<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Zulhas Ingin Produk UKM RI Dijual di Supermarket Timur Tengah</title><description>Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ingin produk Indonesia masuk ke pasar Timur Tengah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/02/455/2622483/mendag-zulhas-ingin-produk-ukm-ri-dijual-di-supermarket-timur-tengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/02/455/2622483/mendag-zulhas-ingin-produk-ukm-ri-dijual-di-supermarket-timur-tengah"/><item><title>Mendag Zulhas Ingin Produk UKM RI Dijual di Supermarket Timur Tengah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/02/455/2622483/mendag-zulhas-ingin-produk-ukm-ri-dijual-di-supermarket-timur-tengah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/02/455/2622483/mendag-zulhas-ingin-produk-ukm-ri-dijual-di-supermarket-timur-tengah</guid><pubDate>Sabtu 02 Juli 2022 20:37 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/02/455/2622483/mendag-zulhas-ingin-produk-ukm-ri-dijual-di-supermarket-timur-tengah-YeKsDapkM5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Zulkifli Hasan ingin produk UMKM Indonesia masuk pasar Timur Tengah (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/02/455/2622483/mendag-zulhas-ingin-produk-ukm-ri-dijual-di-supermarket-timur-tengah-YeKsDapkM5.jpg</image><title>Mendag Zulkifli Hasan ingin produk UMKM Indonesia masuk pasar Timur Tengah (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ingin produk Indonesia masuk ke pasar Timur Tengah. Bahkan dirinya ingin produk UKM Indonesia dijual di Supermarket Timur Tengah, khususnya di UEA.
Hal itu dikatakannya saat melakukan kunjungan ke kantor Lulu Group International sekaligus ritel modern Lulu Hypermarket di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada Kamis (30/6/2022).
BACA JUGA:RI-UEA Teken Kerja Sama, Mendag: Pintu Masuk Ekspor ke Timur Tengah

&quot;Diharapkan pengusaha Indonesia, khususnya UKM lebih mendapat kesempatan dalam memenuhi pasar Timur Tengah, sehingga semakin banyak produk lokal yang go internasional,&quot; kata Mendag Zulhas.
Menurut Mendag Zulhas, peran jaringan Lulu Group International, khususnya Lulu Hypermarket sangat strategis dalam membantu produk UKM Indonesia memasuki pasar UEA. Untuk itu, diharapkan fasilitasi dan bantuan dari Lulu Hypermarket dalam memenuhi persyaratan pasar di UEA.
BACA JUGA:Mendag Zulhas Bahagia Harga Minyak Goreng Curah Stabil Tak Hanya di Pulau Jawa

&quot;Lulu Hypermarket dapat memberikan bimbingan teknis dan promosi bagi pelaku usaha Indonesia khususnya UKM. Selain itu, dapat menyampaikan informasi detail terkait kebutuhan produk di pasar UEA termasuk dalam pelabelan, pengemasan, pendistribusian, dan pembagian segmentasi pasar,&quot; katanya.
Mendag Zulhas mengatakan pihaknya juga akan memfasilitasi para pelaku usaha dan produsen Indonesia yang telah terkurasi untuk bisa memasarkan produknya melalui jaringan Lulu International, tidak hanya di pasar Uni Emirat Arab, tapi juga di seluruh dunia.
&amp;ldquo;Kemendag juga akan membuka akses pasar langsung antara Lulu Group International dengan para pelaku UKM,&amp;rdquo; tambah Mendag Zulhas.Lulu Group International merupakan salah satu perusahaan yang  memiliki jaringan pemasaran ritel yang tersebar di seluruh kawasan Timur  Tengah dan memiliki 218 gerai di seluruh dunia.
Selama periode 2019&amp;mdash;2020, ekspor Indonesia ke Uni Emirat Arab melalui  Lulu Hypermarket mencapai USD7,5 Juta. Beberapa produk ekspor Indonesia  yang masuk dalam jaringan ritel Lulu Hypermarket di antaranya produk  pakaian, buah-buahan segar, kertas, peralatan makan dan peralatan dapur,  udang, dan cokelat.
Pada kunjungan ini Mendag Zulhas didampingi Direktur Jenderal  Perundingan Perdagangan Internasional Djatmiko Briss Witjaksono,  Direktur Perundingan Bilateral Johni Martha juga melakukan pertemuan  dengan Executive Director Lulu Group International Ashraf Ali.
Pada kesempatan ini, Pihak Lulu Grup International sepakat untuk  mendatangkan lebih banyak produk Indonesia untuk dipasarkan di seluruh  ritel Lulu Hypermarket.
Sebelumnya, Kemendag telah menjalin kerja sama promosi dengan Lulu  Group International yang dituangkan dalam nota kesepahaman (Memorandum  of Understanding/MoU) di Dubai, Uni Emirat Arab, pada penutupan Expo  2020 Dubai Rabu (30/3) lalu.
Penandatanganan MoU ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan  penutupan Paviliun Indonesia pada Expo 2020 Dubai yang telah digelar  selama enam bulan.
Implementasinya MoU tersebut, Kemendag telah melakukan penjajakan  kesepakatan bisnis (business matching) secara hibrida dengan lima lini  usaha yang dimiliki Lulu Group International yang terdiri dari produk  dekorasi rumah, garmen, buah-buahan, barang kebutuhan sehari-hari, dan  peralatan rumah tangga.
&amp;ldquo;Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan akan menjadi langkah nyata untuk  mengimplementasikan kerja sama dan langkah awal bagi masuknya  produk-produk UKM Indonesia ke pasar Timur Tengah melalui jaringan ritel  Lulu Group International,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ingin produk Indonesia masuk ke pasar Timur Tengah. Bahkan dirinya ingin produk UKM Indonesia dijual di Supermarket Timur Tengah, khususnya di UEA.
Hal itu dikatakannya saat melakukan kunjungan ke kantor Lulu Group International sekaligus ritel modern Lulu Hypermarket di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada Kamis (30/6/2022).
BACA JUGA:RI-UEA Teken Kerja Sama, Mendag: Pintu Masuk Ekspor ke Timur Tengah

