<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aplikasi MyPertamina Diunduh 5 Juta Pengguna, Dirut Pertamina Klaim Animo Masyarakat Tinggi</title><description>Aplikasi MyPertamina sudah diunduh oleh 5 juta pengguna sejak pembukaan  pendaftaran pengguna BBM jenis Pertalite dan Solar subsidi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/06/320/2624940/aplikasi-mypertamina-diunduh-5-juta-pengguna-dirut-pertamina-klaim-animo-masyarakat-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/06/320/2624940/aplikasi-mypertamina-diunduh-5-juta-pengguna-dirut-pertamina-klaim-animo-masyarakat-tinggi"/><item><title>Aplikasi MyPertamina Diunduh 5 Juta Pengguna, Dirut Pertamina Klaim Animo Masyarakat Tinggi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/06/320/2624940/aplikasi-mypertamina-diunduh-5-juta-pengguna-dirut-pertamina-klaim-animo-masyarakat-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/06/320/2624940/aplikasi-mypertamina-diunduh-5-juta-pengguna-dirut-pertamina-klaim-animo-masyarakat-tinggi</guid><pubDate>Rabu 06 Juli 2022 20:28 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/06/320/2624940/aplikasi-mypertamina-diunduh-5-juta-pengguna-dirut-pertamina-klaim-animo-masyarakat-tinggi-9Bi8pE9Tte.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Beli Pertalite pakai MyPertamina (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/06/320/2624940/aplikasi-mypertamina-diunduh-5-juta-pengguna-dirut-pertamina-klaim-animo-masyarakat-tinggi-9Bi8pE9Tte.jpg</image><title>Beli Pertalite pakai MyPertamina (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Aplikasi MyPertamina sudah diunduh oleh 5 juta pengguna sejak pembukaan pendaftaran pengguna BBM jenis Pertalite dan Solar subsidi. Bahkan, sejak 3 hari pertama pembukaan MyPertamina mencapai 4 juta download.
&quot;MyPertamina sampai 4 juta dan mendaftar itu sampai 50.000 di seluruh Indonesia. Kami melihat animo ini kami buka untuk seluruh Indonesia. Ini akan berlakukan di seluruh Indonesia baik roda dua dan roda empat,&quot; ungkap Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Rabu (6/7/2022).
BACA JUGA:Beli Pertalite dan Solar Subsidi Tanpa MyPertamina Masih Bisa Kok

Nicke menilai ada miss informasi di masyarakat terkait akses aplikasi MyPertamina untuk memperoleh BBM subsidi. Pernyataan ini usai berbagai ulasan negatif di Google Play Store menjelang pelaksanaan pendaftaran BBM jenis Pertalite dan Solar Subsidi menggunakan aplikasi tersebut.
Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, Nicke menjelaskan proses pendistribusian Pertalite dan Solar subsidi untuk kendaraan roda dua dan empat masih dalam proses pendaftaran. Dengan begitu, pihaknya membutuhkan waktu untuk mensosialisasikan aplikasi MyPertamina sebagai instrumen utama masyarakat memperoleh BBM subsidi.
BACA JUGA:Viral Lowongan Buzzer Naikkan Rating MyPertamina, Begini Respon Pertamina 

