<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PKPU Disetujui, Garuda Indonesia Tak Jadi Bangkrut</title><description>PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berhasil melakukan perdamaian dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/320/2621674/pkpu-disetujui-garuda-indonesia-tak-jadi-bangkrut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/320/2621674/pkpu-disetujui-garuda-indonesia-tak-jadi-bangkrut"/><item><title>PKPU Disetujui, Garuda Indonesia Tak Jadi Bangkrut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/320/2621674/pkpu-disetujui-garuda-indonesia-tak-jadi-bangkrut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/320/2621674/pkpu-disetujui-garuda-indonesia-tak-jadi-bangkrut</guid><pubDate>Jum'at 01 Juli 2022 11:55 WIB</pubDate><dc:creator>Zuhirna Wulan Dilla</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/01/320/2621674/pkpu-disetujui-garuda-indonesia-tak-jadi-bangkrut-P9hBqumku3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Garuda Indonesia. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/01/320/2621674/pkpu-disetujui-garuda-indonesia-tak-jadi-bangkrut-P9hBqumku3.jpg</image><title>Garuda Indonesia. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berhasil melakukan perdamaian dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Hal ini membuktikan bahwa pemerintah berusaha memastikan Garuda terhindar dari kebangkrutan.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmojo membenarkan bahwa Garuda Indonesia terhindar dari kebangkrutan pasca disetujuinya proposal perdamaian PKPU pada 17 Juni lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Garuda Indonesia Diguyur PMN Rp7,5 Triliun, Dipakai untuk Apa Saja?
&amp;ldquo;Jadi secara PKPU kan bangkrut bisa terjadi kalau misalnya pemberi utang melakukan proses menuntut kebangkrutan, jadi secara bangkrut sudah pasti tidak, karena sudah ada putusan PKPU yang memberikan restrukturisasi hutang. Jadi sudah pasti tidak bangkrut,&amp;rdquo; ujarnya dikutip dari VOA, Jumat (1/7/2022).

Namun, dia menyebut ada banyak  pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan oleh pemerintah pasca putusan ini adalah menyehatkan neraca keuangan maskapai pelat merah tersebut.

Dia menegaskan kalau pihak kementerian dan manajemen akan melakukan right issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau disingkat HMETD sebanyak dua kali.

&amp;ldquo;Jadi kalau secara teknis memang kita harus menyelesaikan dulu right issue pertama dari pemerintah, Rp7,5 triliun masuk dan Insya Allah right issue kedua yang memasukkan investor strategis. Dengan dua right issue tersebut memang Garuda baru benar-benar sehat secara neraca. Tapi dengan right issue pertama sudah mulai sehat secara neraca. Tapi memang secara operasional cash flow sudah sehat mulai sekarang,&amp;rdquo; jelasnya.

Bahkan, kini Garuda Indonesia dikabarkan tengah membidik dua calon investor strategis.
Dia mengungkapkan kalau dua calon investor itu berasal dari pelaku bisnis maskapai penerbangan internasional dan ahli finansial.

Dia mengaku optimis Garuda Indonesia akan diminati oleh para investor tersebut mengingat potensi penumpang domestik Indonesia yang cukup tinggi.

Apalagi potensi kinerja keuangan Garuda Indonesia akan segera membaik.

&quot;Kita lihat harga saham Rp222 setelah disuspend ya. Kita meyakini EBITDA Garuda 2-3 tahun ke depan akan masuk ke EBITDA yang baik. Situasi ke depan juga meningkat, sehingga kita harapkan banyak investor finansial yang melihat potensi saham Garuda,&amp;rdquo; ucapnya.

Diketahui pula, kalau utang perseroan akan turun sebesar 81% pasca restrukturisasi utang disetujui oleh PKPU.

Sehingga, Garuda Indonesia nantinya hanya akan membayar 19% sisanya.

&amp;ldquo;Untuk utang yang ke belakang, ini juga menarik karena kita mendapatkan pengurangan hutang itu sebesar 81%, jadi utang secara nett percent value turun sebesar 81% sehingga utang kita tinggal 19 persen, walaupun kalau kita gunakan nominal value turunnya 50%. Jadi ini ada dua hal yang terpisah karena memang yang utang himbara kita panjangkan menjadi utang yang sangat panjang, namun percent value-nya lebih rendah,&amp;rdquo; bebernya.

