<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OJK Catat Kredit Perbankan Tembus Rp6.012,4 Triliun pada Mei 2022</title><description>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan fungsi intermediasi perbankan pada Mei 2022 mencatatkan peningkatan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/06/320/2624947/ojk-catat-kredit-perbankan-tembus-rp6-012-4-triliun-pada-mei-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/06/320/2624947/ojk-catat-kredit-perbankan-tembus-rp6-012-4-triliun-pada-mei-2022"/><item><title>OJK Catat Kredit Perbankan Tembus Rp6.012,4 Triliun pada Mei 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/06/320/2624947/ojk-catat-kredit-perbankan-tembus-rp6-012-4-triliun-pada-mei-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/06/320/2624947/ojk-catat-kredit-perbankan-tembus-rp6-012-4-triliun-pada-mei-2022</guid><pubDate>Rabu 06 Juli 2022 20:38 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/06/320/2624947/ojk-catat-kredit-perbankan-tembus-rp6-012-4-triliun-pada-mei-2022-kww0WVCrOa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kredit perbankan pada Mei 2022 tumbuh 9% (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/06/320/2624947/ojk-catat-kredit-perbankan-tembus-rp6-012-4-triliun-pada-mei-2022-kww0WVCrOa.jpg</image><title>Kredit perbankan pada Mei 2022 tumbuh 9% (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan fungsi intermediasi perbankan pada Mei 2022 mencatatkan peningkatan. Adapun kredit perbankan pada Mei 2022 meningkat 9,03%.
BACA JUGA:Bos BI: Performa Kredit Perbankan Kian Membaik hingga Tumbuh 9,03%

&quot;Penyaluran kredit oleh perbankan Mei 2022 sebesar Rp6.012,4 triliun atau tumbuh 9,03% secara year on year. Pertumbuhan kredit didorong peningkatan pada kredit oleh debitur UMKM dan ritel yang tumbuh 10,69% secara year on year,&quot; kata Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot, Rabu (6/7/2022).
BACA JUGA:Masih Tahap Recovery, Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh 8,8%

Dia menambahkan, secara sektoral mayoritas sektor utama kredit mencatatkan kenaikan dengan kenaikan terbesar pada sektor manufaktur sebesar 12,4% dan sektor perdagangan sebesar 12,1% secara month to month. Sejalan dengan kredit, dana pihak ketiga (DPK). DPK pada Mei 2022 mencatatkan pertumbuhan 9,93% secara year on year didorong oleh kenaikan giro.
Di tengah perkembangan tersebut, pasar saham Indonesia terpantau terkoreksi. Terkoreksinya pasar saham Indonesia seiring dengan capital outflow di mayoritas negara berkembang.&quot;Pada 28 Juni 2022, IHSG tutup di angka 6.996,46 koreksi di pasar  saham Indonesia seiring dengan Capital outflow di mayoritas negara  berkembang, sebagai bentuk risk off investor merespons peningkatan suku  bunga acuan The Fed 75 bps pada Juni 2022,&quot; jelasnya.
Namun dia mengungkapkan, penghimpunan dana di pasar modal tercatat  sebesar 102,9 Triliun Rupiah meningkat dibandingkan bulan sebelumnya dan  emiten baru tercatat sebanyak 22 emiten.</description><content:encoded>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan fungsi intermediasi perbankan pada Mei 2022 mencatatkan peningkatan. Adapun kredit perbankan pada Mei 2022 meningkat 9,03%.
BACA JUGA:Bos BI: Performa Kredit Perbankan Kian Membaik hingga Tumbuh 9,03%

&quot;Penyaluran kredit oleh perbankan Mei 2022 sebesar Rp6.012,4 triliun atau tumbuh 9,03% secara year on year. Pertumbuhan kredit didorong peningkatan pada kredit oleh debitur UMKM dan ritel yang tumbuh 10,69% secara year on year,&quot; kata Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot, Rabu (6/7/2022).
BACA JUGA:Masih Tahap Recovery, Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh 8,8%

Dia menambahkan, secara sektoral mayoritas sektor utama kredit mencatatkan kenaikan dengan kenaikan terbesar pada sektor manufaktur sebesar 12,4% dan sektor perdagangan sebesar 12,1% secara month to month. Sejalan dengan kredit, dana pihak ketiga (DPK). DPK pada Mei 2022 mencatatkan pertumbuhan 9,93% secara year on year didorong oleh kenaikan giro.
Di tengah perkembangan tersebut, pasar saham Indonesia terpantau terkoreksi. Terkoreksinya pasar saham Indonesia seiring dengan capital outflow di mayoritas negara berkembang.&quot;Pada 28 Juni 2022, IHSG tutup di angka 6.996,46 koreksi di pasar  saham Indonesia seiring dengan Capital outflow di mayoritas negara  berkembang, sebagai bentuk risk off investor merespons peningkatan suku  bunga acuan The Fed 75 bps pada Juni 2022,&quot; jelasnya.
Namun dia mengungkapkan, penghimpunan dana di pasar modal tercatat  sebesar 102,9 Triliun Rupiah meningkat dibandingkan bulan sebelumnya dan  emiten baru tercatat sebanyak 22 emiten.</content:encoded></item></channel></rss>