&quot;Sedikit misleading yang terjadi, kami pahami edukasi terus kami lakukan. Sebetulnya apa yang dilakukan hari ini adalah masa pendaftaran, kendaraan-kendaraan mendaftar untuk mendapatkan QR code,&amp;rdquo; kata Nicke.
Nicke mengingatkan masyarakat yang mendaftar di aplikasi MyPertamina dapat mengakses website Pertamina. Bisa juga datang langsung ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).Setelahnya, masyarakat memperoleh QR code dan di pasang di kaca  kendaraan untuk mempermudah verifikasi pembelian. Artinya, masyarakat  tidak harus mengakses berkali-kali MyPertamina untuk menampilkan QR  Code.
&amp;ldquo;QR Code itu di print saja, kemudian dilaminating di kaca mobil atau  motor sehingga itu memudahkan, sehingga tidak ada lagi  keributan-keributan penggunaan HP di SPBU, jadi hanya sekali saja untuk  mendaftarkan nomor polisi,&amp;rdquo; ungkap Nicke.
Penggunaan platform itu, kata dia, juga merupakan upaya pencegahan  potensi terjadinya penyelewengan atau kasus penyalahgunaan BBM  bersubsidi di lapangan.
BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar saat ini masih banyak  dikonsumsi oleh masyarakat golongan menengah ke atas dengan komposisi  hampir 60% terkaya menikmati hampir dari 80% dari total konsumsi BBM  subsidi. Sedangkan masyarakat miskin dan rentan atau 40% terbawah hanya  menikmati sekitar 20% dari BBM bersubsidi tersebut.
Bahkan, pemerintah saat ini sudah mengeluarkan subsidi energi hingga  Rp520 triliun yang sebagian besar adalah BBM bersubsidi. Pengaturan  pembelian BBM bersubsidi melalui MyPertamina dinilai menekan kuota agar  tidak melebihi batas yang sudah ditetapkan pemerintah.</description><content:encoded>JAKARTA - Aplikasi MyPertamina sudah diunduh oleh 5 juta pengguna sejak pembukaan pendaftaran pengguna BBM jenis Pertalite dan Solar subsidi. Bahkan, sejak 3 hari pertama pembukaan MyPertamina mencapai 4 juta download.
&quot;MyPertamina sampai 4 juta dan mendaftar itu sampai 50.000 di seluruh Indonesia. Kami melihat animo ini kami buka untuk seluruh Indonesia. Ini akan berlakukan di seluruh Indonesia baik roda dua dan roda empat,&quot; ungkap Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Rabu (6/7/2022).
BACA JUGA:Beli Pertalite dan Solar Subsidi Tanpa MyPertamina Masih Bisa Kok

Nicke menilai ada miss informasi di masyarakat terkait akses aplikasi MyPertamina untuk memperoleh BBM subsidi. Pernyataan ini usai berbagai ulasan negatif di Google Play Store menjelang pelaksanaan pendaftaran BBM jenis Pertalite dan Solar Subsidi menggunakan aplikasi tersebut.
Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, Nicke menjelaskan proses pendistribusian Pertalite dan Solar subsidi untuk kendaraan roda dua dan empat masih dalam proses pendaftaran. Dengan begitu, pihaknya membutuhkan waktu untuk mensosialisasikan aplikasi MyPertamina sebagai instrumen utama masyarakat memperoleh BBM subsidi.
BACA JUGA:Viral Lowongan Buzzer Naikkan Rating MyPertamina, Begini Respon Pertamina 

&quot;Sedikit misleading yang terjadi, kami pahami edukasi terus kami lakukan. Sebetulnya apa yang dilakukan hari ini adalah masa pendaftaran, kendaraan-kendaraan mendaftar untuk mendapatkan QR code,&amp;rdquo; kata Nicke.
Nicke mengingatkan masyarakat yang mendaftar di aplikasi MyPertamina dapat mengakses website Pertamina. Bisa juga datang langsung ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).Setelahnya, masyarakat memperoleh QR code dan di pasang di kaca  kendaraan untuk mempermudah verifikasi pembelian. Artinya, masyarakat  tidak harus mengakses berkali-kali MyPertamina untuk menampilkan QR  Code.
&amp;ldquo;QR Code itu di print saja, kemudian dilaminating di kaca mobil atau  motor sehingga itu memudahkan, sehingga tidak ada lagi  keributan-keributan penggunaan HP di SPBU, jadi hanya sekali saja untuk  mendaftarkan nomor polisi,&amp;rdquo; ungkap Nicke.
Penggunaan platform itu, kata dia, juga merupakan upaya pencegahan  potensi terjadinya penyelewengan atau kasus penyalahgunaan BBM  bersubsidi di lapangan.
BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar saat ini masih banyak  dikonsumsi oleh masyarakat golongan menengah ke atas dengan komposisi  hampir 60% terkaya menikmati hampir dari 80% dari total konsumsi BBM  subsidi. Sedangkan masyarakat miskin dan rentan atau 40% terbawah hanya  menikmati sekitar 20% dari BBM bersubsidi tersebut.
Bahkan, pemerintah saat ini sudah mengeluarkan subsidi energi hingga  Rp520 triliun yang sebagian besar adalah BBM bersubsidi. Pengaturan  pembelian BBM bersubsidi melalui MyPertamina dinilai menekan kuota agar  tidak melebihi batas yang sudah ditetapkan pemerintah.</content:encoded></item></channel></rss>