&quot;Diharapkan pengusaha Indonesia, khususnya UKM lebih mendapat kesempatan dalam memenuhi pasar Timur Tengah, sehingga semakin banyak produk lokal yang go internasional,&quot; kata Mendag Zulhas.
Menurut Mendag Zulhas, peran jaringan Lulu Group International, khususnya Lulu Hypermarket sangat strategis dalam membantu produk UKM Indonesia memasuki pasar UEA. Untuk itu, diharapkan fasilitasi dan bantuan dari Lulu Hypermarket dalam memenuhi persyaratan pasar di UEA.
BACA JUGA:Mendag Zulhas Bahagia Harga Minyak Goreng Curah Stabil Tak Hanya di Pulau Jawa

&quot;Lulu Hypermarket dapat memberikan bimbingan teknis dan promosi bagi pelaku usaha Indonesia khususnya UKM. Selain itu, dapat menyampaikan informasi detail terkait kebutuhan produk di pasar UEA termasuk dalam pelabelan, pengemasan, pendistribusian, dan pembagian segmentasi pasar,&quot; katanya.
Mendag Zulhas mengatakan pihaknya juga akan memfasilitasi para pelaku usaha dan produsen Indonesia yang telah terkurasi untuk bisa memasarkan produknya melalui jaringan Lulu International, tidak hanya di pasar Uni Emirat Arab, tapi juga di seluruh dunia.
&amp;ldquo;Kemendag juga akan membuka akses pasar langsung antara Lulu Group International dengan para pelaku UKM,&amp;rdquo; tambah Mendag Zulhas.Lulu Group International merupakan salah satu perusahaan yang  memiliki jaringan pemasaran ritel yang tersebar di seluruh kawasan Timur  Tengah dan memiliki 218 gerai di seluruh dunia.
Selama periode 2019&amp;mdash;2020, ekspor Indonesia ke Uni Emirat Arab melalui  Lulu Hypermarket mencapai USD7,5 Juta. Beberapa produk ekspor Indonesia  yang masuk dalam jaringan ritel Lulu Hypermarket di antaranya produk  pakaian, buah-buahan segar, kertas, peralatan makan dan peralatan dapur,  udang, dan cokelat.
Pada kunjungan ini Mendag Zulhas didampingi Direktur Jenderal  Perundingan Perdagangan Internasional Djatmiko Briss Witjaksono,  Direktur Perundingan Bilateral Johni Martha juga melakukan pertemuan  dengan Executive Director Lulu Group International Ashraf Ali.
Pada kesempatan ini, Pihak Lulu Grup International sepakat untuk  mendatangkan lebih banyak produk Indonesia untuk dipasarkan di seluruh  ritel Lulu Hypermarket.
Sebelumnya, Kemendag telah menjalin kerja sama promosi dengan Lulu  Group International yang dituangkan dalam nota kesepahaman (Memorandum  of Understanding/MoU) di Dubai, Uni Emirat Arab, pada penutupan Expo  2020 Dubai Rabu (30/3) lalu.
Penandatanganan MoU ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan  penutupan Paviliun Indonesia pada Expo 2020 Dubai yang telah digelar  selama enam bulan.
Implementasinya MoU tersebut, Kemendag telah melakukan penjajakan  kesepakatan bisnis (business matching) secara hibrida dengan lima lini  usaha yang dimiliki Lulu Group International yang terdiri dari produk  dekorasi rumah, garmen, buah-buahan, barang kebutuhan sehari-hari, dan  peralatan rumah tangga.
&amp;ldquo;Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan akan menjadi langkah nyata untuk  mengimplementasikan kerja sama dan langkah awal bagi masuknya  produk-produk UKM Indonesia ke pasar Timur Tengah melalui jaringan ritel  Lulu Group International,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
