<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Kedua FMCBG G20, Gubernur BI Singgung Tantangan Ekonomi Global</title><description>Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membuka Pertemuan Finance Ministers and Central Bank Governor Meeting (FMCBG) G20.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/16/320/2630561/hari-kedua-fmcbg-g20-gubernur-bi-singgung-tantangan-ekonomi-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/16/320/2630561/hari-kedua-fmcbg-g20-gubernur-bi-singgung-tantangan-ekonomi-global"/><item><title>Hari Kedua FMCBG G20, Gubernur BI Singgung Tantangan Ekonomi Global</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/16/320/2630561/hari-kedua-fmcbg-g20-gubernur-bi-singgung-tantangan-ekonomi-global</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/16/320/2630561/hari-kedua-fmcbg-g20-gubernur-bi-singgung-tantangan-ekonomi-global</guid><pubDate>Sabtu 16 Juli 2022 08:25 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/16/320/2630561/hari-kedua-fmcbg-g20-gubernur-bi-singgung-tantangan-ekonomi-global-OzwYz3pl54.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hari kedua Pertemuan Menteri Keuangan dan Bank Sentral G20 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/16/320/2630561/hari-kedua-fmcbg-g20-gubernur-bi-singgung-tantangan-ekonomi-global-OzwYz3pl54.jpg</image><title>Hari kedua Pertemuan Menteri Keuangan dan Bank Sentral G20 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membuka Pertemuan Finance Ministers and Central Bank Governor Meeting (FMCBG) G20. Ini merupakan pertemuan kedua setelah kemarin diskusi Presidensi G20 dibuka oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Perry menyinggung soal meningkatnya risiko dan ketidakpastian ekonomi global. Dia memastikan dalam pertemuan ini, negara G20 akan berkoordinasi dalam mencari solusi bagi kebangkitan ekonomi dunia.
BACA JUGA:Sindir Rusia, Sri Mulyani: Semua Negara G20 Harus Bersatu, Bukan Perang

&quot;G20 sebagai forum utama untuk mengkoordinasikan masalah ekonomi global tetap berkomitmen untuk memberikan tindakan nyata untuk mendukung pertumbuhan dan pemulihan yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif,&quot; kata Perry, Sabtu (16/7/2022).
Dalam pertemuan kemarin, Perry bilang, negara G20 telah berdiskusi tentang ekonomi global, agenda kesehatan global, dan arsitektur keuangan internasional.
BACA JUGA:Forum High Level Seminar G20, Menko Airlangga Ungkap 3 Upaya Menguatkan Ketahanan Pangan Sebuah Negara

Pada perekonomian global, di tengah meningkatnya risiko dan ketidakpastian dihadapi, para Menteri dan Gubernur kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung jalan menuju pemulihan ekonomi global.
&quot;Penting bagi kita untuk tetap fokus pada apa yang telah kita rencanakan untuk dicapai tahun ini, karena ini juga akan mengirimkan pesan positif kepada komunitas global tentang peran dan upaya G20 untuk mendukung pemulihan global,&quot; kata dia.Untuk diketahui, pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral  ini merupakan pertemuan ketiga FMCBG pada jalur keuangan (finance  track) di bawah Presidensi Indonesia, setelah sebelumnya diselenggarakan  pada bulan Februari 2022 di Jakarta dan April 2022 di Washington D.C.
Rangkaian pertemuan ketiga FMCBG pada Presidensi G20 Indonesia ini  dihadiri oleh delegasi asing secara fisik dengan jumlah terbesar selama  periode Presidensi G20 Indonesia. Secara akumulatif, sebanyak 407  delegasi asing hadir secara fisik di Bali dan 120 delegasi hadir secara  virtual. Di samping itu, tercatat 17&amp;#8203; Menteri Keuangan&amp;sup1; dan 10&amp;#8203; Gubernur  Bank Sentral&amp;sup2; hadir secara fisik.
Dalam kesempatan ini, Presidensi G20 Indonesia kembali mengundang  Menteri Keuangan Ukraina untuk hadir secara virtual. Kehadiran mayoritas  delegasi negara G20, negara terundang (invitees), dan organisasi  internasional secara fisik di Bali menunjukkan keseriusan dan komitmen  global untuk mendukung Presidensi G20 Indonesia dan mendorong pemulihan  ekonomi yang berkelanjutan, terutama di tengah meningkatnya tantangan  global.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membuka Pertemuan Finance Ministers and Central Bank Governor Meeting (FMCBG) G20. Ini merupakan pertemuan kedua setelah kemarin diskusi Presidensi G20 dibuka oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Perry menyinggung soal meningkatnya risiko dan ketidakpastian ekonomi global. Dia memastikan dalam pertemuan ini, negara G20 akan berkoordinasi dalam mencari solusi bagi kebangkitan ekonomi dunia.
BACA JUGA:Sindir Rusia, Sri Mulyani: Semua Negara G20 Harus Bersatu, Bukan Perang

&quot;G20 sebagai forum utama untuk mengkoordinasikan masalah ekonomi global tetap berkomitmen untuk memberikan tindakan nyata untuk mendukung pertumbuhan dan pemulihan yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif,&quot; kata Perry, Sabtu (16/7/2022).
Dalam pertemuan kemarin, Perry bilang, negara G20 telah berdiskusi tentang ekonomi global, agenda kesehatan global, dan arsitektur keuangan internasional.
BACA JUGA:Forum High Level Seminar G20, Menko Airlangga Ungkap 3 Upaya Menguatkan Ketahanan Pangan Sebuah Negara

Pada perekonomian global, di tengah meningkatnya risiko dan ketidakpastian dihadapi, para Menteri dan Gubernur kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung jalan menuju pemulihan ekonomi global.
&quot;Penting bagi kita untuk tetap fokus pada apa yang telah kita rencanakan untuk dicapai tahun ini, karena ini juga akan mengirimkan pesan positif kepada komunitas global tentang peran dan upaya G20 untuk mendukung pemulihan global,&quot; kata dia.Untuk diketahui, pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral  ini merupakan pertemuan ketiga FMCBG pada jalur keuangan (finance  track) di bawah Presidensi Indonesia, setelah sebelumnya diselenggarakan  pada bulan Februari 2022 di Jakarta dan April 2022 di Washington D.C.
Rangkaian pertemuan ketiga FMCBG pada Presidensi G20 Indonesia ini  dihadiri oleh delegasi asing secara fisik dengan jumlah terbesar selama  periode Presidensi G20 Indonesia. Secara akumulatif, sebanyak 407  delegasi asing hadir secara fisik di Bali dan 120 delegasi hadir secara  virtual. Di samping itu, tercatat 17&amp;#8203; Menteri Keuangan&amp;sup1; dan 10&amp;#8203; Gubernur  Bank Sentral&amp;sup2; hadir secara fisik.
Dalam kesempatan ini, Presidensi G20 Indonesia kembali mengundang  Menteri Keuangan Ukraina untuk hadir secara virtual. Kehadiran mayoritas  delegasi negara G20, negara terundang (invitees), dan organisasi  internasional secara fisik di Bali menunjukkan keseriusan dan komitmen  global untuk mendukung Presidensi G20 Indonesia dan mendorong pemulihan  ekonomi yang berkelanjutan, terutama di tengah meningkatnya tantangan  global.</content:encoded></item></channel></rss>
