakni pada 2041 akan merealisasikan  sebesar USD2,4 milliar atau Rp32 triliun, dan akan menyerap 29.545  orang tenaga kerja.
Dukungan Pemerintah diberikan untuk meningkatkan efektivitas  pengelolaan KEK di Indonesia melalui kebijakan fiskal yang kondusif bagi  dinamika investasi.
Komitmen Pemerintah untuk mendorong adanya konektivitas antar KEK  juga dilaksanakan dengan membangun akses-akses infrastruktur di KEK dan  wilayah sekitarnya, serta pembangunan ketersediaan sumber daya manusia  di setiap lokasi KEK.</content:encoded></item></channel></rss>
