<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembayaran Lintas Batas RI dengan 4 Negara, Gubernur BI: Transaksi Sangat Cepat</title><description>BI mengajak empat negara di Asean untuk menerapkan pembayaran lintas batas (cross border payment).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/14/320/2629508/pembayaran-lintas-batas-ri-dengan-4-negara-gubernur-bi-transaksi-sangat-cepat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/14/320/2629508/pembayaran-lintas-batas-ri-dengan-4-negara-gubernur-bi-transaksi-sangat-cepat"/><item><title>Pembayaran Lintas Batas RI dengan 4 Negara, Gubernur BI: Transaksi Sangat Cepat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/14/320/2629508/pembayaran-lintas-batas-ri-dengan-4-negara-gubernur-bi-transaksi-sangat-cepat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/14/320/2629508/pembayaran-lintas-batas-ri-dengan-4-negara-gubernur-bi-transaksi-sangat-cepat</guid><pubDate>Kamis 14 Juli 2022 14:16 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/14/320/2629508/pembayaran-lintas-batas-ri-dengan-4-negara-gubernur-bi-transaksi-sangat-cepat-iTqe2R75kA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/14/320/2629508/pembayaran-lintas-batas-ri-dengan-4-negara-gubernur-bi-transaksi-sangat-cepat-iTqe2R75kA.jpg</image><title>Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengajak empat negara di Asean untuk menerapkan pembayaran lintas batas (cross border payment).
Dengan penerapan sistem pembayaran lintas negara transaksi akan menjadi sangat cepat meskipun dilakukan di Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina.
BACA JUGA:Inflasi AS Menggila, BI: Pelemahan pada Rupiah Tidak Terlalu Besar

&quot;Bayangkan saja melakukan transaksi di seluruh wilayah secara real time, sangat-sangat cepat,&quot; kata Gubernur Bank Indonesia Peryy Warjiyo di Nusa Dua, Kamis (14/7/2022).
Kerja sama ini akan mengkoneksikan sistem pembayaran melalui quick response (QR), fast payment, dan local currency settlement (LCS). Lewat kerja sama ini nantinya akan memudahkan sistem pembayaran antar negara menjadi lebih mudah.
&quot;Kami akan bekerja dan kemudian kami membidik pada November tahun ini 5 pemimpin kita akan menandatangani nota kesepahaman. Ini adalah visi singkatnya,&quot; ujar Perry.
BACA JUGA:Perang hingga Inflasi Hantui Dunia, Sri Mulyani Bilang Indonesia Malah Untung

Dia mengatakan kerjasama lintas batas perlu diperkuat, sejalan digitalisasi ekonomi dan keuangan yang semakin meningkat. Penguatan ini juga memiliki tujuan untuk mencapai inklusi ekonomi dan keuangan melalui kegiatan remitansi, perdagangan ritel, serta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).Selama ini, Indonesia bersama dengan empat negara itu telah melakukan beberapa kerja sama dalam sistem pembayaran. Namun belum semuanya berlangsung secara keseluruhan di negara tersebut.
Misalnya, Indonesia melalui BI telah bekerja sama dalam penggunaan QR Indonesian Standard (QRIS) bersama Thailand dan Malaysia. Kerja sama ini memudahkan konsumen dan pedagang di kedua negara dapat melakukan dan menerima pembayaran melalui QR code.
Dia menyebut, kerja sama ini mengacu pada peta jalan cross border payment oleh G20. Kerja sama ini dapat menjadi contoh dari penerapan cross border payment sebelum nantinya akan diterapkan untuk global.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengajak empat negara di Asean untuk menerapkan pembayaran lintas batas (cross border payment).
Dengan penerapan sistem pembayaran lintas negara transaksi akan menjadi sangat cepat meskipun dilakukan di Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina.
BACA JUGA:Inflasi AS Menggila, BI: Pelemahan pada Rupiah Tidak Terlalu Besar

&quot;Bayangkan saja melakukan transaksi di seluruh wilayah secara real time, sangat-sangat cepat,&quot; kata Gubernur Bank Indonesia Peryy Warjiyo di Nusa Dua, Kamis (14/7/2022).
Kerja sama ini akan mengkoneksikan sistem pembayaran melalui quick response (QR), fast payment, dan local currency settlement (LCS). Lewat kerja sama ini nantinya akan memudahkan sistem pembayaran antar negara menjadi lebih mudah.
&quot;Kami akan bekerja dan kemudian kami membidik pada November tahun ini 5 pemimpin kita akan menandatangani nota kesepahaman. Ini adalah visi singkatnya,&quot; ujar Perry.
BACA JUGA:Perang hingga Inflasi Hantui Dunia, Sri Mulyani Bilang Indonesia Malah Untung

Dia mengatakan kerjasama lintas batas perlu diperkuat, sejalan digitalisasi ekonomi dan keuangan yang semakin meningkat. Penguatan ini juga memiliki tujuan untuk mencapai inklusi ekonomi dan keuangan melalui kegiatan remitansi, perdagangan ritel, serta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).Selama ini, Indonesia bersama dengan empat negara itu telah melakukan beberapa kerja sama dalam sistem pembayaran. Namun belum semuanya berlangsung secara keseluruhan di negara tersebut.
Misalnya, Indonesia melalui BI telah bekerja sama dalam penggunaan QR Indonesian Standard (QRIS) bersama Thailand dan Malaysia. Kerja sama ini memudahkan konsumen dan pedagang di kedua negara dapat melakukan dan menerima pembayaran melalui QR code.
Dia menyebut, kerja sama ini mengacu pada peta jalan cross border payment oleh G20. Kerja sama ini dapat menjadi contoh dari penerapan cross border payment sebelum nantinya akan diterapkan untuk global.</content:encoded></item></channel></rss>
