<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahasiswa Diajak Jadi Eksportir, Perhatikan Saran Berikut!</title><description>Mahasiswa diajarkan menjadi eksportir muda demi mewujudkan visi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/06/455/2624700/mahasiswa-diajak-jadi-eksportir-perhatikan-saran-berikut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/06/455/2624700/mahasiswa-diajak-jadi-eksportir-perhatikan-saran-berikut"/><item><title>Mahasiswa Diajak Jadi Eksportir, Perhatikan Saran Berikut!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/06/455/2624700/mahasiswa-diajak-jadi-eksportir-perhatikan-saran-berikut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/06/455/2624700/mahasiswa-diajak-jadi-eksportir-perhatikan-saran-berikut</guid><pubDate>Rabu 06 Juli 2022 15:30 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/06/455/2624700/mahasiswa-diajak-jadi-eksportir-perhatikan-saran-berikut-88gEZjnEt3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Generasi milenial diajak jadi eksportir (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/06/455/2624700/mahasiswa-diajak-jadi-eksportir-perhatikan-saran-berikut-88gEZjnEt3.jpg</image><title>Generasi milenial diajak jadi eksportir (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Mahasiswa diajarkan menjadi eksportir muda demi mewujudkan visi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Kementerian Keuangan RI berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menyelenggarakan rangkaian kegiatan Road to Ministry of Finance (MOFEST) tahun 2022.
Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI, Heru Pambudi memperkenalkan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank sebagai #SpecialMissionVehicle di bawah Kementerian Keuangan RI yang dapat membantu para pelaku usaha untuk menjadi eksportir. Selain program pelatihan dan pendampingan, LPEI juga dapat memberikan fasilitas pembiayaan kepada para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya ke pasar global.
BACA JUGA:Indonesia Larang Ekspor Timah Tahun Depan

&amp;ldquo;Disini ada LPEI, lembaga yang memiliki mandat mendorong ekspor nasional melalui Pembiayaan, Penjaminan, Asuransi dan Jasa Konsultasi. Bagi adik-adik mahasiswa yang ingin jadi pengusaha berorientasi ekspor dapat menghubungi LPEI,&amp;rdquo; ucap Heru Pambudi saat memberikan sambutan, Rabu (6/7/2022).
Heru Pambudi menambahkan, &amp;ldquo;Generasi muda Indonesia hari ini akan menjadi generasi muda yang siap dan mumpuni membawa Indonesia menuju Indonesia emas 2045.&amp;rdquo;
BACA JUGA:Rupiah Tertekan ke Rp15.000/USD, Begini Dampak pada Ekspor-Impor RI

Kegiatan Mofest 2022 yang mengusung tema &amp;ldquo;Master Your Future atau Taklukkan Masa Depanmu&amp;rdquo; ini dimeriahkan dengan Mofest talkshow yang menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang profesi dan pendidikan, mulai dari beautypreneur, co-founder, awardee LPDP hingga Kepala Departemen LPEI untuk membagikan wawasan dan pengalaman inspiratif kepada para peserta Mofest
LPEI berpartisipasi menjadi salah satu narasumber pada sesi talkshow &amp;ldquo;Equipping The Next Youngpreneur&amp;rdquo;. Kepala Departemen Jasa Konsultasi LPEI, Nilla Meiditha menyampaikan bahwa untuk mendukung Indonesia Emas 2045, LPEI siap memberikan fasilitas bagi generasi muda Indonesia yang ingin menjadi pengusaha muda berorientasi ekspor.&amp;ldquo;Apabila adik-adik mahasiswa yang ingin menjadi pelaku usaha ekspor  atau mungkin sudah punya bisnis tapi tidak tahu bagaimana caranya untuk  ekpor, adik-adik dapat menghubungi LPEI untuk mendapatkan pendampingan,  pelatihan hingga fasilitas business matching dan akses ke marketplace  global,&amp;rdquo; jelas Nilla Meiditha.
Selain Talkshow, LPEI juga ikut berpartisipasi pada Mofest Expo yang  digelar secara bersamaan untuk memberikan layanan informasi mengenai  LPEI, produk dan kegiatan Jasa Konsultasi bagi para peserta yang hadir  di acara tersebut.
Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini mendapatkan  antusiasme yang luar biasa dari para peserta. Terbukti, lebih dari 400  peserta mengikuti acara ini baik secara fisik maupun daring.
Pada kesempatan yang terpisah, Direktur Pelaksana Bidang Hubungan  Kelembagaan LPEI, Chesna F. Anwar menyampaikan bahwa LPEI menerapkan  beberapa strategi untuk membantu para pelaku UKM agar naik kelas. &amp;ldquo;Kami  memiliki program Coaching Program for New Exporter (CPNE) berupa  pelatihan dan pendampingan ekspor kepada calon eksportir dan juga  pendampingan berupa business matching melalui program Marketing  Handholding,&amp;rdquo; papar Chesna F. Anwar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Mahasiswa diajarkan menjadi eksportir muda demi mewujudkan visi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Kementerian Keuangan RI berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menyelenggarakan rangkaian kegiatan Road to Ministry of Finance (MOFEST) tahun 2022.
Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI, Heru Pambudi memperkenalkan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank sebagai #SpecialMissionVehicle di bawah Kementerian Keuangan RI yang dapat membantu para pelaku usaha untuk menjadi eksportir. Selain program pelatihan dan pendampingan, LPEI juga dapat memberikan fasilitas pembiayaan kepada para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya ke pasar global.
BACA JUGA:Indonesia Larang Ekspor Timah Tahun Depan

