<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belanja Online Meroket, Transaksi Digital RI Tembus Rp410 Triliun   </title><description>Transaksi keuangan digital Indonesia mengalami kenaikan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/11/320/2627263/belanja-online-meroket-transaksi-digital-ri-tembus-rp410-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/11/320/2627263/belanja-online-meroket-transaksi-digital-ri-tembus-rp410-triliun"/><item><title>Belanja Online Meroket, Transaksi Digital RI Tembus Rp410 Triliun   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/11/320/2627263/belanja-online-meroket-transaksi-digital-ri-tembus-rp410-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/11/320/2627263/belanja-online-meroket-transaksi-digital-ri-tembus-rp410-triliun</guid><pubDate>Senin 11 Juli 2022 09:34 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/11/320/2627263/belanja-online-meroket-transaksi-digital-ri-tembus-rp410-triliun-wDxGGWP52F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Transaksi Digital RI Capai Rp410 Triliun. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/11/320/2627263/belanja-online-meroket-transaksi-digital-ri-tembus-rp410-triliun-wDxGGWP52F.jpg</image><title>Transaksi Digital RI Capai Rp410 Triliun. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>BALI - Transaksi keuangan digital Indonesia mengalami kenaikan. Di sisi perdagangan digital selama 2021 mencapai Rp410 triliun seiring meningkatnya kegiatan belanja online.
&quot;2021 perdagangan digital Rp410 triliun seiring naiknya ekpektasi referensi belanja online dan digukung sistem pembayaran digital,&quot; kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Senin (11/7/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;7 Aduan Belanja Online yang Sering Dikeluhkan Konsumen
Lebih lanjut Airlangga mengatakan, potensi ekonomi digital bisa naik hingga 8 kali lipat menjadi Rp4.531 triliun pada 2030. Adapun nilai uang elektronik naik 32,25% dan transaksi QRIS tumbuh 245%.
Baca Juga:&amp;nbsp;4 Fakta Menarik Belanja Online Bakal Kena Bea Meterai, Siapa yang Tanggung Penjual atau Konsumen
&quot;Indoensia menjadi tuan rumah dan tujuan investasi digital terpopuler di Asia Tenggara mewakili 40% dari digitalisasi di Asia Tenggara yang belanjanya Rp300 triliun dan didukung oleh perbaikan iklim usaha yang inklusif,&quot; ujarnya.Menko Airlangga menuturkan, digitalisasi ekonomi dan keuangan terus terakselerasi dengan perbaikan capaian dan inklusif keuangan. Berdasarkan suveri keuangan ekonomi yang inklusif yang diselenggarakan oleh BI dan BNKI.
&quot;Kita optimis inklusi keuangan Indonesia telah ditargetkan dia angka 90% pada 2024 dan dengan kekuatan sinergi dan akselerasi, implementasi di tingkat nasional. Digitalisasi perlu dijaga dengan penguatan sinergi dan investasi dan kebijakan sebagai pondasi untuk membangun idnoensia maju,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>BALI - Transaksi keuangan digital Indonesia mengalami kenaikan. Di sisi perdagangan digital selama 2021 mencapai Rp410 triliun seiring meningkatnya kegiatan belanja online.
&quot;2021 perdagangan digital Rp410 triliun seiring naiknya ekpektasi referensi belanja online dan digukung sistem pembayaran digital,&quot; kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Senin (11/7/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;7 Aduan Belanja Online yang Sering Dikeluhkan Konsumen
Lebih lanjut Airlangga mengatakan, potensi ekonomi digital bisa naik hingga 8 kali lipat menjadi Rp4.531 triliun pada 2030. Adapun nilai uang elektronik naik 32,25% dan transaksi QRIS tumbuh 245%.
Baca Juga:&amp;nbsp;4 Fakta Menarik Belanja Online Bakal Kena Bea Meterai, Siapa yang Tanggung Penjual atau Konsumen
&quot;Indoensia menjadi tuan rumah dan tujuan investasi digital terpopuler di Asia Tenggara mewakili 40% dari digitalisasi di Asia Tenggara yang belanjanya Rp300 triliun dan didukung oleh perbaikan iklim usaha yang inklusif,&quot; ujarnya.Menko Airlangga menuturkan, digitalisasi ekonomi dan keuangan terus terakselerasi dengan perbaikan capaian dan inklusif keuangan. Berdasarkan suveri keuangan ekonomi yang inklusif yang diselenggarakan oleh BI dan BNKI.
&quot;Kita optimis inklusi keuangan Indonesia telah ditargetkan dia angka 90% pada 2024 dan dengan kekuatan sinergi dan akselerasi, implementasi di tingkat nasional. Digitalisasi perlu dijaga dengan penguatan sinergi dan investasi dan kebijakan sebagai pondasi untuk membangun idnoensia maju,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
