<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Kembangkan Rupiah Digital, Apa Sih Tujuannya?</title><description>Bank Indonesia tengah mengembangkan desain dan penerbitan Central Bank Digital Currency (CBDC).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/12/320/2628050/bi-kembangkan-rupiah-digital-apa-sih-tujuannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/12/320/2628050/bi-kembangkan-rupiah-digital-apa-sih-tujuannya"/><item><title>BI Kembangkan Rupiah Digital, Apa Sih Tujuannya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/12/320/2628050/bi-kembangkan-rupiah-digital-apa-sih-tujuannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/12/320/2628050/bi-kembangkan-rupiah-digital-apa-sih-tujuannya</guid><pubDate>Selasa 12 Juli 2022 12:50 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/12/320/2628050/bi-kembangkan-rupiah-digital-apa-sih-tujuannya-STFd2ZNiE2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/12/320/2628050/bi-kembangkan-rupiah-digital-apa-sih-tujuannya-STFd2ZNiE2.jpg</image><title>Bank Indonesia (Foto: Okezone.com)</title></images><description>BALI - Bank Indonesia tengah mengembangkan desain dan penerbitan Central Bank Digital Currency (CBDC). BI juga akan mengeluarkan white paper pengembangan Digital Rupiah di akhir 2022.
CBDC adalah mata uang digital yang diterbitkan oleh bank sentral. Kini mayoritas bank sentral dunia telah mulai melakukan tahapan riset dan percobaan sesuai dengan karakteristik negaranya masing-masing.
BACA JUGA:Bank Indonesia Waspadai Tekanan Inflasi Akibat Harga Energi dan Pangan Global

Lantas apa sih tujuan dikembangkan rupiah digital?
Deputi Gubernur BI Doni P. Joewono menjelaskan, eksplorasi penerbitan CBDC dilakukan berdasarkan enam tujuan. Pertama, menyediakan alat pembayaran digital yang risk-free menggunakan central bank money.
&quot;Kedua memitigasi risiko non-sovereign digital currency serta memperluas efisiensi dan ketahapan sistem pembayaran, termasuk cross border,&quot; kata Doni dalam Side Event G20 Advancing Digital Economy and Finance di Nusa Dua, Bali, Selasa (12/7/2022).
BACA JUGA:Bank Indonesia Catat Aliran Masuk Modal Asing Sebesar USD1,5 Miliar

Kemudian, CDBC juga bertujuan memperluas dan mempercepat inklusi keuangan, menyediakan instrumen kebijakan moneter baru dan memfasilitasi distribusi fiscal subsidy.&quot;Berbagai bank sentral berhati-hati dan terus mempelajari kemungkinan dampak dari CBDC tersebut, termasuk Indonesia,&quot; ucap Doni.
Adapun penerbitan CBDC juga membutuhkan tiga pre-requisite yang perlu dipastikan untuk dimiliki suatu negara.
Antara lain, desain CBDC yang tidak mengganggu stabilitas moneter dan sistem keuangan, desain CBDC yang 3i (Integrated, interconnected, and Interoperable) dengan infrastruktur FMI-Sistem Pembayaran, serta Pentingnya teknologi yang digunakan pada tahap eksperimen untuk memahami bagaimana CBDC dapat diimplementasikan (DLT-Blockchain dan non-DLT).
Demikian disampaikan Deputi Gubernur BI, Doni P. Joewono dalam seminar &amp;ldquo;Digital Currency&quot; yang merupakan rangkaian FEKDI hari kedua sebagai side event rangkaian G20 Finance Track: Finance and Central Bank Deputies (FCBD) dan 3rd Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) di Nusa Dua, Bali (12/7).</description><content:encoded>BALI - Bank Indonesia tengah mengembangkan desain dan penerbitan Central Bank Digital Currency (CBDC). BI juga akan mengeluarkan white paper pengembangan Digital Rupiah di akhir 2022.
CBDC adalah mata uang digital yang diterbitkan oleh bank sentral. Kini mayoritas bank sentral dunia telah mulai melakukan tahapan riset dan percobaan sesuai dengan karakteristik negaranya masing-masing.
BACA JUGA:Bank Indonesia Waspadai Tekanan Inflasi Akibat Harga Energi dan Pangan Global

Lantas apa sih tujuan dikembangkan rupiah digital?
Deputi Gubernur BI Doni P. Joewono menjelaskan, eksplorasi penerbitan CBDC dilakukan berdasarkan enam tujuan. Pertama, menyediakan alat pembayaran digital yang risk-free menggunakan central bank money.
&quot;Kedua memitigasi risiko non-sovereign digital currency serta memperluas efisiensi dan ketahapan sistem pembayaran, termasuk cross border,&quot; kata Doni dalam Side Event G20 Advancing Digital Economy and Finance di Nusa Dua, Bali, Selasa (12/7/2022).
BACA JUGA:Bank Indonesia Catat Aliran Masuk Modal Asing Sebesar USD1,5 Miliar

Kemudian, CDBC juga bertujuan memperluas dan mempercepat inklusi keuangan, menyediakan instrumen kebijakan moneter baru dan memfasilitasi distribusi fiscal subsidy.&quot;Berbagai bank sentral berhati-hati dan terus mempelajari kemungkinan dampak dari CBDC tersebut, termasuk Indonesia,&quot; ucap Doni.
Adapun penerbitan CBDC juga membutuhkan tiga pre-requisite yang perlu dipastikan untuk dimiliki suatu negara.
Antara lain, desain CBDC yang tidak mengganggu stabilitas moneter dan sistem keuangan, desain CBDC yang 3i (Integrated, interconnected, and Interoperable) dengan infrastruktur FMI-Sistem Pembayaran, serta Pentingnya teknologi yang digunakan pada tahap eksperimen untuk memahami bagaimana CBDC dapat diimplementasikan (DLT-Blockchain dan non-DLT).
Demikian disampaikan Deputi Gubernur BI, Doni P. Joewono dalam seminar &amp;ldquo;Digital Currency&quot; yang merupakan rangkaian FEKDI hari kedua sebagai side event rangkaian G20 Finance Track: Finance and Central Bank Deputies (FCBD) dan 3rd Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) di Nusa Dua, Bali (12/7).</content:encoded></item></channel></rss>
