<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Dunia Hari Ini Naik Tipis</title><description>Harga minyak dunia naik tipis pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/14/320/2629253/harga-minyak-dunia-hari-ini-naik-tipis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/14/320/2629253/harga-minyak-dunia-hari-ini-naik-tipis"/><item><title>Harga Minyak Dunia Hari Ini Naik Tipis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/14/320/2629253/harga-minyak-dunia-hari-ini-naik-tipis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/14/320/2629253/harga-minyak-dunia-hari-ini-naik-tipis</guid><pubDate>Kamis 14 Juli 2022 07:33 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/14/320/2629253/harga-minyak-dunia-hari-ini-naik-tipis-e5MteYiXYB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga minyak dunia naik (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/14/320/2629253/harga-minyak-dunia-hari-ini-naik-tipis-e5MteYiXYB.jpg</image><title>Harga minyak dunia naik (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak dunia naik tipis pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Harga minyak dunia naik karena persediaan minyak AS meningkat dan angka inflasi AS mendukung kasus untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve (Fed) besar lainnya.
Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman September terkerek 8 sen atau hampir 0,1%, menjadi menetap di USD99,57 per barel. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS untuk pengiriman Agustus naik 46 sen atau 0,5%, menjadi ditutup di USD96,30 per barel.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Merosot 7,9%

Melansir Antara, Kamis (14/7/2022), patokan global Brent turun tajam sejak mencapai USD139 pada Maret, yang mendekati level tertinggi sepanjang masa pada 2008, karena investor telah menjual minyak akhir-akhir ini di tengah kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga agresif untuk membendung inflasi akan memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menekan permintaan minyak.
Harga minyak turun lebih dari 7,0% pada Selasa (12/7/2022) dalam perdagangan yang bergejolak menjadi menetap di bawah USD100 untuk pertama kalinya sejak April, dan berada dalam kondisi oversold berdasarkan indikator kekuatan relatif, ukuran sentimen pasar.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Beragam, WTI Dibanderol USD104/Barel

&quot;Saya tidak akan mengatakan tren naik ini belum berakhir,&quot; kata Wakil Presiden Senior StoneX Financial, Thomas Saal. &quot;Tingkat persediaan masih cukup rendah di seluruh dunia, dan itu menjadi faktor besar dalam reli ini.&quot;Pasar fisik tetap ketat. Acuan utama, seperti minyak mentah Forties  dan minyak mentah Midland AS, diperdagangkan dengan harga premium ke  pasar berjangka, melukiskan gambaran yang berbeda dari apa yang terjadi  di masa depan, yang telah dipengaruhi oleh data inflasi yang  memperkirakan kenaikan suku bunga lebih banyak dari bank-bank sentral  besar.
Persediaan minyak AS naik lebih dari yang diharapkan dalam jeda  ringan dari ketatnya pasar. Stok minyak mentah komersial AS naik 3,3  juta barel, data pemerintah menunjukkan, dibandingkan ekspektasi untuk  penarikan moderat dalam stok.
Indeks harga konsumen AS meningkat menjadi 9,1% pada Juni karena  biaya bensin dan makanan tetap tinggi, memperkuat kasus bagi Federal  Reserve untuk menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin akhir bulan  ini.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak dunia naik tipis pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Harga minyak dunia naik karena persediaan minyak AS meningkat dan angka inflasi AS mendukung kasus untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve (Fed) besar lainnya.
Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman September terkerek 8 sen atau hampir 0,1%, menjadi menetap di USD99,57 per barel. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS untuk pengiriman Agustus naik 46 sen atau 0,5%, menjadi ditutup di USD96,30 per barel.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Merosot 7,9%

Melansir Antara, Kamis (14/7/2022), patokan global Brent turun tajam sejak mencapai USD139 pada Maret, yang mendekati level tertinggi sepanjang masa pada 2008, karena investor telah menjual minyak akhir-akhir ini di tengah kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga agresif untuk membendung inflasi akan memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menekan permintaan minyak.
Harga minyak turun lebih dari 7,0% pada Selasa (12/7/2022) dalam perdagangan yang bergejolak menjadi menetap di bawah USD100 untuk pertama kalinya sejak April, dan berada dalam kondisi oversold berdasarkan indikator kekuatan relatif, ukuran sentimen pasar.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Beragam, WTI Dibanderol USD104/Barel

&quot;Saya tidak akan mengatakan tren naik ini belum berakhir,&quot; kata Wakil Presiden Senior StoneX Financial, Thomas Saal. &quot;Tingkat persediaan masih cukup rendah di seluruh dunia, dan itu menjadi faktor besar dalam reli ini.&quot;Pasar fisik tetap ketat. Acuan utama, seperti minyak mentah Forties  dan minyak mentah Midland AS, diperdagangkan dengan harga premium ke  pasar berjangka, melukiskan gambaran yang berbeda dari apa yang terjadi  di masa depan, yang telah dipengaruhi oleh data inflasi yang  memperkirakan kenaikan suku bunga lebih banyak dari bank-bank sentral  besar.
Persediaan minyak AS naik lebih dari yang diharapkan dalam jeda  ringan dari ketatnya pasar. Stok minyak mentah komersial AS naik 3,3  juta barel, data pemerintah menunjukkan, dibandingkan ekspektasi untuk  penarikan moderat dalam stok.
Indeks harga konsumen AS meningkat menjadi 9,1% pada Juni karena  biaya bensin dan makanan tetap tinggi, memperkuat kasus bagi Federal  Reserve untuk menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin akhir bulan  ini.</content:encoded></item></channel></rss>
