<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Komoditas Naik, Sektor Perumahan Ikut Meroket?</title><description>Kenaikan harga komoditas dinilai akan mendongkrak sektor perumahan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/14/470/2629792/harga-komoditas-naik-sektor-perumahan-ikut-meroket</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/14/470/2629792/harga-komoditas-naik-sektor-perumahan-ikut-meroket"/><item><title>Harga Komoditas Naik, Sektor Perumahan Ikut Meroket?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/14/470/2629792/harga-komoditas-naik-sektor-perumahan-ikut-meroket</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/14/470/2629792/harga-komoditas-naik-sektor-perumahan-ikut-meroket</guid><pubDate>Kamis 14 Juli 2022 20:25 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/14/470/2629792/harga-komoditas-naik-sektor-perumahan-ikut-meroket-gcQPAeLW6S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kenaikan harga komoditas dongkrak sektor perumahan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/14/470/2629792/harga-komoditas-naik-sektor-perumahan-ikut-meroket-gcQPAeLW6S.jpg</image><title>Kenaikan harga komoditas dongkrak sektor perumahan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kenaikan harga komoditas dinilai akan mendongkrak sektor perumahan. Mahalnya harga komoditas bisa dimanfaatkan dengan menghimpun pendanaan murah dari pasar modal untuk mendukung penyediaan rumah rakyat dan menjaga mesin ekonomi terus bertumbuh.
Direktur Finance PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nofry Rony Poetra mengatakan berkaca dari fenomena boom commodity pada 2012-2013, harga rumah pun ikut mengalami kenaikan pertumbuhan di periode yang sama. Kenaikan harga tersebut, lanjutnya, merupakan cerminan dari tingginya permintaan akan rumah.
BACA JUGA:Harga Rumah Mahal, Sri Mulyani Bilang Masyarakat Pilih Tinggal di Mertua atau Sewa

Peningkatan harga rumah pada era boom commodity tersebut juga terpantau dari pertumbuhan indeks saham properti.
&amp;ldquo;Pergerakan positif di sektor perumahan termasuk saham properti ini menjadi peluang bagi kami untuk menghimpun dana murah dari pasar modal guna menggarap peluang besar dari sektor perumahan,&amp;rdquo; kata dia dilansir dari Antara, Kamis (14/7/2022).
BACA JUGA:5 Daerah di Indonesia dengan Potensi Harga Rumah Murah, Nomor 1 Menarik

Nofry menjelaskan sektor perumahan juga dapat menjadi mesin untuk menjaga kelangsungan dampak ekonomi dari kenaikan harga komoditas. Pasalnya, aliran capital inflow ke sektor perumahan dapat berdampak ganda bagi 174 sub-sektor lainnya. Selain itu, sektor perumahan juga menggunakan 90% bahan baku lokal sehingga dapat mendongkrak ekonomi dalam negeri.
Belum lagi, angka kebutuhan perumahan di Indonesia masih tinggi. Kementerian PUPR menyebutkan angka backlog rumah berdasarkan kepemilikan mencapai 12,7 juta unit. Kebutuhan hunian tersebut pun kian mendesak seiring dengan ancaman pandemi serta pemanasan global.Adapun, pada tahun ini, Bank BTN menunggu lampu hijau pemerintah  untuk menggelar rights issue guna mendukung perumahan nasional. &amp;ldquo;Kami  pernah menerbitkan junior global bond hingga over permintaan mencapai 12  kali, sehingga kami optimis mendapatkan pendanaan murah dari publik.  Melalui perhitungan kami, usai rights issue kami bisa menyalurkan  pembiayaan hingga 300 ribu unit rumah,&amp;rdquo; ujar Nofry.
Dalam kesempatan yang sama, Chief Economist The Indonesia Economic  Intelligence Surnasip menuturkan upaya untuk menggarap peluang  akselerasi sektor perumahan melalui pencarian pendanaan murah juga dapat  ikut memperkuat nilai tukar Rupiah. Sebab, langkah tersebut dapat  menjadi instrumen untuk menarik investor asing.
Dengan pemupukan pendanaan murah, tambah Sunarsip, juga dapat menjaga  agar bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tetap terjangkau. &amp;ldquo;Pendanaan  murah dari pasar modal dapat memperkuat struktur pendanaan yang lebih  murah untuk pembiayaan perumahan khususnya bagi masyarakat  berpenghasilan rendah,&amp;rdquo; kata Sunarsip.</description><content:encoded>JAKARTA - Kenaikan harga komoditas dinilai akan mendongkrak sektor perumahan. Mahalnya harga komoditas bisa dimanfaatkan dengan menghimpun pendanaan murah dari pasar modal untuk mendukung penyediaan rumah rakyat dan menjaga mesin ekonomi terus bertumbuh.
Direktur Finance PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nofry Rony Poetra mengatakan berkaca dari fenomena boom commodity pada 2012-2013, harga rumah pun ikut mengalami kenaikan pertumbuhan di periode yang sama. Kenaikan harga tersebut, lanjutnya, merupakan cerminan dari tingginya permintaan akan rumah.
BACA JUGA:Harga Rumah Mahal, Sri Mulyani Bilang Masyarakat Pilih Tinggal di Mertua atau Sewa

