<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekspor RI Meningkat 40,6% Jadi USD26 Miliar</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia capai USD26,09 miliar. pada Juni 2022</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/15/320/2629954/ekspor-ri-meningkat-40-6-jadi-usd26-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/15/320/2629954/ekspor-ri-meningkat-40-6-jadi-usd26-miliar"/><item><title>Ekspor RI Meningkat 40,6% Jadi USD26 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/15/320/2629954/ekspor-ri-meningkat-40-6-jadi-usd26-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/15/320/2629954/ekspor-ri-meningkat-40-6-jadi-usd26-miliar</guid><pubDate>Jum'at 15 Juli 2022 10:06 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/15/320/2629954/ekspor-ri-meningkat-40-6-jadi-usd26-miliar-C7u8ntDM1T.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor RI Meningkat 40%. (Foto: Okezone.com/Pelindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/15/320/2629954/ekspor-ri-meningkat-40-6-jadi-usd26-miliar-C7u8ntDM1T.jfif</image><title>Ekspor RI Meningkat 40%. (Foto: Okezone.com/Pelindo)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia capai USD26,09 miliar. pada Juni 2022. Angka ini naik 21,30% dibandingkan Mei 2022 secara month-to-month(mtm).
&quot;Jika dibandingkan dengan Juni 2021, nilai ekspor naik sebesar 40,68%,&quot; ujar Kepala Badan Pusat Statistik (Margo Yuwono), di Jakarta, Jumat (15/7/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Mi Instan RI Dilarang Masuk Taiwan karena Tak Penuhi Standar
Ekspor nonmigas di Juni 2022 tercatat naik 22,71% dibandingkan Mei 2022, dan naik 41,89% dibandingkan ekspor nonmigas Juni 2021. Sementara ekspor migas di Juni 2022 meningkat 2,45% dibandingkan Mei 2022, atau 23,68% dibandingkan Juni 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekspor Pertambangan RI Alami Penurunan Harga
&quot;Ekspor kita yang meningkat 21,30% mtm, yang non migas ditunjang oleh HS15 yaitu lemak dan minyak hewan atau nabati, dimana secara mtm meningkatnya sebesar 300,66% sebesar USD2.538,9 juta. Peningkatan kedua di HS87 yaitu kendaraan dan bagiannya 40,11%,&quot; terang Margo.Untuk ekspor migas, didorong oleh meningkatnya ekspor minyak mentah, dimana secara mtm ekspor minyak mentah meningkat 69,80%.
&quot;Sementara itu, penurunan terbesar terjadi pada besi dan baja sebesar USD491,7 juta atau 18,02%,&quot; pungkas Margo.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia capai USD26,09 miliar. pada Juni 2022. Angka ini naik 21,30% dibandingkan Mei 2022 secara month-to-month(mtm).
&quot;Jika dibandingkan dengan Juni 2021, nilai ekspor naik sebesar 40,68%,&quot; ujar Kepala Badan Pusat Statistik (Margo Yuwono), di Jakarta, Jumat (15/7/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Mi Instan RI Dilarang Masuk Taiwan karena Tak Penuhi Standar
Ekspor nonmigas di Juni 2022 tercatat naik 22,71% dibandingkan Mei 2022, dan naik 41,89% dibandingkan ekspor nonmigas Juni 2021. Sementara ekspor migas di Juni 2022 meningkat 2,45% dibandingkan Mei 2022, atau 23,68% dibandingkan Juni 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekspor Pertambangan RI Alami Penurunan Harga
&quot;Ekspor kita yang meningkat 21,30% mtm, yang non migas ditunjang oleh HS15 yaitu lemak dan minyak hewan atau nabati, dimana secara mtm meningkatnya sebesar 300,66% sebesar USD2.538,9 juta. Peningkatan kedua di HS87 yaitu kendaraan dan bagiannya 40,11%,&quot; terang Margo.Untuk ekspor migas, didorong oleh meningkatnya ekspor minyak mentah, dimana secara mtm ekspor minyak mentah meningkat 69,80%.
&quot;Sementara itu, penurunan terbesar terjadi pada besi dan baja sebesar USD491,7 juta atau 18,02%,&quot; pungkas Margo.</content:encoded></item></channel></rss>
