<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mentan Klaim Tingkat Kesembuhan Hewan Terjangkit PMK Tinggi</title><description>Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengklaim tingkat kesembuhan hewan ternak yang terjangkit wabah PMK cukup tinggi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/320/2623027/mentan-klaim-tingkat-kesembuhan-hewan-terjangkit-pmk-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/320/2623027/mentan-klaim-tingkat-kesembuhan-hewan-terjangkit-pmk-tinggi"/><item><title>Mentan Klaim Tingkat Kesembuhan Hewan Terjangkit PMK Tinggi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/320/2623027/mentan-klaim-tingkat-kesembuhan-hewan-terjangkit-pmk-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/320/2623027/mentan-klaim-tingkat-kesembuhan-hewan-terjangkit-pmk-tinggi</guid><pubDate>Senin 04 Juli 2022 09:34 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/04/320/2623027/mentan-klaim-tingkat-kesembuhan-hewan-terjangkit-pmk-tinggi-LITSVr8tfT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mentan Syahrul Yasin Limpo klaim tingkat kesembuhan PMK tinggi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/04/320/2623027/mentan-klaim-tingkat-kesembuhan-hewan-terjangkit-pmk-tinggi-LITSVr8tfT.jpg</image><title>Mentan Syahrul Yasin Limpo klaim tingkat kesembuhan PMK tinggi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengklaim tingkat kesembuhan hewan ternak yang terjangkit wabah PMK cukup tinggi. Sejalan dengan hal tersebut, Kementan melakukan percepatan penanganan wabah PMK seperti penyuntikan vaksinasi hingga pendistrubusian obat-obatan membuta tingkat kesembuhan hewan dari penyakit PMK tergolong tinggi.
Bahkan di Sumedang, menurut Mentan SYL 98% hewan-hewan yang terjangkit PMK bisa sembuh akibat dari adanya pemberian obat dan pelaksana vaksinasi.
BACA JUGA:Wabah PMK Masuk Bali Jelang Idul Adha, 63 Ekor Sapi Terinfeksi

&quot;Alhamdulillah di sini (Sumedang) sapi yang sembuh dalam pengobatan yang dilakukan mencapai 98 persen. Intinya semua upaya ini merupakan perintah Bapak Presiden dan kami di Kementan bersama pemerintah daerah akan bekerja keras,&quot; kata Mentan SYL pada keterangan tertulisnya, Senin (4/6/2022).
Menurutnya penanganan wabah PMK yang ada saat ini bisa terus dipercepat dengan kolaborasi antara instansi, muali dari lembaga penegak hukum hingga para pelaku usaha yang mau menuruti aturan pemerintah.
BACA JUGA:4 Fakta Darurat Wabah PMK Jelang Idul Adha, Kementan Minta Anggaran Rp4,6 Triliun

&quot;Terima kasih kepada TNI, POLRI yang sudah turun tangan, khususnya satgas untuk penanganan PMK ini. Alhamdulillah ada 17 dokter hewan untuk membantu penanganan PMK ini,&quot; sambung Mentan.
Berdasarkan data yang ada, di Sumedang sendiri total sapi yang sembuh PMK sudah mencapai 629 ekor. Sedangkan sapi mati 9 ekor dan sapi potong paksa mencapai 39 ekor. Adapun total keseluruhan sapi mencapai terkena PMK sebanyak 1800 ekor.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8wMi8xLzE1MDAzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Oleh karenanya Menurut Mentan SYL pelaksanaan vaksinasi ini merupakan  rangkaian penanganan pemerintah dalam menekan penyebaran wabah PMK yang  saat ini sudah banyak menyebar di beberapa provinsi se Indonesia.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa  Barat, Moh Arifin Soedjayana, mengatakan bahwa upaya pemerintah pusat  dalam menangani PMK dinilai sudah tepat, mengingat saat ini proses  vaksinasi, pengobatan sampai penyemprotan disinfektan terus dilakukan.
&quot;Gerak dan langkah cepat oleh pusat dan provinsi sudah berjalan  dengan baik. Insya Allah Provinsi Jawa Barat mampu mengendalikan PMK.  Bahkan sampai saat ini penjualan sapi jelang Idul Adha masih stabil dan  tidak berkurang, juga tidak naik,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengklaim tingkat kesembuhan hewan ternak yang terjangkit wabah PMK cukup tinggi. Sejalan dengan hal tersebut, Kementan melakukan percepatan penanganan wabah PMK seperti penyuntikan vaksinasi hingga pendistrubusian obat-obatan membuta tingkat kesembuhan hewan dari penyakit PMK tergolong tinggi.
Bahkan di Sumedang, menurut Mentan SYL 98% hewan-hewan yang terjangkit PMK bisa sembuh akibat dari adanya pemberian obat dan pelaksana vaksinasi.
BACA JUGA:Wabah PMK Masuk Bali Jelang Idul Adha, 63 Ekor Sapi Terinfeksi

&quot;Alhamdulillah di sini (Sumedang) sapi yang sembuh dalam pengobatan yang dilakukan mencapai 98 persen. Intinya semua upaya ini merupakan perintah Bapak Presiden dan kami di Kementan bersama pemerintah daerah akan bekerja keras,&quot; kata Mentan SYL pada keterangan tertulisnya, Senin (4/6/2022).
Menurutnya penanganan wabah PMK yang ada saat ini bisa terus dipercepat dengan kolaborasi antara instansi, muali dari lembaga penegak hukum hingga para pelaku usaha yang mau menuruti aturan pemerintah.
BACA JUGA:4 Fakta Darurat Wabah PMK Jelang Idul Adha, Kementan Minta Anggaran Rp4,6 Triliun

&quot;Terima kasih kepada TNI, POLRI yang sudah turun tangan, khususnya satgas untuk penanganan PMK ini. Alhamdulillah ada 17 dokter hewan untuk membantu penanganan PMK ini,&quot; sambung Mentan.
Berdasarkan data yang ada, di Sumedang sendiri total sapi yang sembuh PMK sudah mencapai 629 ekor. Sedangkan sapi mati 9 ekor dan sapi potong paksa mencapai 39 ekor. Adapun total keseluruhan sapi mencapai terkena PMK sebanyak 1800 ekor.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8wMi8xLzE1MDAzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Oleh karenanya Menurut Mentan SYL pelaksanaan vaksinasi ini merupakan  rangkaian penanganan pemerintah dalam menekan penyebaran wabah PMK yang  saat ini sudah banyak menyebar di beberapa provinsi se Indonesia.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa  Barat, Moh Arifin Soedjayana, mengatakan bahwa upaya pemerintah pusat  dalam menangani PMK dinilai sudah tepat, mengingat saat ini proses  vaksinasi, pengobatan sampai penyemprotan disinfektan terus dilakukan.
&quot;Gerak dan langkah cepat oleh pusat dan provinsi sudah berjalan  dengan baik. Insya Allah Provinsi Jawa Barat mampu mengendalikan PMK.  Bahkan sampai saat ini penjualan sapi jelang Idul Adha masih stabil dan  tidak berkurang, juga tidak naik,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
