<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Ajukan Formula Pembiayaan Perumahan skema Rent to Own, Apa itu?</title><description>Real Estate Indonesia (REI) mengajukan formula untuk skema pembiayaan rumah untuk mengatasi backlog perumahan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/11/470/2627622/pengusaha-ajukan-formula-pembiayaan-perumahan-skema-rent-to-own-apa-itu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/11/470/2627622/pengusaha-ajukan-formula-pembiayaan-perumahan-skema-rent-to-own-apa-itu"/><item><title>Pengusaha Ajukan Formula Pembiayaan Perumahan skema Rent to Own, Apa itu?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/11/470/2627622/pengusaha-ajukan-formula-pembiayaan-perumahan-skema-rent-to-own-apa-itu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/11/470/2627622/pengusaha-ajukan-formula-pembiayaan-perumahan-skema-rent-to-own-apa-itu</guid><pubDate>Senin 11 Juli 2022 16:42 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/11/470/2627622/pengusaha-ajukan-formula-pembiayaan-perumahan-skema-rent-to-own-apa-itu-Vx1KE3cwXO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saran pengusaha atasi backlog rumah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/11/470/2627622/pengusaha-ajukan-formula-pembiayaan-perumahan-skema-rent-to-own-apa-itu-Vx1KE3cwXO.jpg</image><title>Saran pengusaha atasi backlog rumah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Real Estate Indonesia (REI) mengajukan formula untuk skema pembiayaan rumah untuk mengatasi backlog perumahan. Mengingat ada ancaman  inflasi dan kenaikan harga rumah saat ini.
Ketua Umum REI Paulus Totok Lusida mengatakan pihaknya telah mengajukan skema rent to own atau sewa rumah untuk memiliki untuk mengatasi backlog perumahan yang ada saat ini.
&quot;Saya akan bikin formula, sudah sepakat dengan perbankan dan PUPR membikin formula rant to own atau menyewa untuk memiliki,&quot; kata Totok kepada MNC Portal, Senin (11/7/2022).
BACA JUGA:Atasi Kesulitan Beli Rumah, Ini Saran Pengusaha!

Totok menjelaskan rent to own adalah rumah yang dibeli melalui tipe kontrak untuk menyewa sebuah properti selama jangka waktu tertentu sebelum akhirnya memiliki properti tersebut. Jadi disamping membayar sewa rumah, nantinya juga sekaligus menyicil kredit rumah untuk selanjutnya dimiliki.
Sama seperti mengontrak rumah dengan metode konvensional, rumah rent to own bisa dimiliki oleh perorangan atau perusahaan. Formula tersebut nantinya bakal membuat persetujuan dengan penjual rumah untuk menyisihkan sebagian uang sewa setiap bulannya sebagai ekuitas milik pembeli, apabila di akhir kontrak mereka ingin membelinya.
BACA JUGA:Generasi Muda Semakin Sulit Punya Rumah, Begini Penjelasan REI

&quot;Itu yang akan kita presentasikan kepada stakeholder kepada PUPR, itu bisa dilaksanakan baik kerumah subsidi, maupun untuk non subsidi,&quot; kata Totok.
Perjanjian rent to own ini pada dasarnya adalah proses kesepakatan atau negosiasi antara para pemilik properti dan penyewa atau calon owner dari rumah yang akan dimiliki.
&quot;Jadi misal seorang manager, angsurnya harga Rp1 miliar, berarti kemampuan dia ngangsurnya di Rp9 juta, sedangkan gaji dia Rp15 juta, kan tidak mampu atau tidak bisa secara perbankan,&quot; kata Totok.Nantinya perjanjian Rent to Own akan menentukan bagaimana dan kapan  harga rumah akan diputuskan. Harganya bisa berdasarkan nilai properti  saat ini, atau prediksi harga.
Namun pada beberapa kasus ada juga yang harga rumahnya sudah  ditetapkan pada saat penandatanganan kontrak. Tapi ada juga kondisi di  mana harga rumah akan diputuskan ketika masa sewa rumah berakhir.
&quot;Misal setalah 10 tahun sewa selesai, nanti akan dibayar sebagai  kredit lagi selama 15 tahun untuk kepemilikan, supaya ada kemampuan  untuk pembelian,&quot; lanjut Totok.
Sebab kecenderungan angka kenikaan gaji di masa depan bisa lebih  besar dibandingkan kemampuan membayar sewa pada 10 tahun pertama. Oleh  karena itu Totok percaya ada kemampuan yang lebih besar untuk masyarakat  memiliki rumah tersebut pada tahun-tahun selanjutnya setelah masa sewa  berkahir.
Lebih lanjut Totok menjelaskan pada tahun awal sewa tersebut,  nantinya bakal ada kesepakatan antara perusahan tempat pegawai yang  ingin membeli rumah dan pengembang. Sehingga biaya sewa plus angsuran  kepemilikan rumah bakal dibantu oleh perusahaan.
&quot;Nah contoh dia akan mengangsur di Rp5 juta, ada sewa ada ngangsur  juga, spread yang ada perushaan ikut membantu mengangsur, sehingga  karyawan bisa dibentengi dengan baik,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Real Estate Indonesia (REI) mengajukan formula untuk skema pembiayaan rumah untuk mengatasi backlog perumahan. Mengingat ada ancaman  inflasi dan kenaikan harga rumah saat ini.
Ketua Umum REI Paulus Totok Lusida mengatakan pihaknya telah mengajukan skema rent to own atau sewa rumah untuk memiliki untuk mengatasi backlog perumahan yang ada saat ini.
&quot;Saya akan bikin formula, sudah sepakat dengan perbankan dan PUPR membikin formula rant to own atau menyewa untuk memiliki,&quot; kata Totok kepada MNC Portal, Senin (11/7/2022).
BACA JUGA:Atasi Kesulitan Beli Rumah, Ini Saran Pengusaha!

