<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Strategi OJK Kejar Indeks Literasi Keuangan 90% di 2024</title><description>Peningkatan literasi konsumen sektor jasa keuangan tidak serta merta menjadi tugas regulator saja.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/07/320/2625430/strategi-ojk-kejar-indeks-literasi-keuangan-90-di-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/07/320/2625430/strategi-ojk-kejar-indeks-literasi-keuangan-90-di-2024"/><item><title>Strategi OJK Kejar Indeks Literasi Keuangan 90% di 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/07/320/2625430/strategi-ojk-kejar-indeks-literasi-keuangan-90-di-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/07/320/2625430/strategi-ojk-kejar-indeks-literasi-keuangan-90-di-2024</guid><pubDate>Kamis 07 Juli 2022 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Viola Triamanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/07/320/2625430/strategi-ojk-kejar-indeks-literasi-keuangan-90-di-2024-71nUvC4jC6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Inklusi Keuangan ditargetkan capai 90% di 2024 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/07/320/2625430/strategi-ojk-kejar-indeks-literasi-keuangan-90-di-2024-71nUvC4jC6.jpg</image><title>Indeks Inklusi Keuangan ditargetkan capai 90% di 2024 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Peningkatan literasi keuangan konsumen sektor jasa keuangan tidak serta merta menjadi tugas regulator saja. Namun juga merupakan tugas bersama semua pihak, khususnya pelaku jasa keuangan itu sendiri.
Menurutnya pelaksanaan program edukasi keuangan juga merupakan wujud sinergi antara seluruh pemangku kepentingan yang dilakukan secara sistematis, terstruktur, dan berkesinambungan.
BACA JUGA:Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda Bersama MotionBanking dan PT POS

&amp;ldquo;Untuk ke depannya, OJK akan menerbitkan lagi ketentuan terkait pelaksanaan program literasi keuangan untuk mendukung pencapaian target Pemerintah atas Indeks Inklusi Keuangan sebesar 90% pada tahun 2024,&amp;rdquo; kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Kamis (7/7/2022).
Dia juga mengatakan bahwa kegiatan peningkatan Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan wajib dilakukan setiap tahun oleh pelaku jasa keuangan dan terpisah dari kegiatan marketing serta wajib untuk dilaporkan kepada regulator.
BACA JUGA:Fenomena Penipuan Crazy Rich dan Investasi Bodong! Stop dengan Literasi Keuangan

Wimboh Santoso melanjutkan program Edukasi Keuangan yang dilakukan tidak hanya mencakup karakteristik serta manfaat produk dan/atau layanan keuangan namun juga mencakup risiko, cara mengakses dan penanganan pengaduan dan penyelesaian sengketa.&amp;ldquo;Hal ini untuk mencapai tujuan perlindungan konsumen yang tidak hanya  meningkatkan literasi namun juga bermanfaat bagi peningkatan  kesejahteraan masyarakat,&amp;ldquo; jelasnya.
Sementara itu, seluruh Direktur Utama Lembaga Jasa Keuangan di  Indonesia, dan seluruh konsumen sektor jasa keuangan sudah berkomitmen  meningkatkan perlindungan konsumen serta meningkatkan literasi  masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan.
&amp;ldquo;Sebagai salah satu bentuk komitmen bersama tersebut, kami juga  meresmikan sebanyak 54 mobil SIMOLEK (Si Mobil Literasi dan Edukasi  Konsumen) yang akan dipergunakan untuk pelaksanaan berbagai program  edukasi dan literasi keuangan di seluruh wilayah Indonesia termasuk  daerah terluar di Indonesia,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Peningkatan literasi keuangan konsumen sektor jasa keuangan tidak serta merta menjadi tugas regulator saja. Namun juga merupakan tugas bersama semua pihak, khususnya pelaku jasa keuangan itu sendiri.
Menurutnya pelaksanaan program edukasi keuangan juga merupakan wujud sinergi antara seluruh pemangku kepentingan yang dilakukan secara sistematis, terstruktur, dan berkesinambungan.
BACA JUGA:Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda Bersama MotionBanking dan PT POS

&amp;ldquo;Untuk ke depannya, OJK akan menerbitkan lagi ketentuan terkait pelaksanaan program literasi keuangan untuk mendukung pencapaian target Pemerintah atas Indeks Inklusi Keuangan sebesar 90% pada tahun 2024,&amp;rdquo; kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Kamis (7/7/2022).
Dia juga mengatakan bahwa kegiatan peningkatan Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan wajib dilakukan setiap tahun oleh pelaku jasa keuangan dan terpisah dari kegiatan marketing serta wajib untuk dilaporkan kepada regulator.
BACA JUGA:Fenomena Penipuan Crazy Rich dan Investasi Bodong! Stop dengan Literasi Keuangan

Wimboh Santoso melanjutkan program Edukasi Keuangan yang dilakukan tidak hanya mencakup karakteristik serta manfaat produk dan/atau layanan keuangan namun juga mencakup risiko, cara mengakses dan penanganan pengaduan dan penyelesaian sengketa.&amp;ldquo;Hal ini untuk mencapai tujuan perlindungan konsumen yang tidak hanya  meningkatkan literasi namun juga bermanfaat bagi peningkatan  kesejahteraan masyarakat,&amp;ldquo; jelasnya.
Sementara itu, seluruh Direktur Utama Lembaga Jasa Keuangan di  Indonesia, dan seluruh konsumen sektor jasa keuangan sudah berkomitmen  meningkatkan perlindungan konsumen serta meningkatkan literasi  masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan.
&amp;ldquo;Sebagai salah satu bentuk komitmen bersama tersebut, kami juga  meresmikan sebanyak 54 mobil SIMOLEK (Si Mobil Literasi dan Edukasi  Konsumen) yang akan dipergunakan untuk pelaksanaan berbagai program  edukasi dan literasi keuangan di seluruh wilayah Indonesia termasuk  daerah terluar di Indonesia,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
