<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Suspensi Efek Mas Murni Indonesia (MAMI)</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspensi Perdagangan Efek Mas Murni Indonesia (MAMI)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/278/2623263/bei-suspensi-efek-mas-murni-indonesia-mami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/278/2623263/bei-suspensi-efek-mas-murni-indonesia-mami"/><item><title>BEI Suspensi Efek Mas Murni Indonesia (MAMI)</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/278/2623263/bei-suspensi-efek-mas-murni-indonesia-mami</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/278/2623263/bei-suspensi-efek-mas-murni-indonesia-mami</guid><pubDate>Senin 04 Juli 2022 14:39 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/04/278/2623263/bei-suspensi-efek-mas-murni-indonesia-mami-mzMkMs407d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI suspensi efek MAMI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/04/278/2623263/bei-suspensi-efek-mas-murni-indonesia-mami-mzMkMs407d.jpg</image><title>BEI suspensi efek MAMI</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspensi Perdagangan Efek Mas Murni Indonesia (MAMI) yang tercatat di Papan Pengembangan Peng-SPT-00011/BEI.PP2/07-2022.
BACA JUGA:Saham BMSR Kembali Diperdagangkan Setelah Disuspensi Sejak 13 Juni 

Adapun yang mendasari penghentian sementara efek MAMI yakni lima surat dan satu pengumuman yang sudah diumumkan Bursa.
BACA JUGA:BEI Suspensi Saham Intan Baru (IBFN)

&quot;Efek Perseroan saat ini masih dalam penghentian sementara perdagangan Efek (suspensi) di Pasar Reguler dan Tunai,&quot; tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 Vera Florida dan P.H. Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Martin Satria D. Bako, Senin (4/7/2022).
Bursa juga menegaskan, sehubungan dengan Perseroan belum memenuhi  kewajiban pembayaran denda yang dikenakan kepada Perseroan oleh Bursa,  serta mengacu kepada butir II.3 Peraturan Bursa No. I-H tentang Sanksi,  maka status perdagangan Saham dan Saham Preferen Perseroan (MAMI dan  MAMIP) masih dalam kondisi suspensi di Pasar Reguler dan Tunai.
&quot;Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu  memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,&quot;  tegas Bursa.
</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspensi Perdagangan Efek Mas Murni Indonesia (MAMI) yang tercatat di Papan Pengembangan Peng-SPT-00011/BEI.PP2/07-2022.
BACA JUGA:Saham BMSR Kembali Diperdagangkan Setelah Disuspensi Sejak 13 Juni 

Adapun yang mendasari penghentian sementara efek MAMI yakni lima surat dan satu pengumuman yang sudah diumumkan Bursa.
BACA JUGA:BEI Suspensi Saham Intan Baru (IBFN)

&quot;Efek Perseroan saat ini masih dalam penghentian sementara perdagangan Efek (suspensi) di Pasar Reguler dan Tunai,&quot; tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 Vera Florida dan P.H. Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Martin Satria D. Bako, Senin (4/7/2022).
Bursa juga menegaskan, sehubungan dengan Perseroan belum memenuhi  kewajiban pembayaran denda yang dikenakan kepada Perseroan oleh Bursa,  serta mengacu kepada butir II.3 Peraturan Bursa No. I-H tentang Sanksi,  maka status perdagangan Saham dan Saham Preferen Perseroan (MAMI dan  MAMIP) masih dalam kondisi suspensi di Pasar Reguler dan Tunai.
&quot;Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu  memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,&quot;  tegas Bursa.
</content:encoded></item></channel></rss>
