<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Caturkarda (DEPO) Pakai Dana IPO untuk Belanja Modal hingga Bayar Utang</title><description>PT Caturkarda Depo Bangunan (DEPO) meraup dana initial public offering (IPO) hingga Rp487 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/21/278/2633552/caturkarda-depo-pakai-dana-ipo-untuk-belanja-modal-hingga-bayar-utang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/21/278/2633552/caturkarda-depo-pakai-dana-ipo-untuk-belanja-modal-hingga-bayar-utang"/><item><title>Caturkarda (DEPO) Pakai Dana IPO untuk Belanja Modal hingga Bayar Utang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/21/278/2633552/caturkarda-depo-pakai-dana-ipo-untuk-belanja-modal-hingga-bayar-utang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/21/278/2633552/caturkarda-depo-pakai-dana-ipo-untuk-belanja-modal-hingga-bayar-utang</guid><pubDate>Kamis 21 Juli 2022 11:00 WIB</pubDate><dc:creator>Viola Triamanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/21/278/2633552/caturkarda-depo-pakai-dana-ipo-untuk-belanja-modal-hingga-bayar-utang-uewoXMsmcc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penggunaan dana IPO Caturkarda (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/21/278/2633552/caturkarda-depo-pakai-dana-ipo-untuk-belanja-modal-hingga-bayar-utang-uewoXMsmcc.jpg</image><title>Penggunaan dana IPO Caturkarda (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Caturkarda Depo Bangunan (DEPO) meraup dana initial public offering (IPO) hingga Rp487 miliar.
Sementara itu, dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia Kamis (21/7/22) total Realisasi Penggunaan Dana perseroan adalah sejumlah Rp317 miliar.
BACA JUGA:Segera IPO, Importir BUAH Lepas 200 Juta Saham

Perseroan menuturkan bahwa dana hasil IPO digunakan untuk belanja modal perseroan sebesar Rp10 miliar yang awalnya direncanakan sebesar Rp87 Miliar. Kemudian Pelunasan pinjaman sejumlah Rp41 miliar yang awalnya direncanakan Rp39 Miliar dan investasi perusahaan anak sebesar Rp201 miliar yang rencana awalnya adalah Rp199 Miliar.
BACA JUGA:IPO BUMN, Erick Thohir Ogah Jika Sekedar Listring Gaya-Gayaan

Kemudian perseroan juga mengalokasikan dana untuk modal kerja perseroan sebesar Rp64 miliar. Angka ini lebih kecil dibandingkan dana rancangan awal yakni  Rp160 Miliar .
Selanjutnya, dana sisa IPO sebesar Rp169 miliar dialokasikan kepada sejumlah instrumen investasi yaitu deposito, dan giro.Penempatan pada instrumen giro pada Bank Central Asia dengan total  Rp9,9 miliar dengan banderol bunga 1,5%. Dan kemudian deposito di Bank  BTPN sebesar Rp90 miliar  dengan bunga 3,05%.
Perseroan juga menaruh Rp30 miliar dengan bunga 3,35% di Bank UOB.  Dan menaruh Rp40 miliar di Bank Negara Indonesia dengan kisaran bunga  2,50-2,70%.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Caturkarda Depo Bangunan (DEPO) meraup dana initial public offering (IPO) hingga Rp487 miliar.
Sementara itu, dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia Kamis (21/7/22) total Realisasi Penggunaan Dana perseroan adalah sejumlah Rp317 miliar.
BACA JUGA:Segera IPO, Importir BUAH Lepas 200 Juta Saham

Perseroan menuturkan bahwa dana hasil IPO digunakan untuk belanja modal perseroan sebesar Rp10 miliar yang awalnya direncanakan sebesar Rp87 Miliar. Kemudian Pelunasan pinjaman sejumlah Rp41 miliar yang awalnya direncanakan Rp39 Miliar dan investasi perusahaan anak sebesar Rp201 miliar yang rencana awalnya adalah Rp199 Miliar.
BACA JUGA:IPO BUMN, Erick Thohir Ogah Jika Sekedar Listring Gaya-Gayaan

Kemudian perseroan juga mengalokasikan dana untuk modal kerja perseroan sebesar Rp64 miliar. Angka ini lebih kecil dibandingkan dana rancangan awal yakni  Rp160 Miliar .
Selanjutnya, dana sisa IPO sebesar Rp169 miliar dialokasikan kepada sejumlah instrumen investasi yaitu deposito, dan giro.Penempatan pada instrumen giro pada Bank Central Asia dengan total  Rp9,9 miliar dengan banderol bunga 1,5%. Dan kemudian deposito di Bank  BTPN sebesar Rp90 miliar  dengan bunga 3,05%.
Perseroan juga menaruh Rp30 miliar dengan bunga 3,35% di Bank UOB.  Dan menaruh Rp40 miliar di Bank Negara Indonesia dengan kisaran bunga  2,50-2,70%.</content:encoded></item></channel></rss>