Sebelumnya, utang Garuda Indonesia mencapai USD10 miliar.

Tapi, setelah restrukturisasi, utang maskapai itu tersisa USD5,1 miliar atau setara dengan Rp75,6 triliun.

Menurut Wamen BUMN itu belum ada maskapai penerbangan yang memperoleh pemotongan sebesar ini.

&amp;ldquo;Proses bankruptcy di airline lain, itu jarang yang mendapatkan pemotongan utang sebesar ini. Jadi saya rasa ini juga prestasi, bawah teman-teman bisa meyakinkan para kreditur untuk bisa memberikan keleluasaan melakukan pengurangan utang yang membuat neraca kita lebih sehat ke depannya,&amp;rdquo; terangnya.

Kemudian, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menambahkan dengan merinci proses voting atau pemungutan suara di PKPU dihadiri oleh 365 kreditur dimana total klaim dari kreditur tersebut adalah Rp138 triliun.

Dia menjelaskan kalau hasil voting tersebut adalah sebanyak 347 kreditur atau 95% kreditur setuju untuk melakukan restrukrurisasi utang.

&amp;ldquo;Dan yang setuju dari 347 ini merepresentasikan Rp 122 triliun dari 138 triliun total hutang. Jadi ada sekitar Rp 16 triliun mereka yang memiiki hutang dengan Garuda yang menyatakan tidak setuju. Dengan hasil ini, dapatlah dinyatakan bahwa proposal perdamaian diterima oleh mayoritas kreditur,&amp;rdquo; terangnya.

Dia menegaskan telah mempersiapkan sejumlah rencana strategis untuk lebih menyehatkan untuk Garuda Indonesia.

Termasuk dari segi rute perjalanan yang ditawarkan kepada konsumen, Garuda Indonesia akan fokus melayani penerbangan domestik, namun tetap melayani rute perjalanan internasional yang berbasis kargo dan menguntungkan.
Perseoran juga berusaha untuk menghubungan rute penerbangan domestik dari barat ke timur.

&amp;ldquo;Jadi ada dikusi yang mendalam untuk lebih memperbanyak rute ke timur yang kedua membangun jaringan di timur, untuk kemudian bisa mengakses ke banyak kota di Indonesia bagian timur, seperti Papua, maluku dan segala macam. Terakhir tentu saja destinasi yang dikembangkan oleh banyak kementerian, kita akan adjust sesuai dengan kemampuan kita dan tujuan profitability kita yakni destinasi wisata,&amp;rdquo;lanjutnya.

Sayangnya, dari sejumlah usaha itu ada Pengamat Penerbangan Chappy Hakim mengatakan, cara atau strategi yang dilakukan oleh pemerintah untuk menyelamatkan Garuda dari kebangkrutan memiliki pola yang sama.

Di mana yang dia maksud adalah telah dilakukan berulang kali namun Garuda Indonesia tetap kesulitan.

&amp;ldquo;Garuda kalau diikuti, Garuda selalu begitu, kesulitan keuangan, langkah yang diambil, manajemen diganti, terus dikasih dana talangan, selalu begitu beberapa kali. Artinya apa? Artinya itu tidak menyelesaikan masalah, karena akar masalahnya tidak diindentifikasi,&amp;rdquo; cetusnya.

Baginya, elama ini pihak perseroan dan Kementerian BUMN selalu menyatakan sebab utama dari kesulitan keuangan Garuda Indonesia adalah adanya korupsi.

Dia menyayangkan hal tersebut tidak pernah diinvestigasi secara mendalam dan diselesaikan dengan baik.

Dia pun menyarankan pemerintah melakukan penyelidikan mendalam atas penyebab kesulitan keuangan perseroan itu.

&amp;ldquo;Jadi tidak pernah dilakukan investigasi kenapa sih ada kesulitan keuangan di Garuda? Kan tidak pernah tahu kita. Tapi tahu-tahu misalnya Emirsyah Satar dibilang korup, tapi itu belakangan tahunya,&amp;rdquo; terangnya.

