<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selesaikan Proyek Jalan Lingkar Nias, Menteri Basuki: Banyak Potensi Pengembangan Ekonomi</title><description>Pembangunan jalan dan jembatan di pulau Nias bakal terus dikembangkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/470/2621595/selesaikan-proyek-jalan-lingkar-nias-menteri-basuki-banyak-potensi-pengembangan-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/470/2621595/selesaikan-proyek-jalan-lingkar-nias-menteri-basuki-banyak-potensi-pengembangan-ekonomi"/><item><title>Selesaikan Proyek Jalan Lingkar Nias, Menteri Basuki: Banyak Potensi Pengembangan Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/470/2621595/selesaikan-proyek-jalan-lingkar-nias-menteri-basuki-banyak-potensi-pengembangan-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/01/470/2621595/selesaikan-proyek-jalan-lingkar-nias-menteri-basuki-banyak-potensi-pengembangan-ekonomi</guid><pubDate>Jum'at 01 Juli 2022 10:14 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/01/470/2621595/selesaikan-proyek-jalan-lingkar-nias-menteri-basuki-banyak-potensi-pengembangan-ekonomi-QulxRmviQr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Basuki tuntaskan proyek jalan lingkar Nias (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/01/470/2621595/selesaikan-proyek-jalan-lingkar-nias-menteri-basuki-banyak-potensi-pengembangan-ekonomi-QulxRmviQr.jpg</image><title>Menteri Basuki tuntaskan proyek jalan lingkar Nias (Foto: PUPR)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pembangunan jalan dan jembatan di pulau Nias bakal terus dikembangkan. Menteri Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menilai banyak potensi pengembangan ekonomi di pulau tersebut. Salah satu yang dikerjakan adalah pembangunan proyek jalan lingkar Nias.
&quot;Kami akan coba menyelesaikan Jalan Lingkar Nias, untuk itu saya juga melihat dari Nias Utara ke Nias Barat pada bagian yang belum tersambung,&quot; ujar Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Kamis (30/6/2022).
BACA JUGA:Kenapa Tidak Boleh Berhenti Sembarangan di Jembatan? Ini Penjelasannya

Menteri Basuki menjelaskan dari total panjang 23 km, sudah dikerjakan sekitar 7 km sedangkan sisanya sekitar 16 km akan diprogramkan selanjutnya sehingga dapat menjadi jalan lingkar seperti di Samosir.
Menurutnya pembangunan jalan ini akan sangat menentukan sekali perekonomian tidak hanya di Nias Utara tetapi juga di seluruh Pulau Nias.
BACA JUGA:Rampung September 2022, Intip Proses Pembangunan Jembatan Kaca Pertama di RI

&quot;Terlebih Pulau Nias banyak potensi wisatanya seperti saya lihat di Afulu tadi baik di Pantai Pasir Merah dan surfing. Kita akan bantu dengan penataan kawasan,&quot; sambung Menteri Basuki.Selain potensi wisata, Menteri Basuki juga mengatakan Pulau Nias  memiliki potensi produksi buah kelapa sehingga diharapkan dengan  meningkatnya akses konektivitas jalan juga dapat mendorong produksi dan  distribusi hasil perkebunan untuk dapat bersaing dengan daerah lain.
&quot;Tadi kita juga sudah mengecek jalan dari Lahewa sampai ke Afulu,  tahun ini sudah proses lelang sepanjang 14 km. Ruas ini merupakan bagian  dari sirip jalan di Pulau Nias yang menuju ke Gunung Sitoli sehingga  membantu produksi dan distribusi hasil perkebunan dan lainnya,&quot; ujar  Menteri Basuki.
Penanganan Jalan Lahewa-Afulu-Bts. Nias Barat dan Jalan  Ononazara-Humene-Shene&amp;rsquo;asi dengan total panjang 14,7 km di Nias Utara  akan dilaksanakan pada tahun 2022-2023 sebesar Rp63 miliar. Pada tahun  2022 di Nias Utara juga akan dilakukan rehabilitasi Jembatan Gantung  Mozai Orahili sepanjang 84 meter dengan anggaran Rp1,86 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pembangunan jalan dan jembatan di pulau Nias bakal terus dikembangkan. Menteri Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menilai banyak potensi pengembangan ekonomi di pulau tersebut. Salah satu yang dikerjakan adalah pembangunan proyek jalan lingkar Nias.
&quot;Kami akan coba menyelesaikan Jalan Lingkar Nias, untuk itu saya juga melihat dari Nias Utara ke Nias Barat pada bagian yang belum tersambung,&quot; ujar Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Kamis (30/6/2022).
BACA JUGA:Kenapa Tidak Boleh Berhenti Sembarangan di Jembatan? Ini Penjelasannya

Menteri Basuki menjelaskan dari total panjang 23 km, sudah dikerjakan sekitar 7 km sedangkan sisanya sekitar 16 km akan diprogramkan selanjutnya sehingga dapat menjadi jalan lingkar seperti di Samosir.
Menurutnya pembangunan jalan ini akan sangat menentukan sekali perekonomian tidak hanya di Nias Utara tetapi juga di seluruh Pulau Nias.
BACA JUGA:Rampung September 2022, Intip Proses Pembangunan Jembatan Kaca Pertama di RI

&quot;Terlebih Pulau Nias banyak potensi wisatanya seperti saya lihat di Afulu tadi baik di Pantai Pasir Merah dan surfing. Kita akan bantu dengan penataan kawasan,&quot; sambung Menteri Basuki.Selain potensi wisata, Menteri Basuki juga mengatakan Pulau Nias  memiliki potensi produksi buah kelapa sehingga diharapkan dengan  meningkatnya akses konektivitas jalan juga dapat mendorong produksi dan  distribusi hasil perkebunan untuk dapat bersaing dengan daerah lain.
&quot;Tadi kita juga sudah mengecek jalan dari Lahewa sampai ke Afulu,  tahun ini sudah proses lelang sepanjang 14 km. Ruas ini merupakan bagian  dari sirip jalan di Pulau Nias yang menuju ke Gunung Sitoli sehingga  membantu produksi dan distribusi hasil perkebunan dan lainnya,&quot; ujar  Menteri Basuki.
Penanganan Jalan Lahewa-Afulu-Bts. Nias Barat dan Jalan  Ononazara-Humene-Shene&amp;rsquo;asi dengan total panjang 14,7 km di Nias Utara  akan dilaksanakan pada tahun 2022-2023 sebesar Rp63 miliar. Pada tahun  2022 di Nias Utara juga akan dilakukan rehabilitasi Jembatan Gantung  Mozai Orahili sepanjang 84 meter dengan anggaran Rp1,86 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
