<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Kementerian Punya 24.000 Aplikasi tapi Tidak Semua Beroperasi</title><description>Sri Mulyani menyebut kementerian dan lembaga memiliki puluhan ribu aplikasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/11/320/2627444/sri-mulyani-kementerian-punya-24-000-aplikasi-tapi-tidak-semua-beroperasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/11/320/2627444/sri-mulyani-kementerian-punya-24-000-aplikasi-tapi-tidak-semua-beroperasi"/><item><title>Sri Mulyani: Kementerian Punya 24.000 Aplikasi tapi Tidak Semua Beroperasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/11/320/2627444/sri-mulyani-kementerian-punya-24-000-aplikasi-tapi-tidak-semua-beroperasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/11/320/2627444/sri-mulyani-kementerian-punya-24-000-aplikasi-tapi-tidak-semua-beroperasi</guid><pubDate>Senin 11 Juli 2022 13:35 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/11/320/2627444/sri-mulyani-kementerian-punya-24-000-aplikasi-tapi-tidak-semua-beroperasi-zsOZbQtATW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/11/320/2627444/sri-mulyani-kementerian-punya-24-000-aplikasi-tapi-tidak-semua-beroperasi-zsOZbQtATW.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>BALI - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut kementerian dan lembaga memiliki puluhan ribu aplikasi. Sayangnya aplikasi tidak bisa digunakan untuk mempermudah sistem birokrasi.
&quot;Bayangkan, kita punya lebih dari 400.000 aplikasi dan juga 24.000 (aplikasi di kementerian/lembaga). Kemudian setiap lembaga itu punya 2.700 database sendiri-sendiri,&quot; kata Sri Mulyani, Senin (11/7/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani Akui Sering Diserang Hacker

Oleh sebab itu, saat ini pemerintah menginisiasi kebijakan untuk membuat e-government. Nantinya aplikasi dan kebijakan antarkementerian dan lembaga akan saling terhubung.
&quot;Jadi disebut intergovernment connection maupun penggunaan aplikasi, jadi tidak tiap orang (kementerian/lembaga) buat aplikasi sendiri-sendiri yang tidak interoperable, tapi mereka akan lebih coordinate,&quot; jelasnya.
Sri Mulyani memastikan pemerintah akan tetap menerapkan keamanan data untuk menerapkan e-government.
BACA JUGA:Anggaran Kominfo Naik Terus, Sri Mulyani: Itu Uang Beneran Lho Bukan Monopoli

&quot;Kita juga harus memperhatikan keamanan. Beberapa kali beberapa site juga terkena serangan hacker, itu ke berbagai site pemerintah itu sangat sering terjadi, cybersecurity jadi sangat penting,&quot; kata dia.Bendahara Negara ini menilai digitalisasi di lingkungan pemerintah memberikan banyak manfaat bagi keuangan negara. Salah satunya, belanja barang seperti alat tulis kantor (ATK) mengalami penurunan. Sementara belanja internet justru meningkat.</description><content:encoded>BALI - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut kementerian dan lembaga memiliki puluhan ribu aplikasi. Sayangnya aplikasi tidak bisa digunakan untuk mempermudah sistem birokrasi.
&quot;Bayangkan, kita punya lebih dari 400.000 aplikasi dan juga 24.000 (aplikasi di kementerian/lembaga). Kemudian setiap lembaga itu punya 2.700 database sendiri-sendiri,&quot; kata Sri Mulyani, Senin (11/7/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani Akui Sering Diserang Hacker

Oleh sebab itu, saat ini pemerintah menginisiasi kebijakan untuk membuat e-government. Nantinya aplikasi dan kebijakan antarkementerian dan lembaga akan saling terhubung.
&quot;Jadi disebut intergovernment connection maupun penggunaan aplikasi, jadi tidak tiap orang (kementerian/lembaga) buat aplikasi sendiri-sendiri yang tidak interoperable, tapi mereka akan lebih coordinate,&quot; jelasnya.
Sri Mulyani memastikan pemerintah akan tetap menerapkan keamanan data untuk menerapkan e-government.
BACA JUGA:Anggaran Kominfo Naik Terus, Sri Mulyani: Itu Uang Beneran Lho Bukan Monopoli

&quot;Kita juga harus memperhatikan keamanan. Beberapa kali beberapa site juga terkena serangan hacker, itu ke berbagai site pemerintah itu sangat sering terjadi, cybersecurity jadi sangat penting,&quot; kata dia.Bendahara Negara ini menilai digitalisasi di lingkungan pemerintah memberikan banyak manfaat bagi keuangan negara. Salah satunya, belanja barang seperti alat tulis kantor (ATK) mengalami penurunan. Sementara belanja internet justru meningkat.</content:encoded></item></channel></rss>