&amp;ldquo;Disini ada LPEI, lembaga yang memiliki mandat mendorong ekspor nasional melalui Pembiayaan, Penjaminan, Asuransi dan Jasa Konsultasi. Bagi adik-adik mahasiswa yang ingin jadi pengusaha berorientasi ekspor dapat menghubungi LPEI,&amp;rdquo; ucap Heru Pambudi saat memberikan sambutan, Rabu (6/7/2022).
Heru Pambudi menambahkan, &amp;ldquo;Generasi muda Indonesia hari ini akan menjadi generasi muda yang siap dan mumpuni membawa Indonesia menuju Indonesia emas 2045.&amp;rdquo;
BACA JUGA:Rupiah Tertekan ke Rp15.000/USD, Begini Dampak pada Ekspor-Impor RI

Kegiatan Mofest 2022 yang mengusung tema &amp;ldquo;Master Your Future atau Taklukkan Masa Depanmu&amp;rdquo; ini dimeriahkan dengan Mofest talkshow yang menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang profesi dan pendidikan, mulai dari beautypreneur, co-founder, awardee LPDP hingga Kepala Departemen LPEI untuk membagikan wawasan dan pengalaman inspiratif kepada para peserta Mofest
LPEI berpartisipasi menjadi salah satu narasumber pada sesi talkshow &amp;ldquo;Equipping The Next Youngpreneur&amp;rdquo;. Kepala Departemen Jasa Konsultasi LPEI, Nilla Meiditha menyampaikan bahwa untuk mendukung Indonesia Emas 2045, LPEI siap memberikan fasilitas bagi generasi muda Indonesia yang ingin menjadi pengusaha muda berorientasi ekspor.&amp;ldquo;Apabila adik-adik mahasiswa yang ingin menjadi pelaku usaha ekspor  atau mungkin sudah punya bisnis tapi tidak tahu bagaimana caranya untuk  ekpor, adik-adik dapat menghubungi LPEI untuk mendapatkan pendampingan,  pelatihan hingga fasilitas business matching dan akses ke marketplace  global,&amp;rdquo; jelas Nilla Meiditha.
Selain Talkshow, LPEI juga ikut berpartisipasi pada Mofest Expo yang  digelar secara bersamaan untuk memberikan layanan informasi mengenai  LPEI, produk dan kegiatan Jasa Konsultasi bagi para peserta yang hadir  di acara tersebut.
Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini mendapatkan  antusiasme yang luar biasa dari para peserta. Terbukti, lebih dari 400  peserta mengikuti acara ini baik secara fisik maupun daring.
Pada kesempatan yang terpisah, Direktur Pelaksana Bidang Hubungan  Kelembagaan LPEI, Chesna F. Anwar menyampaikan bahwa LPEI menerapkan  beberapa strategi untuk membantu para pelaku UKM agar naik kelas. &amp;ldquo;Kami  memiliki program Coaching Program for New Exporter (CPNE) berupa  pelatihan dan pendampingan ekspor kepada calon eksportir dan juga  pendampingan berupa business matching melalui program Marketing  Handholding,&amp;rdquo; papar Chesna F. Anwar.</content:encoded></item></channel></rss>
