<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jurus Zulhas Dongkrak Harga TBS Sawit Petani</title><description>Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) menyiapkan sejumlah  jurus untuk mendongkrak harga tandan buah segar (TBS) sawit petani.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/22/320/2634402/jurus-zulhas-dongkrak-harga-tbs-sawit-petani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/22/320/2634402/jurus-zulhas-dongkrak-harga-tbs-sawit-petani"/><item><title>Jurus Zulhas Dongkrak Harga TBS Sawit Petani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/22/320/2634402/jurus-zulhas-dongkrak-harga-tbs-sawit-petani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/22/320/2634402/jurus-zulhas-dongkrak-harga-tbs-sawit-petani</guid><pubDate>Jum'at 22 Juli 2022 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/22/320/2634402/jurus-zulhas-dongkrak-harga-tbs-sawit-petani-A4eEJ9QvqD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jurus Mendag naikkan harga TBS sawit (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/22/320/2634402/jurus-zulhas-dongkrak-harga-tbs-sawit-petani-A4eEJ9QvqD.jpg</image><title>Jurus Mendag naikkan harga TBS sawit (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA  - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) menyiapkan sejumlah jurus untuk mendongkrak harga tandan buah segar (TBS) sawit petani. Dia menilai harga TBS tidak kunjung naik lantaran pengusaha sawit belum mengosongkan tangki-tangkinya. Sehingga para petani terus menggerutu harga TBS terus-terusan anjlok.
&quot;Sampai hari ini saya lagi cek, katanya stok di tangki-tangki itu masih 7 juta ton. Rupanya itu yang jadi biang keladi sehingga harga TBS itu nggak bisa naik karena pabrik-pabrik belum mengosongkan tangkinya,&quot; ujar Mendag Zulhas saat kunjungan di Pasar Cibinong, Bogor, Jumat (22/7/2022).
BACA JUGA:Mendag Sebar Minyak Goreng Curah Rp14.000 ke Papua hingga Maluku

Oleh karena itu, Zulhas telah mengambil langkah untuk mendongkrak harga TBS sawit. Di antaranya, menghapus pungutan ekspor CPO dan turunannya, yang sebelumnya USD 200 menjadi 0. Kemudian, mengurangi rasio DMO dari 1x5 menjadi hampir 1x9.
BACA JUGA:Zulhas Bakal Cabut Kebijakan Eks Mendag Lutfi soal DMO dan DPO Sawit

&quot;Jadi kalau 1.000 ton untuk dalam negeri, pengusaha bisa ekspor 8.400 ton jadi hampir 1x9,&quot; jelasnya.
Kemudian upaya Zulhas yang teranyar, dirinya akan mempertimbangkan untuk mencabut kebijakan domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO) crude palm oil/CPO.
Rencana itu didasarkan karena pasokan CPO domestik telah tumpah ruah dan sekaligus agar mempercepat realisasi ekspor.
&quot;Saya lagi pertimbangkan, saya akan bertemu dulu dengan teman-teman,  kalau teman-teman nanti pengusaha itu sudah komit untuk memenuhi DMO dan  DPO ke dalam negeri, mungkin saya pertimbangkan DMO dan DPO itu nggak  perlu lagi. Agar ekspornya bisa cepat,&quot; ujar Mendag.
Kendati demikian, Zulhas menegaskan, ia akan betul-betul memastikan  dulu kepada pihak pengusaha dan menerima jaminan bahwa mereka konsisten  memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sehingga perihal kapan rencana itu di  putuskan, Zulhas belum dapat pastikan.</description><content:encoded>JAKARTA  - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) menyiapkan sejumlah jurus untuk mendongkrak harga tandan buah segar (TBS) sawit petani. Dia menilai harga TBS tidak kunjung naik lantaran pengusaha sawit belum mengosongkan tangki-tangkinya. Sehingga para petani terus menggerutu harga TBS terus-terusan anjlok.
&quot;Sampai hari ini saya lagi cek, katanya stok di tangki-tangki itu masih 7 juta ton. Rupanya itu yang jadi biang keladi sehingga harga TBS itu nggak bisa naik karena pabrik-pabrik belum mengosongkan tangkinya,&quot; ujar Mendag Zulhas saat kunjungan di Pasar Cibinong, Bogor, Jumat (22/7/2022).
BACA JUGA:Mendag Sebar Minyak Goreng Curah Rp14.000 ke Papua hingga Maluku

Oleh karena itu, Zulhas telah mengambil langkah untuk mendongkrak harga TBS sawit. Di antaranya, menghapus pungutan ekspor CPO dan turunannya, yang sebelumnya USD 200 menjadi 0. Kemudian, mengurangi rasio DMO dari 1x5 menjadi hampir 1x9.
BACA JUGA:Zulhas Bakal Cabut Kebijakan Eks Mendag Lutfi soal DMO dan DPO Sawit

&quot;Jadi kalau 1.000 ton untuk dalam negeri, pengusaha bisa ekspor 8.400 ton jadi hampir 1x9,&quot; jelasnya.
Kemudian upaya Zulhas yang teranyar, dirinya akan mempertimbangkan untuk mencabut kebijakan domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO) crude palm oil/CPO.
Rencana itu didasarkan karena pasokan CPO domestik telah tumpah ruah dan sekaligus agar mempercepat realisasi ekspor.
&quot;Saya lagi pertimbangkan, saya akan bertemu dulu dengan teman-teman,  kalau teman-teman nanti pengusaha itu sudah komit untuk memenuhi DMO dan  DPO ke dalam negeri, mungkin saya pertimbangkan DMO dan DPO itu nggak  perlu lagi. Agar ekspornya bisa cepat,&quot; ujar Mendag.
Kendati demikian, Zulhas menegaskan, ia akan betul-betul memastikan  dulu kepada pihak pengusaha dan menerima jaminan bahwa mereka konsisten  memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sehingga perihal kapan rencana itu di  putuskan, Zulhas belum dapat pastikan.</content:encoded></item></channel></rss>
