<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI-UEA Teken Kerja Sama, Mendag: Pintu Masuk Ekspor ke Timur Tengah</title><description>Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan ikut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan ke Uni Emirat Arab (UEA).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/02/320/2622205/ri-uea-teken-kerja-sama-mendag-pintu-masuk-ekspor-ke-timur-tengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/02/320/2622205/ri-uea-teken-kerja-sama-mendag-pintu-masuk-ekspor-ke-timur-tengah"/><item><title>RI-UEA Teken Kerja Sama, Mendag: Pintu Masuk Ekspor ke Timur Tengah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/02/320/2622205/ri-uea-teken-kerja-sama-mendag-pintu-masuk-ekspor-ke-timur-tengah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/02/320/2622205/ri-uea-teken-kerja-sama-mendag-pintu-masuk-ekspor-ke-timur-tengah</guid><pubDate>Sabtu 02 Juli 2022 06:37 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/02/320/2622205/teken-kerjasama-dengan-uea-mendag-pintu-masuk-meningkatkan-ekspor-ke-timur-tengah-vQ9fFq2fgR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Zulkifli Hasan teken kerjasama IUAE-CEPA (Foto: Kemendag)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/02/320/2622205/teken-kerjasama-dengan-uea-mendag-pintu-masuk-meningkatkan-ekspor-ke-timur-tengah-vQ9fFq2fgR.jpg</image><title>Mendag Zulkifli Hasan teken kerjasama IUAE-CEPA (Foto: Kemendag)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan ikut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan ke Uni Emirat Arab (UEA). Dirinya pun menandatangani Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia&amp;ndash;Uni Emirat Arab (Indonesia&amp;ndash;United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement, atau IUAE&amp;ndash;CEPA).
Penandatanganan IUAE&amp;ndash;CEPA dilakukan oleh Mendag Zulkifli Hasan dan Menteri Ekonomi Uni Emirat Arab (UEA) Abdulla bin Touq Al Marri.
BACA JUGA:Presiden Jokowi Temui Investor dan Pebisnis UEA di Dubai
&amp;ldquo;Bapak Presiden RI menyambut positif penyelesaian persetujuan IUAE&amp;ndash;CEPA. Persetujuan ini menjadi pintu masuk Indonesia ke UEA yang merupakan hubungan untuk meningkatkan ekspor ke negara-negara tujuan nontradisional seperti di kawasan Teluk, Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan,&amp;rdquo; ungkap Mendag Zulhas, Sabtu (2/7/2020).
Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia&amp;ndash;Uni Emirat Arab (Indonesia&amp;ndash;United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement, atau IUAE&amp;ndash;CEPA) akhirnya ditandatangani hanya berselang 9 bulan sejak diluncurkan oleh menteri perdagangan kedua negara. Pencapaian ini sesuai dengan target yang diberikan oleh kedua kepala negara. Yaitu terselesaikannya perundingan dalam waktu kurang dari satu tahun.
BACA JUGA:UEA Apresiasi Garuda Indonesia, Erick Thohir: Tak Ada Niat Baik yang Sia-Sia
&amp;ldquo;Kita harap bersama ketika IUAE&amp;ndash;CEPA ini diimplementasikan, peningkatan kinerja sektor perdagangan dan investasi yang didorong melalui IUAE&amp;ndash;CEPA dapat semakin mengakselerasi upaya pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 serta meningkatkan daya saing Indonesia,&amp;rdquo; imbuh Mendag Zulhas.
Penyelesaian IUAE&amp;ndash;CEPA sekaligus menjadi momentum yang tepat untuk pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. &amp;ldquo;Covid-19 membuat hampir seluruh negara di dunia mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi.Sementara itu, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan  Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono  menambahkan, perundingan IUAE&amp;ndash;CEPA sangat bermanfaat bagi Indonesia.  Salah satu alasannya adalah terbukanya akses pasar ke UEA melalui  penurunan dan penghapusan tarif bea masuk sekitar 94 persen dari total  pos tarif dengan mekanisme penurunan secara langsung maupun bertahap  saat perjanjian berlaku (entry into force).
Persetujuan IUAE&amp;ndash;CEPA mencakup pengaturan di bidang perdagangan  barang, perdagangan jasa, investasi, hak kekayaan intelektual, ekonomi  Islam, ketentuan asal barang, prosedur kepabeanan dan fasilitasi  perdagangan, kerja sama ekonomi, pengadaan barang dan jasa pemerintah,  usaha kecil dan menengah, perdagangan digital, serta ketentuan hukum dan  isu kelembagaan.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan ikut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan ke Uni Emirat Arab (UEA). Dirinya pun menandatangani Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia&amp;ndash;Uni Emirat Arab (Indonesia&amp;ndash;United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement, atau IUAE&amp;ndash;CEPA).
Penandatanganan IUAE&amp;ndash;CEPA dilakukan oleh Mendag Zulkifli Hasan dan Menteri Ekonomi Uni Emirat Arab (UEA) Abdulla bin Touq Al Marri.
BACA JUGA:Presiden Jokowi Temui Investor dan Pebisnis UEA di Dubai
&amp;ldquo;Bapak Presiden RI menyambut positif penyelesaian persetujuan IUAE&amp;ndash;CEPA. Persetujuan ini menjadi pintu masuk Indonesia ke UEA yang merupakan hubungan untuk meningkatkan ekspor ke negara-negara tujuan nontradisional seperti di kawasan Teluk, Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan,&amp;rdquo; ungkap Mendag Zulhas, Sabtu (2/7/2020).
Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia&amp;ndash;Uni Emirat Arab (Indonesia&amp;ndash;United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement, atau IUAE&amp;ndash;CEPA) akhirnya ditandatangani hanya berselang 9 bulan sejak diluncurkan oleh menteri perdagangan kedua negara. Pencapaian ini sesuai dengan target yang diberikan oleh kedua kepala negara. Yaitu terselesaikannya perundingan dalam waktu kurang dari satu tahun.
BACA JUGA:UEA Apresiasi Garuda Indonesia, Erick Thohir: Tak Ada Niat Baik yang Sia-Sia
&amp;ldquo;Kita harap bersama ketika IUAE&amp;ndash;CEPA ini diimplementasikan, peningkatan kinerja sektor perdagangan dan investasi yang didorong melalui IUAE&amp;ndash;CEPA dapat semakin mengakselerasi upaya pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 serta meningkatkan daya saing Indonesia,&amp;rdquo; imbuh Mendag Zulhas.
Penyelesaian IUAE&amp;ndash;CEPA sekaligus menjadi momentum yang tepat untuk pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. &amp;ldquo;Covid-19 membuat hampir seluruh negara di dunia mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi.Sementara itu, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan  Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono  menambahkan, perundingan IUAE&amp;ndash;CEPA sangat bermanfaat bagi Indonesia.  Salah satu alasannya adalah terbukanya akses pasar ke UEA melalui  penurunan dan penghapusan tarif bea masuk sekitar 94 persen dari total  pos tarif dengan mekanisme penurunan secara langsung maupun bertahap  saat perjanjian berlaku (entry into force).
Persetujuan IUAE&amp;ndash;CEPA mencakup pengaturan di bidang perdagangan  barang, perdagangan jasa, investasi, hak kekayaan intelektual, ekonomi  Islam, ketentuan asal barang, prosedur kepabeanan dan fasilitasi  perdagangan, kerja sama ekonomi, pengadaan barang dan jasa pemerintah,  usaha kecil dan menengah, perdagangan digital, serta ketentuan hukum dan  isu kelembagaan.</content:encoded></item></channel></rss>
