<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi RI Membaik, Permintaan dan Penyaluran Kredit Meningkat</title><description>Permintaan pembiayaan baru korporasi pada Juni 2022 meningkat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/18/320/2631458/ekonomi-ri-membaik-permintaan-dan-penyaluran-kredit-meningkat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/18/320/2631458/ekonomi-ri-membaik-permintaan-dan-penyaluran-kredit-meningkat"/><item><title>Ekonomi RI Membaik, Permintaan dan Penyaluran Kredit Meningkat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/18/320/2631458/ekonomi-ri-membaik-permintaan-dan-penyaluran-kredit-meningkat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/18/320/2631458/ekonomi-ri-membaik-permintaan-dan-penyaluran-kredit-meningkat</guid><pubDate>Senin 18 Juli 2022 12:13 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/18/320/2631458/ekonomi-ri-membaik-permintaan-dan-penyaluran-kredit-meningkat-pDengwc5TI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Permintaan dan Penyaluran Kredit Meningkat. (Foto: okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/18/320/2631458/ekonomi-ri-membaik-permintaan-dan-penyaluran-kredit-meningkat-pDengwc5TI.jpg</image><title>Permintaan dan Penyaluran Kredit Meningkat. (Foto: okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Permintaan pembiayaan baru korporasi pada Juni 2022 meningkat. Hal ini tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 16,4%, lebih tinggi dari SBT Mei 2022 sebesar 12,1%.
&quot;Penyaluran kredit baru oleh perbankan pada Juni 2022 juga terindikasi tumbuh meningkat, tercermin dari SBT penyaluran kredit baru sebesar 86,7%, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar SBT 43,0%,&quot; ujar Erwin di Jakarta, Senin (18/7/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kredit Tumbuh hingga 6,6%, Berikut Faktor Pendorongnya
Faktor utama yang memengaruhi perkiraan penyaluran kredit baru tersebut yaitu permintaan pembiayaan dari nasabah, serta prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan.
Sementara itu, untuk keseluruhan periode triwulan II 2022, penawaran penyaluran kredit baru diprakirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dapat Kredit Perbankan, UMKM Bisa Gadai Emas
Dari sisi rumah tangga, permintaan pembiayaan baru terindikasi tumbuh positif pada Juni 2022.
&quot;Mayoritas rumah tangga memilih bank umum sebagai sumber utama penambahan pembiayaan dengan jenis pembiayaan yang diajukan mayoritas berupa Kredit Multi Guna. Adapun sumber pembiayaan lainnya yang menjadi preferensi responden untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan antara lain koperasi, leasing, dan fintech,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Permintaan pembiayaan baru korporasi pada Juni 2022 meningkat. Hal ini tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 16,4%, lebih tinggi dari SBT Mei 2022 sebesar 12,1%.
&quot;Penyaluran kredit baru oleh perbankan pada Juni 2022 juga terindikasi tumbuh meningkat, tercermin dari SBT penyaluran kredit baru sebesar 86,7%, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar SBT 43,0%,&quot; ujar Erwin di Jakarta, Senin (18/7/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kredit Tumbuh hingga 6,6%, Berikut Faktor Pendorongnya
Faktor utama yang memengaruhi perkiraan penyaluran kredit baru tersebut yaitu permintaan pembiayaan dari nasabah, serta prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan.
Sementara itu, untuk keseluruhan periode triwulan II 2022, penawaran penyaluran kredit baru diprakirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dapat Kredit Perbankan, UMKM Bisa Gadai Emas
Dari sisi rumah tangga, permintaan pembiayaan baru terindikasi tumbuh positif pada Juni 2022.
&quot;Mayoritas rumah tangga memilih bank umum sebagai sumber utama penambahan pembiayaan dengan jenis pembiayaan yang diajukan mayoritas berupa Kredit Multi Guna. Adapun sumber pembiayaan lainnya yang menjadi preferensi responden untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan antara lain koperasi, leasing, dan fintech,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
