<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjualan Listrik PLN Naik Jadi Rp14 Triliun</title><description>Penjualan listrik PT PLN (Persero) mengalami peningkatan. PLN mencatat pendapatan penjualan listrik mencapai Rp14 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/08/320/2626180/penjualan-listrik-pln-naik-jadi-rp14-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/08/320/2626180/penjualan-listrik-pln-naik-jadi-rp14-triliun"/><item><title>Penjualan Listrik PLN Naik Jadi Rp14 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/08/320/2626180/penjualan-listrik-pln-naik-jadi-rp14-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/08/320/2626180/penjualan-listrik-pln-naik-jadi-rp14-triliun</guid><pubDate>Jum'at 08 Juli 2022 16:55 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/08/320/2626180/penjualan-listrik-pln-naik-jadi-rp14-triliun-yiGelVLH8q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjualan listrik PLN alami kenaikan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/08/320/2626180/penjualan-listrik-pln-naik-jadi-rp14-triliun-yiGelVLH8q.jpg</image><title>Penjualan listrik PLN alami kenaikan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Penjualan listrik PT PLN (Persero) mengalami peningkatan. PLN mencatat pendapatan penjualan listrik mencapai Rp14 triliun.
Untuk peningkatan kontribusi pajak Rp5,7 triliun serta penurunan biaya pokok penyediaan (BPP) listrik Rp15 per kilowatt hour (kWh).
BACA JUGA:Foxconn Bakal Masuk Indonesia, Bantu Garap Kendaraan Listrik hingga IKN

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan dalam beberapa tahun belakang, banyak tantangan yang membutuhkan perubahan yang cepat, dimulai dari perubahan iklim, disrupsi teknologi dan situasi geopolitik dunia.
Menurutnya krisis energi akibat kondisi geopolitik yang tidak menentu, salah satunya perang Rusia-Ukraina menyebabkan harga energi primer melonjak naik dan mengakibatkan krisis energi di dunia. Hal ini berimplikasi pada kebutuhan Indonesia akan gas dan bahan bakar minyak impor pun ikut terdampak.
BACA JUGA:Tarif Listrik Golongan Rumah Tangga Naik

&quot;Transisi ke energi domestik menjadi sebuah kebutuhan bangsa dan solusi ke depan dalam menghadapi tantangan ini,&quot; ungkap dia, Jumat (8/7/2022).
PLN sebagai ujung tombak transisi energi di Tanah Air serta jantung perekonomian nasional dituntut untuk memperkuat wawasan lingkungan, melanjutkan transformasi digital dan menyiapkan pasokan energi primer yang stabil.
&quot;Era yang penuh disrupsi seperti saat ini semua bergerak sangat cepat. PLN sebagai BUMN perlu trengginas dan adaptable dalam menjawab tantangan dunia,&quot; kata Darmawan.Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan Transformasi pada  struktur organisasi dan proses bisnis. PLN melakukan pembenahan  organisasi guna membuat proses bisnis lebih baik dan cepat. Terutama,  pengambilan keputusan perlu langkah cepat dalam mengeluarkan kebijakan  dan peningkatan layanan kepada masyarakat.
&quot;Transformasi mengubah yang sebelumnya kompleks, berbelit, pelayanan  lambat, kontraproduktif menjadi streamlined, lincah, sederhana, dinamis,  dan profesional,&quot; kata dia.
Dengan transformasi berkelanjutan, kanjut Darmawan, korporasi akan  mampu bertahan di tengah terjangan disrupsi, bahkan menjadi kekuatan  nasional dalam melayani masyarakat di sektor ketenagalistrikan dan  pengembangan bisnis lain.
Darmawan memastikan PLN harus bisa menjadi The Future Energy  Provider. Selain itu, langkah transformasi tata kelola perusahaan ini  juga dilakukan untuk memberikan multiplier effect bagi masyarakat secara  keseluruhan dan memberi nilai tambah bagi negara.
&quot;Kita satu tujuan, agar PLN semakin kokoh. Kita satu perjuangan untuk  terus bertransformasi, dan membuat PLN menjadi lebih baik,&quot; ungkap dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Penjualan listrik PT PLN (Persero) mengalami peningkatan. PLN mencatat pendapatan penjualan listrik mencapai Rp14 triliun.
Untuk peningkatan kontribusi pajak Rp5,7 triliun serta penurunan biaya pokok penyediaan (BPP) listrik Rp15 per kilowatt hour (kWh).
BACA JUGA:Foxconn Bakal Masuk Indonesia, Bantu Garap Kendaraan Listrik hingga IKN

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan dalam beberapa tahun belakang, banyak tantangan yang membutuhkan perubahan yang cepat, dimulai dari perubahan iklim, disrupsi teknologi dan situasi geopolitik dunia.
Menurutnya krisis energi akibat kondisi geopolitik yang tidak menentu, salah satunya perang Rusia-Ukraina menyebabkan harga energi primer melonjak naik dan mengakibatkan krisis energi di dunia. Hal ini berimplikasi pada kebutuhan Indonesia akan gas dan bahan bakar minyak impor pun ikut terdampak.
BACA JUGA:Tarif Listrik Golongan Rumah Tangga Naik

&quot;Transisi ke energi domestik menjadi sebuah kebutuhan bangsa dan solusi ke depan dalam menghadapi tantangan ini,&quot; ungkap dia, Jumat (8/7/2022).
PLN sebagai ujung tombak transisi energi di Tanah Air serta jantung perekonomian nasional dituntut untuk memperkuat wawasan lingkungan, melanjutkan transformasi digital dan menyiapkan pasokan energi primer yang stabil.
&quot;Era yang penuh disrupsi seperti saat ini semua bergerak sangat cepat. PLN sebagai BUMN perlu trengginas dan adaptable dalam menjawab tantangan dunia,&quot; kata Darmawan.Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan Transformasi pada  struktur organisasi dan proses bisnis. PLN melakukan pembenahan  organisasi guna membuat proses bisnis lebih baik dan cepat. Terutama,  pengambilan keputusan perlu langkah cepat dalam mengeluarkan kebijakan  dan peningkatan layanan kepada masyarakat.
&quot;Transformasi mengubah yang sebelumnya kompleks, berbelit, pelayanan  lambat, kontraproduktif menjadi streamlined, lincah, sederhana, dinamis,  dan profesional,&quot; kata dia.
Dengan transformasi berkelanjutan, kanjut Darmawan, korporasi akan  mampu bertahan di tengah terjangan disrupsi, bahkan menjadi kekuatan  nasional dalam melayani masyarakat di sektor ketenagalistrikan dan  pengembangan bisnis lain.
Darmawan memastikan PLN harus bisa menjadi The Future Energy  Provider. Selain itu, langkah transformasi tata kelola perusahaan ini  juga dilakukan untuk memberikan multiplier effect bagi masyarakat secara  keseluruhan dan memberi nilai tambah bagi negara.
&quot;Kita satu tujuan, agar PLN semakin kokoh. Kita satu perjuangan untuk  terus bertransformasi, dan membuat PLN menjadi lebih baik,&quot; ungkap dia.</content:encoded></item></channel></rss>
