<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Tahan Suku Bunga di Level 3,5%</title><description>Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) mempertahankan BI 7-Day  Reverse Repo Rate ( BI7DRR ) sebesar 3,50% basis point (bps).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/21/320/2633747/bi-tahan-suku-bunga-di-level-3-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/21/320/2633747/bi-tahan-suku-bunga-di-level-3-5"/><item><title>BI Tahan Suku Bunga di Level 3,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/21/320/2633747/bi-tahan-suku-bunga-di-level-3-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/21/320/2633747/bi-tahan-suku-bunga-di-level-3-5</guid><pubDate>Kamis 21 Juli 2022 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/21/320/2633747/bi-tahan-suku-bunga-di-level-3-5-kI2feCWmCl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia tahan suku bunga acuan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/21/320/2633747/bi-tahan-suku-bunga-di-level-3-5-kI2feCWmCl.jpg</image><title>Bank Indonesia tahan suku bunga acuan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate ( BI7DRR ) sebesar 3,50% basis point (bps). RDG BI dilakukan pada tanggal 20 dan 21 Juli 2022.
Demikian pula dengan suku bunga Deposit Facility, tetap sebesar 2,75% dan suku bunga Lending Facility tetap di angka di level 4,25%.
BACA JUGA:BI Fast Tak Untungkan Perbankan? Ini Penjelasan Bank Indonesia
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, keputusan ini konsisten dengan prakiraan inflasi inti yang masih terjaga di tengah risiko dampak perlambatan ekonomi global terhadap pertumbuhan ekonomi dalam negeri.
BACA JUGA:3 Strategi Bank Indonesia Kembangkan Ekonomi Hijau
&quot;Berdasarkan assessment secara keseluruhan, Rapat Dewan Gubernur BI pada tanggal 20 sampai 21 Juli 2022 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50%,&quot; kata Perry di Jakarta, Kamis(21/7/2022).BI tetap mewaspadai risiko kenaikan ekspektasi inflasi dan inflasi  inti ke depan, serta memperkuat respons bauran kebijakan moneter yang  diperlukan baik melalui stabilisasi nilai tukar rupiah, penguatan  operasi moneter, dan suku bunga.
&quot;Untuk itu, BI terus menempuh berbagai langkah penguatan bauran  kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendukung upaya pemulihan ekonomi  nasional lebih lanjut.&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate ( BI7DRR ) sebesar 3,50% basis point (bps). RDG BI dilakukan pada tanggal 20 dan 21 Juli 2022.
Demikian pula dengan suku bunga Deposit Facility, tetap sebesar 2,75% dan suku bunga Lending Facility tetap di angka di level 4,25%.
BACA JUGA:BI Fast Tak Untungkan Perbankan? Ini Penjelasan Bank Indonesia
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, keputusan ini konsisten dengan prakiraan inflasi inti yang masih terjaga di tengah risiko dampak perlambatan ekonomi global terhadap pertumbuhan ekonomi dalam negeri.
BACA JUGA:3 Strategi Bank Indonesia Kembangkan Ekonomi Hijau
&quot;Berdasarkan assessment secara keseluruhan, Rapat Dewan Gubernur BI pada tanggal 20 sampai 21 Juli 2022 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50%,&quot; kata Perry di Jakarta, Kamis(21/7/2022).BI tetap mewaspadai risiko kenaikan ekspektasi inflasi dan inflasi  inti ke depan, serta memperkuat respons bauran kebijakan moneter yang  diperlukan baik melalui stabilisasi nilai tukar rupiah, penguatan  operasi moneter, dan suku bunga.
&quot;Untuk itu, BI terus menempuh berbagai langkah penguatan bauran  kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendukung upaya pemulihan ekonomi  nasional lebih lanjut.&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