&amp;ldquo;Nanti akan kesulitan keuangan lagi itu pasti, karena itu sudah terjadi seperti itu. jadi bagaimana? Ya harus diinvestigasi penyebab Garuda kesulitan keuangan itu apa? Kan tidak pernah diinvestigasi, Cuma dibilang karena korupsi, tapi itu kan karena-karena saja, tidak pernah diselidiki dengan benar, pergantian manajemen sudah berapa kali? Kenapa diganti? Kan harusnya ada sebabnya, nah sebabnya tidak pernah diangkat,&amp;rdquo; tambahnya,</description><content:encoded>JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berhasil melakukan perdamaian dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Hal ini membuktikan bahwa pemerintah berusaha memastikan Garuda terhindar dari kebangkrutan.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmojo membenarkan bahwa Garuda Indonesia terhindar dari kebangkrutan pasca disetujuinya proposal perdamaian PKPU pada 17 Juni lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Garuda Indonesia Diguyur PMN Rp7,5 Triliun, Dipakai untuk Apa Saja?
&amp;ldquo;Jadi secara PKPU kan bangkrut bisa terjadi kalau misalnya pemberi utang melakukan proses menuntut kebangkrutan, jadi secara bangkrut sudah pasti tidak, karena sudah ada putusan PKPU yang memberikan restrukturisasi hutang. Jadi sudah pasti tidak bangkrut,&amp;rdquo; ujarnya dikutip dari VOA, Jumat (1/7/2022).

Namun, dia menyebut ada banyak  pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan oleh pemerintah pasca putusan ini adalah menyehatkan neraca keuangan maskapai pelat merah tersebut.

Dia menegaskan kalau pihak kementerian dan manajemen akan melakukan right issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau disingkat HMETD sebanyak dua kali.

&amp;ldquo;Jadi kalau secara teknis memang kita harus menyelesaikan dulu right issue pertama dari pemerintah, Rp7,5 triliun masuk dan Insya Allah right issue kedua yang memasukkan investor strategis. Dengan dua right issue tersebut memang Garuda baru benar-benar sehat secara neraca. Tapi dengan right issue pertama sudah mulai sehat secara neraca. Tapi memang secara operasional cash flow sudah sehat mulai sekarang,&amp;rdquo; jelasnya.

Bahkan, kini Garuda Indonesia dikabarkan tengah membidik dua calon investor strategis.
Dia mengungkapkan kalau dua calon investor itu berasal dari pelaku bisnis maskapai penerbangan internasional dan ahli finansial.

Dia mengaku optimis Garuda Indonesia akan diminati oleh para investor tersebut mengingat potensi penumpang domestik Indonesia yang cukup tinggi.

Apalagi potensi kinerja keuangan Garuda Indonesia akan segera membaik.

&quot;Kita lihat harga saham Rp222 setelah disuspend ya. Kita meyakini EBITDA Garuda 2-3 tahun ke depan akan masuk ke EBITDA yang baik. Situasi ke depan juga meningkat, sehingga kita harapkan banyak investor finansial yang melihat potensi saham Garuda,&amp;rdquo; ucapnya.

Diketahui pula, kalau utang perseroan akan turun sebesar 81% pasca restrukturisasi utang disetujui oleh PKPU.

Sehingga, Garuda Indonesia nantinya hanya akan membayar 19% sisanya.

&amp;ldquo;Untuk utang yang ke belakang, ini juga menarik karena kita mendapatkan pengurangan hutang itu sebesar 81%, jadi utang secara nett percent value turun sebesar 81% sehingga utang kita tinggal 19 persen, walaupun kalau kita gunakan nominal value turunnya 50%. Jadi ini ada dua hal yang terpisah karena memang yang utang himbara kita panjangkan menjadi utang yang sangat panjang, namun percent value-nya lebih rendah,&amp;rdquo; bebernya.

Sebelumnya, utang Garuda Indonesia mencapai USD10 miliar.

Tapi, setelah restrukturisasi, utang maskapai itu tersisa USD5,1 miliar atau setara dengan Rp75,6 triliun.

Menurut Wamen BUMN itu belum ada maskapai penerbangan yang memperoleh pemotongan sebesar ini.

