<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkop Teten: Rasio Kewirausahaan RI Harus 4% untuk Jadi Negara Maju</title><description>Rasio kewirausahaan RI minimal harus mencapai 4% untuk menjadi sebuah negara maju.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/320/2623031/menkop-teten-rasio-kewirausahaan-ri-harus-4-untuk-jadi-negara-maju</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/320/2623031/menkop-teten-rasio-kewirausahaan-ri-harus-4-untuk-jadi-negara-maju"/><item><title>Menkop Teten: Rasio Kewirausahaan RI Harus 4% untuk Jadi Negara Maju</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/320/2623031/menkop-teten-rasio-kewirausahaan-ri-harus-4-untuk-jadi-negara-maju</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/320/2623031/menkop-teten-rasio-kewirausahaan-ri-harus-4-untuk-jadi-negara-maju</guid><pubDate>Senin 04 Juli 2022 09:43 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/04/320/2623031/menkop-teten-rasio-kewirausahaan-ri-harus-4-untuk-jadi-negara-maju-0SGeztbVVH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia butuh banyak wirausaha untuk jadi negara maju (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/04/320/2623031/menkop-teten-rasio-kewirausahaan-ri-harus-4-untuk-jadi-negara-maju-0SGeztbVVH.jpg</image><title>Indonesia butuh banyak wirausaha untuk jadi negara maju (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Rasio kewirausahaan RI minimal harus mencapai 4% untuk menjadi sebuah negara maju. MenKop  UKM Teten Masduki menerapkan berbagai program untuk mendongkrak rasio kewirausahaan di Indonesia yang saat ini masih berada di level 3,18%. Salah satu programnya adalah menciptakan satu juta wirausaha baru di Indonesia.
&quot;Padahal, untuk bisa disebut sebagai sebuah negara maju, rasio kewirausahaan minimal harus 4%,&amp;rdquo; ungkapnya, Senin (4/7/2022).
BACA JUGA:HIPMI Dorong 10 Juni Jadi Hari Kewirausahaan Nasional

Dia juga terus menggaungkan semangat Revolusi Kewirausahaan untuk mencetak lebih banyak entrepreneur yang tangguh, inovatif, dan berbasis teknologi.
&quot;Upaya ini bertujuan untuk melahirkan wirausaha yang tangguh, inovatif, kreatif, serta berbasis teknologi dan riset,&quot; kata Teten.
BACA JUGA:Indonesia Butuh 1,5 Juta Wirausaha Baru

Lebih dari itu, Teten juga terus memperkuat kapasitas dan kualitas produk UMKM di pasar digital. &quot;Produk UMKM kita harus membanjiri seluruh e-commerce yang ada dengan produk yang kompetitif,&quot; ucapnya.Untuk mewujudkan itu semua, Teten mengakui tak bisa berjalan sendiri.  &quot;Kita gandeng banyak pihak, termasuk perguruan tinggi dan inkubator  bisnis. Dan saya mengapresiasi Unpad yang telah menjelma menjadi Kampus  Sahabat UMKM dengan banyak melakukan pembinaan dan pendampingan,&quot;  ungkapnya.
Teten pun berharap perguruan tinggi mampu mengubah pola pikir  lulusannya, dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja dengan  menjadi seorang enterpreneur. &quot;Kita akan terus mengembangkan ekosistem  wirausaha di Indonesia, termasuk akses kepada pembiayaan,&quot; pungkas  Teten.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Rasio kewirausahaan RI minimal harus mencapai 4% untuk menjadi sebuah negara maju. MenKop  UKM Teten Masduki menerapkan berbagai program untuk mendongkrak rasio kewirausahaan di Indonesia yang saat ini masih berada di level 3,18%. Salah satu programnya adalah menciptakan satu juta wirausaha baru di Indonesia.
&quot;Padahal, untuk bisa disebut sebagai sebuah negara maju, rasio kewirausahaan minimal harus 4%,&amp;rdquo; ungkapnya, Senin (4/7/2022).
BACA JUGA:HIPMI Dorong 10 Juni Jadi Hari Kewirausahaan Nasional

Dia juga terus menggaungkan semangat Revolusi Kewirausahaan untuk mencetak lebih banyak entrepreneur yang tangguh, inovatif, dan berbasis teknologi.
&quot;Upaya ini bertujuan untuk melahirkan wirausaha yang tangguh, inovatif, kreatif, serta berbasis teknologi dan riset,&quot; kata Teten.
BACA JUGA:Indonesia Butuh 1,5 Juta Wirausaha Baru

Lebih dari itu, Teten juga terus memperkuat kapasitas dan kualitas produk UMKM di pasar digital. &quot;Produk UMKM kita harus membanjiri seluruh e-commerce yang ada dengan produk yang kompetitif,&quot; ucapnya.Untuk mewujudkan itu semua, Teten mengakui tak bisa berjalan sendiri.  &quot;Kita gandeng banyak pihak, termasuk perguruan tinggi dan inkubator  bisnis. Dan saya mengapresiasi Unpad yang telah menjelma menjadi Kampus  Sahabat UMKM dengan banyak melakukan pembinaan dan pendampingan,&quot;  ungkapnya.
Teten pun berharap perguruan tinggi mampu mengubah pola pikir  lulusannya, dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja dengan  menjadi seorang enterpreneur. &quot;Kita akan terus mengembangkan ekosistem  wirausaha di Indonesia, termasuk akses kepada pembiayaan,&quot; pungkas  Teten.</content:encoded></item></channel></rss>