Totok menjelaskan rent to own adalah rumah yang dibeli melalui tipe kontrak untuk menyewa sebuah properti selama jangka waktu tertentu sebelum akhirnya memiliki properti tersebut. Jadi disamping membayar sewa rumah, nantinya juga sekaligus menyicil kredit rumah untuk selanjutnya dimiliki.
Sama seperti mengontrak rumah dengan metode konvensional, rumah rent to own bisa dimiliki oleh perorangan atau perusahaan. Formula tersebut nantinya bakal membuat persetujuan dengan penjual rumah untuk menyisihkan sebagian uang sewa setiap bulannya sebagai ekuitas milik pembeli, apabila di akhir kontrak mereka ingin membelinya.
BACA JUGA:Generasi Muda Semakin Sulit Punya Rumah, Begini Penjelasan REI

&quot;Itu yang akan kita presentasikan kepada stakeholder kepada PUPR, itu bisa dilaksanakan baik kerumah subsidi, maupun untuk non subsidi,&quot; kata Totok.
Perjanjian rent to own ini pada dasarnya adalah proses kesepakatan atau negosiasi antara para pemilik properti dan penyewa atau calon owner dari rumah yang akan dimiliki.
&quot;Jadi misal seorang manager, angsurnya harga Rp1 miliar, berarti kemampuan dia ngangsurnya di Rp9 juta, sedangkan gaji dia Rp15 juta, kan tidak mampu atau tidak bisa secara perbankan,&quot; kata Totok.Nantinya perjanjian Rent to Own akan menentukan bagaimana dan kapan  harga rumah akan diputuskan. Harganya bisa berdasarkan nilai properti  saat ini, atau prediksi harga.
Namun pada beberapa kasus ada juga yang harga rumahnya sudah  ditetapkan pada saat penandatanganan kontrak. Tapi ada juga kondisi di  mana harga rumah akan diputuskan ketika masa sewa rumah berakhir.
&quot;Misal setalah 10 tahun sewa selesai, nanti akan dibayar sebagai  kredit lagi selama 15 tahun untuk kepemilikan, supaya ada kemampuan  untuk pembelian,&quot; lanjut Totok.
Sebab kecenderungan angka kenikaan gaji di masa depan bisa lebih  besar dibandingkan kemampuan membayar sewa pada 10 tahun pertama. Oleh  karena itu Totok percaya ada kemampuan yang lebih besar untuk masyarakat  memiliki rumah tersebut pada tahun-tahun selanjutnya setelah masa sewa  berkahir.
Lebih lanjut Totok menjelaskan pada tahun awal sewa tersebut,  nantinya bakal ada kesepakatan antara perusahan tempat pegawai yang  ingin membeli rumah dan pengembang. Sehingga biaya sewa plus angsuran  kepemilikan rumah bakal dibantu oleh perusahaan.
&quot;Nah contoh dia akan mengangsur di Rp5 juta, ada sewa ada ngangsur  juga, spread yang ada perushaan ikut membantu mengangsur, sehingga  karyawan bisa dibentengi dengan baik,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
