<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Ramal Laju Inflasi RI Tembus 4,5% Tahun Ini</title><description>Sri Mulyani Indrawati memprediksi tingkat inflasi di akhir tahun 2022 akan mencapai angka 4,5%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/320/2621728/sri-mulyani-ramal-laju-inflasi-ri-tembus-4-5-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/320/2621728/sri-mulyani-ramal-laju-inflasi-ri-tembus-4-5-tahun-ini"/><item><title>Sri Mulyani Ramal Laju Inflasi RI Tembus 4,5% Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/320/2621728/sri-mulyani-ramal-laju-inflasi-ri-tembus-4-5-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/320/2621728/sri-mulyani-ramal-laju-inflasi-ri-tembus-4-5-tahun-ini</guid><pubDate>Jum'at 01 Juli 2022 12:59 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/01/320/2621728/sri-mulyani-ramal-laju-inflasi-ri-tembus-4-5-tahun-ini-ZSqEgt1NXG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/01/320/2621728/sri-mulyani-ramal-laju-inflasi-ri-tembus-4-5-tahun-ini-ZSqEgt1NXG.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memprediksi tingkat inflasi di akhir tahun 2022 akan mencapai angka 4,5%.
Hal ini dipicu oleh adanya lonjakan harga komoditas global akibat disrupsi supply dan ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina yang masih berlangsung.
BACA JUGA:Sri Mulyani Waspadai Lonjakan Inflasi AS

&amp;ldquo;Inflasi ini sedikit mengalami tekanan di semester kedua 2022 di kisaran 3,5%, dan untuk keseluruhan tahun diperkirakan di kisaran 3,5-4,5%,&quot; ujar Sri dalam rapat kerja bersama dengan Badan Anggaran DPR RI dan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Jumat (1/7/2022).
Angka ini lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya yang berkisar di rentang 2-4%. Dia menyebutkan bahwa kenaikan harga komoditas dan tekanannya masih diperkirakan berlanjut di semester II.
BACA JUGA:Sri Mulyani: Kinerja Pasar SBN RI Lebih Baik Dibandingkan Meksiko hingga Malaysia

&quot;Meski demikian, peran APBN sebagai shock absorber diharapkan bisa mendukung dan menjaga daya beli masyarakat dan juga terkendalinya laju inflasi,&quot; ungkap Sri.Nilai tukar Rupiah pada semester I sedikit melemah di tengah ketidakpastian dan volatilitas pasar keuangan pasca kenaikan The Fed Funds Rate dan berpengaruh terhadap peningkatan suku bunga SUN 10 tahun.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memprediksi tingkat inflasi di akhir tahun 2022 akan mencapai angka 4,5%.
Hal ini dipicu oleh adanya lonjakan harga komoditas global akibat disrupsi supply dan ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina yang masih berlangsung.
BACA JUGA:Sri Mulyani Waspadai Lonjakan Inflasi AS

&amp;ldquo;Inflasi ini sedikit mengalami tekanan di semester kedua 2022 di kisaran 3,5%, dan untuk keseluruhan tahun diperkirakan di kisaran 3,5-4,5%,&quot; ujar Sri dalam rapat kerja bersama dengan Badan Anggaran DPR RI dan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Jumat (1/7/2022).
Angka ini lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya yang berkisar di rentang 2-4%. Dia menyebutkan bahwa kenaikan harga komoditas dan tekanannya masih diperkirakan berlanjut di semester II.
BACA JUGA:Sri Mulyani: Kinerja Pasar SBN RI Lebih Baik Dibandingkan Meksiko hingga Malaysia

&quot;Meski demikian, peran APBN sebagai shock absorber diharapkan bisa mendukung dan menjaga daya beli masyarakat dan juga terkendalinya laju inflasi,&quot; ungkap Sri.Nilai tukar Rupiah pada semester I sedikit melemah di tengah ketidakpastian dan volatilitas pasar keuangan pasca kenaikan The Fed Funds Rate dan berpengaruh terhadap peningkatan suku bunga SUN 10 tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
