<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Puncak Covid-19 Diprediksi Terjadi di Minggu ke-3 Juli</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) memprediksi puncak kasus Covid-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 pada minggu kedua atau ketiga Juli 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/320/2623221/presiden-jokowi-puncak-covid-19-diprediksi-terjadi-di-minggu-ke-3-juli</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/320/2623221/presiden-jokowi-puncak-covid-19-diprediksi-terjadi-di-minggu-ke-3-juli"/><item><title>Presiden Jokowi: Puncak Covid-19 Diprediksi Terjadi di Minggu ke-3 Juli</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/320/2623221/presiden-jokowi-puncak-covid-19-diprediksi-terjadi-di-minggu-ke-3-juli</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/04/320/2623221/presiden-jokowi-puncak-covid-19-diprediksi-terjadi-di-minggu-ke-3-juli</guid><pubDate>Senin 04 Juli 2022 13:45 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/04/320/2623221/presiden-jokowi-puncak-covid-19-diprediksi-terjadi-di-minggu-ke-3-juli-MUClGAESFz.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/04/320/2623221/presiden-jokowi-puncak-covid-19-diprediksi-terjadi-di-minggu-ke-3-juli-MUClGAESFz.jfif</image><title>Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memprediksi puncak kasus Covid-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 pada minggu kedua atau ketiga Juli 2022.

&quot;Kembali kita akan mengevaluasi kebijakan PPKM yang kita tahu kasus per 3 Juli kemarin ada sebanyak 1.614 kasus dan diprediksi puncak kasusnya akan berada di bulan Juli ini di minggu kedua atau minggu ketiga,&quot; ujar Jokowi saat memberi pengantar pada rapat terbatas di istana negara, Senin (4/7/2022)

Jokowi juga meminta kepada Kapolri dan Panglima TNI serta kementerian hingga lembaga terkait untuk mendorong pemberian vaksinasi booster.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Puncak Subvarian Omicron Diprediksi Minggu Ketiga Juli, Jokowi Dorong Vaksinasi Booster
&quot;Vaksinasi booster nasional baru mencapai 24,5% saya kira ini terus kita dorong. Saya minta kapolri panglima TNI dan juga kementerian kesehatan dan BNPB untuk mendorong terus agar vaksinasi booster bisa dilakukan terutama di kota-kota yang memiliki interaksi antar masyatakatnya tinggi,&quot; katanya.
Selain itu, Jokowi juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu patuh dan taat dalam menjalani protokol kesehatan.

&quot;Kemudian juga perlu kita gaungkan kembali pentingnya pelaksanaan protokol kesehatan, ini penting karena kita tidak mau pengendalian Covid-19 ini bisa mengganggu ekonomi kita,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memprediksi puncak kasus Covid-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 pada minggu kedua atau ketiga Juli 2022.

&quot;Kembali kita akan mengevaluasi kebijakan PPKM yang kita tahu kasus per 3 Juli kemarin ada sebanyak 1.614 kasus dan diprediksi puncak kasusnya akan berada di bulan Juli ini di minggu kedua atau minggu ketiga,&quot; ujar Jokowi saat memberi pengantar pada rapat terbatas di istana negara, Senin (4/7/2022)

Jokowi juga meminta kepada Kapolri dan Panglima TNI serta kementerian hingga lembaga terkait untuk mendorong pemberian vaksinasi booster.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Puncak Subvarian Omicron Diprediksi Minggu Ketiga Juli, Jokowi Dorong Vaksinasi Booster
&quot;Vaksinasi booster nasional baru mencapai 24,5% saya kira ini terus kita dorong. Saya minta kapolri panglima TNI dan juga kementerian kesehatan dan BNPB untuk mendorong terus agar vaksinasi booster bisa dilakukan terutama di kota-kota yang memiliki interaksi antar masyatakatnya tinggi,&quot; katanya.
Selain itu, Jokowi juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu patuh dan taat dalam menjalani protokol kesehatan.

&quot;Kemudian juga perlu kita gaungkan kembali pentingnya pelaksanaan protokol kesehatan, ini penting karena kita tidak mau pengendalian Covid-19 ini bisa mengganggu ekonomi kita,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
