<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emiten Bali United (BOLA) Bidik Pendapatan Rp370 Miliar di 2022</title><description>PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) membidik pendapatan sebesar Rp370 miliar pada akhir tahun 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/278/2634876/emiten-bali-united-bola-bidik-pendapatan-rp370-miliar-di-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/278/2634876/emiten-bali-united-bola-bidik-pendapatan-rp370-miliar-di-2022"/><item><title>Emiten Bali United (BOLA) Bidik Pendapatan Rp370 Miliar di 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/278/2634876/emiten-bali-united-bola-bidik-pendapatan-rp370-miliar-di-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/278/2634876/emiten-bali-united-bola-bidik-pendapatan-rp370-miliar-di-2022</guid><pubDate>Sabtu 23 Juli 2022 09:40 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/23/278/2634876/emiten-bali-united-bola-bidik-pendapatan-rp370-miliar-di-2022-T2BHTOIGQI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Target pendapatan emiten Bali United (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/23/278/2634876/emiten-bali-united-bola-bidik-pendapatan-rp370-miliar-di-2022-T2BHTOIGQI.jpg</image><title>Target pendapatan emiten Bali United (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) membidik pendapatan sebesar Rp370 miliar pada akhir tahun 2022. Emiten pemilik klub Bali United ini sedang fokus meningkatkan dua lini bisnis sports dan e-sports.
Presiden Direktur PT Bali Bintang Sejahtera Yabes Tanuri mengatakan perseroan mendorong pertumbuhan komunitas digital, konten intelectual property (IP), hingga investasi di bidang teknologi dan hiburan.
BACA JUGA:Emiten Keramik ARNA Gelontorkan Rp300 Miliar untuk Tambah Kapasitas Produksi

&quot;Target pendapatan kita di tahun 2022 pasti bertumbuh dibanding 2021. Kita targetkan sekitar Rp370 miliar pendapatan karena kompetisi sudah mulai dan juga sudah bisa dihadiri penonton,&quot; kata Yabes dalam paparan publik secara virtual, dikutip Sabtu (23/7/2022).
BACA JUGA:12 Emiten Digembok BEI karena Belum Bayar Listing Fee

Berdasarkan laporan keuangan BOLA tahun 2021 tampak meningkat cukup signifikan. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp198,61 miliar pada tahun 2021. Realisasi itu meningkat 159,90% dibandingkan tahun 2020 sebanyak Rp76,41 miliar.
Segmen manajamen klub memberi pemasukan sebanyak Rp58,11 miliar, disusul kontribusi pertandingan sebesar Rp3,87 miliar. Pendapatan ini meliputi manajemen klub sepakbola profesional antara lain pengelolaan klub sepakbola, akademi sepakbola usia muda, penjualan jersey dan merchandise klub.Bagian tersebut juga termasuk penjualan tiket dari semua aktivitas pertandingan Bali United baik di dalam dan luar negeri.
&quot;Kalau kita lihat pendapatan ini naik hampir 160%. Hal ini tidak  terlepas dari dimulainya liga Indonesia pada tahun 2021, walaupun tanpa  penonton,&quot; kata Yohanes Ade Bunian Moniaga, selaku Direktur BOLA.
Selanjutnya adalah pendapatan sport agency yang menjalankan operasi  meliputi penyediaan sponsor bagi klub-klub sepakbola di Indonesia, jasa  live video streaming pertandingan sepakbola Indonesia dan pembuatan  video iklan sponsor.
Segmen sponsorhip membuat BOLA meraup sebesar Rp44,97 miliar. Adapun  kontribusi terbesar yang menopang pendapatan BOLA tahun 2021 justru  berasal kontribusi live video streaming dan rekaman video yang ditotal  mencapai Rp87,37 miliar.
Seiring dengan pelonggaran mobilitas di mana suporter dapat kembal ke  stadion, Yabes Tanuri meyakini perseroan dapat memacu pendapatan hingga  mencapai target.
&quot;Kompetisi sudah mulai dan sudah bisa dihadiri penonton, kita akan  fokus di sports dan e-sports, dan juga memperbesar IP kami,&quot; tandas  Yabes.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) membidik pendapatan sebesar Rp370 miliar pada akhir tahun 2022. Emiten pemilik klub Bali United ini sedang fokus meningkatkan dua lini bisnis sports dan e-sports.
Presiden Direktur PT Bali Bintang Sejahtera Yabes Tanuri mengatakan perseroan mendorong pertumbuhan komunitas digital, konten intelectual property (IP), hingga investasi di bidang teknologi dan hiburan.
BACA JUGA:Emiten Keramik ARNA Gelontorkan Rp300 Miliar untuk Tambah Kapasitas Produksi

&quot;Target pendapatan kita di tahun 2022 pasti bertumbuh dibanding 2021. Kita targetkan sekitar Rp370 miliar pendapatan karena kompetisi sudah mulai dan juga sudah bisa dihadiri penonton,&quot; kata Yabes dalam paparan publik secara virtual, dikutip Sabtu (23/7/2022).
BACA JUGA:12 Emiten Digembok BEI karena Belum Bayar Listing Fee

Berdasarkan laporan keuangan BOLA tahun 2021 tampak meningkat cukup signifikan. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp198,61 miliar pada tahun 2021. Realisasi itu meningkat 159,90% dibandingkan tahun 2020 sebanyak Rp76,41 miliar.
Segmen manajamen klub memberi pemasukan sebanyak Rp58,11 miliar, disusul kontribusi pertandingan sebesar Rp3,87 miliar. Pendapatan ini meliputi manajemen klub sepakbola profesional antara lain pengelolaan klub sepakbola, akademi sepakbola usia muda, penjualan jersey dan merchandise klub.Bagian tersebut juga termasuk penjualan tiket dari semua aktivitas pertandingan Bali United baik di dalam dan luar negeri.
&quot;Kalau kita lihat pendapatan ini naik hampir 160%. Hal ini tidak  terlepas dari dimulainya liga Indonesia pada tahun 2021, walaupun tanpa  penonton,&quot; kata Yohanes Ade Bunian Moniaga, selaku Direktur BOLA.
Selanjutnya adalah pendapatan sport agency yang menjalankan operasi  meliputi penyediaan sponsor bagi klub-klub sepakbola di Indonesia, jasa  live video streaming pertandingan sepakbola Indonesia dan pembuatan  video iklan sponsor.
Segmen sponsorhip membuat BOLA meraup sebesar Rp44,97 miliar. Adapun  kontribusi terbesar yang menopang pendapatan BOLA tahun 2021 justru  berasal kontribusi live video streaming dan rekaman video yang ditotal  mencapai Rp87,37 miliar.
Seiring dengan pelonggaran mobilitas di mana suporter dapat kembal ke  stadion, Yabes Tanuri meyakini perseroan dapat memacu pendapatan hingga  mencapai target.
&quot;Kompetisi sudah mulai dan sudah bisa dihadiri penonton, kita akan  fokus di sports dan e-sports, dan juga memperbesar IP kami,&quot; tandas  Yabes.</content:encoded></item></channel></rss>
