<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut Targetkan Produksi Sawit RI Naik Jadi 12 Ton/Hektare</title><description>Produktivitas kelapa sawit di Indonesia ditargetkan meningkat dalam lima tahun ke depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/07/320/2625439/menko-luhut-targetkan-produksi-sawit-ri-naik-jadi-12-ton-hektare</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/07/320/2625439/menko-luhut-targetkan-produksi-sawit-ri-naik-jadi-12-ton-hektare"/><item><title>Menko Luhut Targetkan Produksi Sawit RI Naik Jadi 12 Ton/Hektare</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/07/320/2625439/menko-luhut-targetkan-produksi-sawit-ri-naik-jadi-12-ton-hektare</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/07/320/2625439/menko-luhut-targetkan-produksi-sawit-ri-naik-jadi-12-ton-hektare</guid><pubDate>Kamis 07 Juli 2022 16:10 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Fauzan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/07/320/2625439/menko-luhut-targetkan-produksi-sawit-ri-naik-jadi-12-ton-hektare-KNTv1XepzG.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut ingin produktivitas kelapa sawit meningkat (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/07/320/2625439/menko-luhut-targetkan-produksi-sawit-ri-naik-jadi-12-ton-hektare-KNTv1XepzG.jpeg</image><title>Luhut ingin produktivitas kelapa sawit meningkat (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA - Produktivitas kelapa sawit di Indonesia ditargetkan meningkat dalam lima tahun ke depan. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan ingin produktivitas kelapa sawit di Indonesia bisa mencapai 10-12 ton per hektare (ha).
BACA JUGA:Masuk Area Perkantoran hingga Mal Wajib Vaksin Booster, Ini Kata Luhut

Menurut dia, saat ini produktivitas kebun kelapa sawit di Indonesia, rata-rata cuma 4-5 ton per hektare.
&quot;Kita mau naikkan yield-nya atau produksi per hektare kelapa sawit mungkin dari 3, 4, atau 5 ton per hektare. Kita mau coba ke 10-12 ton per hektare dalam 5-10 tahun ke depan caranya gimana,&quot; ujar Luhut di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (7/7/2022).
BACA JUGA:Luhut Minta Mendag Tambah Kuota Ekspor Produsen Minyak Goreng 7 Kali Lipat

Luhut membeberkan pemerintah ingin mengembangkan benih genomik. Pengembangan benih genomik sudah dilakukan di Malaysia.&quot;Kita mau coba genomik itu bisa sampai 10 ton lebih. Genomik itu  tadi, Malaysia sudah bisa kemarin datang ke saya produksi sudah 10 ton,&quot;  ujar Luhut.
Mantan prajurit Kopassus itu mengatakan sejauh ini pengembangan benih  di Indonesia baru GMO, sedangkan benih genomik lebih mutakhir.
&quot;Nanti kita mau coba, harus hati-hati juga. Kita nggak mau GMO maunya  genomik, beda ya. Yield-nya kita coba supaya naik,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Produktivitas kelapa sawit di Indonesia ditargetkan meningkat dalam lima tahun ke depan. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan ingin produktivitas kelapa sawit di Indonesia bisa mencapai 10-12 ton per hektare (ha).
BACA JUGA:Masuk Area Perkantoran hingga Mal Wajib Vaksin Booster, Ini Kata Luhut

Menurut dia, saat ini produktivitas kebun kelapa sawit di Indonesia, rata-rata cuma 4-5 ton per hektare.
&quot;Kita mau naikkan yield-nya atau produksi per hektare kelapa sawit mungkin dari 3, 4, atau 5 ton per hektare. Kita mau coba ke 10-12 ton per hektare dalam 5-10 tahun ke depan caranya gimana,&quot; ujar Luhut di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (7/7/2022).
BACA JUGA:Luhut Minta Mendag Tambah Kuota Ekspor Produsen Minyak Goreng 7 Kali Lipat

Luhut membeberkan pemerintah ingin mengembangkan benih genomik. Pengembangan benih genomik sudah dilakukan di Malaysia.&quot;Kita mau coba genomik itu bisa sampai 10 ton lebih. Genomik itu  tadi, Malaysia sudah bisa kemarin datang ke saya produksi sudah 10 ton,&quot;  ujar Luhut.
Mantan prajurit Kopassus itu mengatakan sejauh ini pengembangan benih  di Indonesia baru GMO, sedangkan benih genomik lebih mutakhir.
&quot;Nanti kita mau coba, harus hati-hati juga. Kita nggak mau GMO maunya  genomik, beda ya. Yield-nya kita coba supaya naik,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
