<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indeks Dolar AS Melemah Tertekan Data Ekonomi</title><description>Indeks dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan, Jumat (Sabtu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/320/2634840/indeks-dolar-as-melemah-tertekan-data-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/320/2634840/indeks-dolar-as-melemah-tertekan-data-ekonomi"/><item><title>Indeks Dolar AS Melemah Tertekan Data Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/320/2634840/indeks-dolar-as-melemah-tertekan-data-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/320/2634840/indeks-dolar-as-melemah-tertekan-data-ekonomi</guid><pubDate>Sabtu 23 Juli 2022 07:25 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/23/320/2634840/indeks-dolar-as-melemah-tertekan-data-ekonomi-ydMOQRCTtd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dolar AS melemah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/23/320/2634840/indeks-dolar-as-melemah-tertekan-data-ekonomi-ydMOQRCTtd.jpg</image><title>Dolar AS melemah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan, Jumat (Sabtu pagi WIB). Pelemahan dolar didorong oleh serangkaian data ekonomi yang suram.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Menguat Tipis Imbas Dolar AS Melemah

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,17% menjadi 106,7300, demikian dilansir Antara, Sabtu (23/7/2022).
Pada akhir perdagangan New York, euro tidak berubah pada 1,0198 dolar AS, dan pound Inggris naik menjadi 1,1980 dolar AS dari 1,1962 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,6912 dolar AS dari 0,6903 dolar AS.
BACA JUGA:Minyak Dunia Naik Dipicu Dolar AS Melemah 

Dolar AS dibeli 136,20 yen Jepang, lebih rendah dari 137,65 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9640 franc Swiss dari 0,9685 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2921 dolar Kanada dari 1,2893 dolar Kanada.Di sisi data, Indeks Aktivitas Bisnis Jasa-jasa AS turun ke level  terendah 26-bulan di 47 pada Juli, S&amp;amp;P Global Market Intelligence  melaporkan pada Jumat (22/7/2022). Angka di bawah 50 menunjukkan  kontraksi.
Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur AS juga turun menjadi 52,3  dari pembacaan Juni di 52,7, menandai terendah 24 bulan, laporan  tersebut menunjukkan.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan, Jumat (Sabtu pagi WIB). Pelemahan dolar didorong oleh serangkaian data ekonomi yang suram.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Menguat Tipis Imbas Dolar AS Melemah

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,17% menjadi 106,7300, demikian dilansir Antara, Sabtu (23/7/2022).
Pada akhir perdagangan New York, euro tidak berubah pada 1,0198 dolar AS, dan pound Inggris naik menjadi 1,1980 dolar AS dari 1,1962 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,6912 dolar AS dari 0,6903 dolar AS.
BACA JUGA:Minyak Dunia Naik Dipicu Dolar AS Melemah 

Dolar AS dibeli 136,20 yen Jepang, lebih rendah dari 137,65 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9640 franc Swiss dari 0,9685 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2921 dolar Kanada dari 1,2893 dolar Kanada.Di sisi data, Indeks Aktivitas Bisnis Jasa-jasa AS turun ke level  terendah 26-bulan di 47 pada Juli, S&amp;amp;P Global Market Intelligence  melaporkan pada Jumat (22/7/2022). Angka di bawah 50 menunjukkan  kontraksi.
Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur AS juga turun menjadi 52,3  dari pembacaan Juni di 52,7, menandai terendah 24 bulan, laporan  tersebut menunjukkan.</content:encoded></item></channel></rss>
