<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Diproyeksi Tahan Suku Bunga</title><description>Bank Indonesia (BI) diprediksi mempertahankan suku bunga acuan pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 20-21 Juli 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/19/320/2632169/bi-diproyeksi-tahan-suku-bunga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/19/320/2632169/bi-diproyeksi-tahan-suku-bunga"/><item><title>BI Diproyeksi Tahan Suku Bunga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/19/320/2632169/bi-diproyeksi-tahan-suku-bunga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/19/320/2632169/bi-diproyeksi-tahan-suku-bunga</guid><pubDate>Selasa 19 Juli 2022 12:17 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/19/320/2632169/bi-diproyeksi-tahan-suku-bunga-Bml4Pj5DQe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suku bunga acuan BI diprediksi tetap (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/19/320/2632169/bi-diproyeksi-tahan-suku-bunga-Bml4Pj5DQe.jpg</image><title>Suku bunga acuan BI diprediksi tetap (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) diprediksi mempertahankan suku bunga acuan pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 20-21 Juli 2022 yang mencakup pertemuan triwulanan.
&quot;Tetapi BI kemungkinan mengubah pesan kebijakannya menjadi lebih hawkish dari sebelumnya,&quot; tulis kajian Bahana Sekuritas dilansir Antara, Selasa (19/7/2022).
BACA JUGA:BI Ramal Rupiah Bisa Capai Rp14.700/USD Tahun Ini
Disebutkan, terdapat obrolan pasar bahwa BI akan segera mengikuti jejak bank sentral lain yang menaikkan suku bunga besar-besaran bulan ini.
Dengan rupiah menunjukkan ketahanan yang luar biasa terhadap reli dolar Amerika Serikat (AS) bahkan setelah data inflasi AS melampaui batas dan sinyal dovish dari Gubernur BI Perry Warjiyo, pasar tampaknya mengatakan bahwa BI mungkin tidak berada di belakang kurva.
BACA JUGA:IHSG Berpotensi Tertekan Jelang BI Rate 
Bahana Sekuritas mencatat kurva swap tidak lagi mengharapkan Bank Sentral AS, The Fed untuk menaikkan suku bunga sebesar 100 basis poin (bps), melainkan melihat 75 bps sebagai langkah yang paling tepat bulan ini.
&quot;Menahan suku bunga BI sekarang akan menempatkan BI pada posisi yang sangat manis ketika ada pembalikan dalam siklus pengetatan global nanti,&quot; kata Bahana Sekuritas.Jika bank sentral global bergerak untuk menurunkan suku bunga tetapi  BI memilih untuk mempertahankan suku bunga, mungkin ada normalisasi  perbedaan imbal hasil atau yield yang seharusnya menyebabkan kembalinya  arus modal asing masuk.
Penahanan suku bunga tersebut termasuk tidak menurunkan suku bunga  acuan setelah beberapa bulan menolak untuk menaikkan tingkat suku bunga.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) diprediksi mempertahankan suku bunga acuan pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 20-21 Juli 2022 yang mencakup pertemuan triwulanan.
&quot;Tetapi BI kemungkinan mengubah pesan kebijakannya menjadi lebih hawkish dari sebelumnya,&quot; tulis kajian Bahana Sekuritas dilansir Antara, Selasa (19/7/2022).
BACA JUGA:BI Ramal Rupiah Bisa Capai Rp14.700/USD Tahun Ini
Disebutkan, terdapat obrolan pasar bahwa BI akan segera mengikuti jejak bank sentral lain yang menaikkan suku bunga besar-besaran bulan ini.
Dengan rupiah menunjukkan ketahanan yang luar biasa terhadap reli dolar Amerika Serikat (AS) bahkan setelah data inflasi AS melampaui batas dan sinyal dovish dari Gubernur BI Perry Warjiyo, pasar tampaknya mengatakan bahwa BI mungkin tidak berada di belakang kurva.
BACA JUGA:IHSG Berpotensi Tertekan Jelang BI Rate 
Bahana Sekuritas mencatat kurva swap tidak lagi mengharapkan Bank Sentral AS, The Fed untuk menaikkan suku bunga sebesar 100 basis poin (bps), melainkan melihat 75 bps sebagai langkah yang paling tepat bulan ini.
&quot;Menahan suku bunga BI sekarang akan menempatkan BI pada posisi yang sangat manis ketika ada pembalikan dalam siklus pengetatan global nanti,&quot; kata Bahana Sekuritas.Jika bank sentral global bergerak untuk menurunkan suku bunga tetapi  BI memilih untuk mempertahankan suku bunga, mungkin ada normalisasi  perbedaan imbal hasil atau yield yang seharusnya menyebabkan kembalinya  arus modal asing masuk.
Penahanan suku bunga tersebut termasuk tidak menurunkan suku bunga  acuan setelah beberapa bulan menolak untuk menaikkan tingkat suku bunga.</content:encoded></item></channel></rss>