&amp;ldquo;Proses bankruptcy di airline lain, itu jarang yang mendapatkan pemotongan utang sebesar ini. Jadi saya rasa ini juga prestasi, bawah teman-teman bisa meyakinkan para kreditur untuk bisa memberikan keleluasaan melakukan pengurangan utang yang membuat neraca kita lebih sehat ke depannya,&amp;rdquo; terangnya.

Kemudian, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menambahkan dengan merinci proses voting atau pemungutan suara di PKPU dihadiri oleh 365 kreditur dimana total klaim dari kreditur tersebut adalah Rp138 triliun.

Dia menjelaskan kalau hasil voting tersebut adalah sebanyak 347 kreditur atau 95% kreditur setuju untuk melakukan restrukrurisasi utang.

&amp;ldquo;Dan yang setuju dari 347 ini merepresentasikan Rp 122 triliun dari 138 triliun total hutang. Jadi ada sekitar Rp 16 triliun mereka yang memiiki hutang dengan Garuda yang menyatakan tidak setuju. Dengan hasil ini, dapatlah dinyatakan bahwa proposal perdamaian diterima oleh mayoritas kreditur,&amp;rdquo; terangnya.

Dia menegaskan telah mempersiapkan sejumlah rencana strategis untuk lebih menyehatkan untuk Garuda Indonesia.

Termasuk dari segi rute perjalanan yang ditawarkan kepada konsumen, Garuda Indonesia akan fokus melayani penerbangan domestik, namun tetap melayani rute perjalanan internasional yang berbasis kargo dan menguntungkan.
Perseoran juga berusaha untuk menghubungan rute penerbangan domestik dari barat ke timur.

&amp;ldquo;Jadi ada dikusi yang mendalam untuk lebih memperbanyak rute ke timur yang kedua membangun jaringan di timur, untuk kemudian bisa mengakses ke banyak kota di Indonesia bagian timur, seperti Papua, maluku dan segala macam. Terakhir tentu saja destinasi yang dikembangkan oleh banyak kementerian, kita akan adjust sesuai dengan kemampuan kita dan tujuan profitability kita yakni destinasi wisata,&amp;rdquo;lanjutnya.

Sayangnya, dari sejumlah usaha itu ada Pengamat Penerbangan Chappy Hakim mengatakan, cara atau strategi yang dilakukan oleh pemerintah untuk menyelamatkan Garuda dari kebangkrutan memiliki pola yang sama.

Di mana yang dia maksud adalah telah dilakukan berulang kali namun Garuda Indonesia tetap kesulitan.

&amp;ldquo;Garuda kalau diikuti, Garuda selalu begitu, kesulitan keuangan, langkah yang diambil, manajemen diganti, terus dikasih dana talangan, selalu begitu beberapa kali. Artinya apa? Artinya itu tidak menyelesaikan masalah, karena akar masalahnya tidak diindentifikasi,&amp;rdquo; cetusnya.

Baginya, elama ini pihak perseroan dan Kementerian BUMN selalu menyatakan sebab utama dari kesulitan keuangan Garuda Indonesia adalah adanya korupsi.

Dia menyayangkan hal tersebut tidak pernah diinvestigasi secara mendalam dan diselesaikan dengan baik.

Dia pun menyarankan pemerintah melakukan penyelidikan mendalam atas penyebab kesulitan keuangan perseroan itu.

&amp;ldquo;Jadi tidak pernah dilakukan investigasi kenapa sih ada kesulitan keuangan di Garuda? Kan tidak pernah tahu kita. Tapi tahu-tahu misalnya Emirsyah Satar dibilang korup, tapi itu belakangan tahunya,&amp;rdquo; terangnya.

&amp;ldquo;Nanti akan kesulitan keuangan lagi itu pasti, karena itu sudah terjadi seperti itu. jadi bagaimana? Ya harus diinvestigasi penyebab Garuda kesulitan keuangan itu apa? Kan tidak pernah diinvestigasi, Cuma dibilang karena korupsi, tapi itu kan karena-karena saja, tidak pernah diselidiki dengan benar, pergantian manajemen sudah berapa kali? Kenapa diganti? Kan harusnya ada sebabnya, nah sebabnya tidak pernah diangkat,&amp;rdquo; tambahnya,</content:encoded></item></channel></rss>
