<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Merosot, Investor Fokus Ekuitas AS yang Lebih Kuat</title><description>Harga Emas sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB),</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/16/320/2630559/harga-emas-merosot-investor-fokus-ekuitas-as-yang-lebih-kuat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/16/320/2630559/harga-emas-merosot-investor-fokus-ekuitas-as-yang-lebih-kuat"/><item><title>Harga Emas Merosot, Investor Fokus Ekuitas AS yang Lebih Kuat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/16/320/2630559/harga-emas-merosot-investor-fokus-ekuitas-as-yang-lebih-kuat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/16/320/2630559/harga-emas-merosot-investor-fokus-ekuitas-as-yang-lebih-kuat</guid><pubDate>Sabtu 16 Juli 2022 08:21 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/16/320/2630559/harga-emas-merosot-investor-fokus-ekuitas-as-yang-lebih-kuat-zy1Xdc5Pvi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Emas (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/16/320/2630559/harga-emas-merosot-investor-fokus-ekuitas-as-yang-lebih-kuat-zy1Xdc5Pvi.jpg</image><title>Harga Emas (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA -  Harga Emas sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena investor fokus ke pasar ekuitas AS yang lebih kuat di tengah laporan sejumlah laba perusahaan dan data ekonomi, namun meredanya reli dolar akibat ketidakpastian skala kenaikan suku bunga AS menahan penurunan lebih lanjut.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, tergelincir 2,2 dolar AS atau 0,13 persen, menjadi ditutup pada 1.703,60 dolar AS per ounce, setelah sempat turun di bawah 1.700 dolar AS dan mengalami penurunan mingguan kelima berturut-turut.
BACA JUGA:Harga Emas Merosot 1,71% Jadi USD1.705/Ounce

Emas berjangka anjlok 29,70 dolar AS atau 1,71 persen menjadi 1.705,80 dolar AS pada Kamis (14/7/2022), setelah terangkat 10,70 dolar AS atau 0,62 persen menjadi 1.735,50 dolar AS pada Rabu (13/7/2022), dan jatuh 6,90 dolar AS atau 0,40 persen menjadi 1.724,80 dolar AS pada Selasa (12/7/2022).
Data ekonomi yang dirilis Jumat (15/7/2022) juga membebani emas. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan ritel AS pada Juni naik 1,0 persen, setelah penurunan 0,1 persen direvisi naik pada Mei. Angka tersebut juga lebih tinggi dari perkiraan para ekonom untuk kenaikan 0,9 persen.
BACA JUGA:Daftar Harga Emas Antam dengan Kenaikan Rp3.000

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa harga impor AS turun 0,2 persen pada Juni setelah naik selama tiga bulan berturut-turut karena biaya minyak dan impor lainnya menurun.Indeks kondisi bisnis Empire State Fed New York, ukuran aktivitas manufaktur di negara bagian, naik 12,3 poin menjadi 11,1 pada Juli. Para ekonom memperkirakan pembacaan negatif ketiga berturut-turut.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 36,9 sen atau 2,02 persen, menjadi ditutup pada 18,594 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 13,6 dolar AS atau 1,66 persen, menjadi ditutup pada 830,9 dolar AS per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA -  Harga Emas sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena investor fokus ke pasar ekuitas AS yang lebih kuat di tengah laporan sejumlah laba perusahaan dan data ekonomi, namun meredanya reli dolar akibat ketidakpastian skala kenaikan suku bunga AS menahan penurunan lebih lanjut.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, tergelincir 2,2 dolar AS atau 0,13 persen, menjadi ditutup pada 1.703,60 dolar AS per ounce, setelah sempat turun di bawah 1.700 dolar AS dan mengalami penurunan mingguan kelima berturut-turut.
BACA JUGA:Harga Emas Merosot 1,71% Jadi USD1.705/Ounce

Emas berjangka anjlok 29,70 dolar AS atau 1,71 persen menjadi 1.705,80 dolar AS pada Kamis (14/7/2022), setelah terangkat 10,70 dolar AS atau 0,62 persen menjadi 1.735,50 dolar AS pada Rabu (13/7/2022), dan jatuh 6,90 dolar AS atau 0,40 persen menjadi 1.724,80 dolar AS pada Selasa (12/7/2022).
Data ekonomi yang dirilis Jumat (15/7/2022) juga membebani emas. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan ritel AS pada Juni naik 1,0 persen, setelah penurunan 0,1 persen direvisi naik pada Mei. Angka tersebut juga lebih tinggi dari perkiraan para ekonom untuk kenaikan 0,9 persen.
BACA JUGA:Daftar Harga Emas Antam dengan Kenaikan Rp3.000

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa harga impor AS turun 0,2 persen pada Juni setelah naik selama tiga bulan berturut-turut karena biaya minyak dan impor lainnya menurun.Indeks kondisi bisnis Empire State Fed New York, ukuran aktivitas manufaktur di negara bagian, naik 12,3 poin menjadi 11,1 pada Juli. Para ekonom memperkirakan pembacaan negatif ketiga berturut-turut.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 36,9 sen atau 2,02 persen, menjadi ditutup pada 18,594 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 13,6 dolar AS atau 1,66 persen, menjadi ditutup pada 830,9 dolar AS per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