Peningkatan harga rumah pada era boom commodity tersebut juga terpantau dari pertumbuhan indeks saham properti.
&amp;ldquo;Pergerakan positif di sektor perumahan termasuk saham properti ini menjadi peluang bagi kami untuk menghimpun dana murah dari pasar modal guna menggarap peluang besar dari sektor perumahan,&amp;rdquo; kata dia dilansir dari Antara, Kamis (14/7/2022).
BACA JUGA:5 Daerah di Indonesia dengan Potensi Harga Rumah Murah, Nomor 1 Menarik

Nofry menjelaskan sektor perumahan juga dapat menjadi mesin untuk menjaga kelangsungan dampak ekonomi dari kenaikan harga komoditas. Pasalnya, aliran capital inflow ke sektor perumahan dapat berdampak ganda bagi 174 sub-sektor lainnya. Selain itu, sektor perumahan juga menggunakan 90% bahan baku lokal sehingga dapat mendongkrak ekonomi dalam negeri.
Belum lagi, angka kebutuhan perumahan di Indonesia masih tinggi. Kementerian PUPR menyebutkan angka backlog rumah berdasarkan kepemilikan mencapai 12,7 juta unit. Kebutuhan hunian tersebut pun kian mendesak seiring dengan ancaman pandemi serta pemanasan global.Adapun, pada tahun ini, Bank BTN menunggu lampu hijau pemerintah  untuk menggelar rights issue guna mendukung perumahan nasional. &amp;ldquo;Kami  pernah menerbitkan junior global bond hingga over permintaan mencapai 12  kali, sehingga kami optimis mendapatkan pendanaan murah dari publik.  Melalui perhitungan kami, usai rights issue kami bisa menyalurkan  pembiayaan hingga 300 ribu unit rumah,&amp;rdquo; ujar Nofry.
Dalam kesempatan yang sama, Chief Economist The Indonesia Economic  Intelligence Surnasip menuturkan upaya untuk menggarap peluang  akselerasi sektor perumahan melalui pencarian pendanaan murah juga dapat  ikut memperkuat nilai tukar Rupiah. Sebab, langkah tersebut dapat  menjadi instrumen untuk menarik investor asing.
Dengan pemupukan pendanaan murah, tambah Sunarsip, juga dapat menjaga  agar bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tetap terjangkau. &amp;ldquo;Pendanaan  murah dari pasar modal dapat memperkuat struktur pendanaan yang lebih  murah untuk pembiayaan perumahan khususnya bagi masyarakat  berpenghasilan rendah,&amp;rdquo; kata Sunarsip.</content:encoded></item></channel></rss>
