<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI: Rupiah Melemah tapi Lebih Baik dari Malaysia hingga Thailand</title><description>Nilai tukar Rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/21/320/2633925/bi-rupiah-melemah-tapi-lebih-baik-dari-malaysia-hingga-thailand</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/21/320/2633925/bi-rupiah-melemah-tapi-lebih-baik-dari-malaysia-hingga-thailand"/><item><title>BI: Rupiah Melemah tapi Lebih Baik dari Malaysia hingga Thailand</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/21/320/2633925/bi-rupiah-melemah-tapi-lebih-baik-dari-malaysia-hingga-thailand</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/21/320/2633925/bi-rupiah-melemah-tapi-lebih-baik-dari-malaysia-hingga-thailand</guid><pubDate>Kamis 21 Juli 2022 17:34 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/21/320/2633925/bi-rupiah-melemah-tapi-lebih-baik-dari-malaysia-hingga-thailand-UXmv4CynTF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kurs Rupiah melemah. Foto: Ilustrasi Freepik</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/21/320/2633925/bi-rupiah-melemah-tapi-lebih-baik-dari-malaysia-hingga-thailand-UXmv4CynTF.jpg</image><title>Kurs Rupiah melemah. Foto: Ilustrasi Freepik</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Nilai tukar Rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar Rupiah mengalami tekanan yang meningkat sebagaimana juga dialami oleh mata uang regional lainnya, di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.
BACA JUGA:Rupiah Menguat tapi Masih Dekat Level Rp15.000/USD

&quot;Nilai tukar pada 20 Juli 2022 terdepresiasi 0,60% point-to-point(ptp) dibandingkan akhir Juni 2022, namun dengan volatilitas yang terjaga,&quot; ujar Perry secara virtual di Jakarta, Kamis(21/7/2022).
BACA JUGA:Tekan Dolar AS, Rupiah Sore Ini Parkir di Rp14.981/USD

Depresiasi tersebut sejalan dengan masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global akibat pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif di berbagai negara untuk merespons peningkatan tekanan inflasi dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global, di tengah persepsi terhadap prospek perekonomian Indonesia yang tetap positif.Dengan perkembangan ini, nilai tukar Rupiah sampai dengan 20 Juli  2022 terdepresiasi 4,90% year-to-date(ytd) dibandingkan dengan level  akhir 2021, relatif lebih baik dibandingkan dengan depresiasi mata uang  sejumlah negara berkembang lainnya, seperti Malaysia 6,41%, India 7,07%,  dan Thailand 8,88%.
&quot;Ke depan, Bank Indonesia terus mencermati perkembangan pasokan valas  dan memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan  bekerjanya mekanisme pasar dan nilai fundamentalnya untuk mendukung  upaya pengendalian inflasi dan stabilitas makroekonomi,&quot; pungkas Perry.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Nilai tukar Rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa nilai tukar Rupiah mengalami tekanan yang meningkat sebagaimana juga dialami oleh mata uang regional lainnya, di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.
BACA JUGA:Rupiah Menguat tapi Masih Dekat Level Rp15.000/USD

&quot;Nilai tukar pada 20 Juli 2022 terdepresiasi 0,60% point-to-point(ptp) dibandingkan akhir Juni 2022, namun dengan volatilitas yang terjaga,&quot; ujar Perry secara virtual di Jakarta, Kamis(21/7/2022).
BACA JUGA:Tekan Dolar AS, Rupiah Sore Ini Parkir di Rp14.981/USD

Depresiasi tersebut sejalan dengan masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global akibat pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif di berbagai negara untuk merespons peningkatan tekanan inflasi dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global, di tengah persepsi terhadap prospek perekonomian Indonesia yang tetap positif.Dengan perkembangan ini, nilai tukar Rupiah sampai dengan 20 Juli  2022 terdepresiasi 4,90% year-to-date(ytd) dibandingkan dengan level  akhir 2021, relatif lebih baik dibandingkan dengan depresiasi mata uang  sejumlah negara berkembang lainnya, seperti Malaysia 6,41%, India 7,07%,  dan Thailand 8,88%.
&quot;Ke depan, Bank Indonesia terus mencermati perkembangan pasokan valas  dan memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan  bekerjanya mekanisme pasar dan nilai fundamentalnya untuk mendukung  upaya pengendalian inflasi dan stabilitas makroekonomi,&quot; pungkas Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
