<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Dunia Turun 5 Hari Berturut</title><description>Harga emas dunia turun pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/02/320/2622221/harga-emas-dunia-turun-5-hari-berturut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/02/320/2622221/harga-emas-dunia-turun-5-hari-berturut"/><item><title>Harga Emas Dunia Turun 5 Hari Berturut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/02/320/2622221/harga-emas-dunia-turun-5-hari-berturut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/02/320/2622221/harga-emas-dunia-turun-5-hari-berturut</guid><pubDate>Sabtu 02 Juli 2022 07:34 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/02/320/2622221/harga-emas-dunia-turun-5-hari-berturut-WZDaxTmlPi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas dunia turun (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/02/320/2622221/harga-emas-dunia-turun-5-hari-berturut-WZDaxTmlPi.jpg</image><title>Harga emas dunia turun (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas dunia turun pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas turun selama lima hari berturut-turut karena dolar AS yang lebih kuat membuat logam mulia tersebut kurang menarik bagi investor.
Melansir Antara, Sabtu (2/7/2022), kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di Divisi Comex New York Exchange, tergelincir USD5,8 atau 0,32% menjadi ditutup pada 1.801,50 dolar AS per ounce.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000, Ini Daftar Lengkapnya

Harga emas berjangka jatuh USD10,2 atau 0,56% menjadi USD1.807,30 pada Kamis (30/6/2022), setelah melemah USD3,70 atau 0,2% menjadi USD1.817,50 pada Rabu (29/6/2022) dan merosot USD3,60 atau 0,2% menjadi USD1.821,20 pada Selasa (28/6/2022).
Nilai emas sempat turun lebih jauh mencapai posisi terendah tujuh bulan pada Jumat (1/6/2022) setelah pemerintah di New Delhi, India, menaikkan pajak impor atas emas guna mendukung mata uang rupee yang terpukul saat perdagangan Juli dibuka.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Turun Tertekan Data Inflasi

India, konsumen emas batangan terbesar kedua di dunia, menaikkan bea masuk dasar emas menjadi 12,5% dari 7,5%. Langkah tersebut akan segera mempengaruhi permintaan, meskipun kuartal ketiga biasanya melihat pembelian fisik yang kuat di tengah festival, Ajay Kedia, Direktur Kedia Commodities di Mumbai, mengatakan seperti dikutip oleh Reuters.
Sepanjang pekan ini emas berada di zona merah yang menetap lebih rendah di setiap dari lima sesi untuk secara kumulatif kehilangan sekitar USD30 atau 1,6%, pada minggu ini.Itu adalah kerugian minggu ketiga berturut-turut untuk emas setelah  sebelumnya turun 0,6% dan 1,9%. Untuk bulan Juni sendiri, emas telah  kehilangan lebih dari 2,0%, melengkapi satu bulan berturut-turut di zona  merah.
Data ekonomi yang dirilis pada Jumat (1/7/2022) mendukung emas.  Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur AS dari S&amp;amp;P Global turun  menjadi 52,7 pada Juni dari 57,0 pada Mei, sedikit di atas pembacaan  awal 52,4 dan menandakan bahwa aktivitas pabrik tumbuh pada laju paling  lambat dalam hampir dua tahun.
Barometer Institute for Supply Management (ISM) untuk pabrik-pabrik  Amerika turun ke level terendah dua tahun di 53% pada Juni. Indeks ISM  turun 3,1 poin dari 56,1% pada Mei.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 68,5 sen  atau 3,37%, menjadi ditutup pada USD19,667 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Oktober turun USD24 atau 2,68%, menjadi ditutup pada USD871,3  per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas dunia turun pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas turun selama lima hari berturut-turut karena dolar AS yang lebih kuat membuat logam mulia tersebut kurang menarik bagi investor.
Melansir Antara, Sabtu (2/7/2022), kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di Divisi Comex New York Exchange, tergelincir USD5,8 atau 0,32% menjadi ditutup pada 1.801,50 dolar AS per ounce.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000, Ini Daftar Lengkapnya

Harga emas berjangka jatuh USD10,2 atau 0,56% menjadi USD1.807,30 pada Kamis (30/6/2022), setelah melemah USD3,70 atau 0,2% menjadi USD1.817,50 pada Rabu (29/6/2022) dan merosot USD3,60 atau 0,2% menjadi USD1.821,20 pada Selasa (28/6/2022).
Nilai emas sempat turun lebih jauh mencapai posisi terendah tujuh bulan pada Jumat (1/6/2022) setelah pemerintah di New Delhi, India, menaikkan pajak impor atas emas guna mendukung mata uang rupee yang terpukul saat perdagangan Juli dibuka.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Turun Tertekan Data Inflasi

India, konsumen emas batangan terbesar kedua di dunia, menaikkan bea masuk dasar emas menjadi 12,5% dari 7,5%. Langkah tersebut akan segera mempengaruhi permintaan, meskipun kuartal ketiga biasanya melihat pembelian fisik yang kuat di tengah festival, Ajay Kedia, Direktur Kedia Commodities di Mumbai, mengatakan seperti dikutip oleh Reuters.
Sepanjang pekan ini emas berada di zona merah yang menetap lebih rendah di setiap dari lima sesi untuk secara kumulatif kehilangan sekitar USD30 atau 1,6%, pada minggu ini.Itu adalah kerugian minggu ketiga berturut-turut untuk emas setelah  sebelumnya turun 0,6% dan 1,9%. Untuk bulan Juni sendiri, emas telah  kehilangan lebih dari 2,0%, melengkapi satu bulan berturut-turut di zona  merah.
Data ekonomi yang dirilis pada Jumat (1/7/2022) mendukung emas.  Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur AS dari S&amp;amp;P Global turun  menjadi 52,7 pada Juni dari 57,0 pada Mei, sedikit di atas pembacaan  awal 52,4 dan menandakan bahwa aktivitas pabrik tumbuh pada laju paling  lambat dalam hampir dua tahun.
Barometer Institute for Supply Management (ISM) untuk pabrik-pabrik  Amerika turun ke level terendah dua tahun di 53% pada Juni. Indeks ISM  turun 3,1 poin dari 56,1% pada Mei.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 68,5 sen  atau 3,37%, menjadi ditutup pada USD19,667 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Oktober turun USD24 atau 2,68%, menjadi ditutup pada USD871,3  per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
