<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sederet Dampak Kenaikan Inflasi Global ke Ekonomi Indonesia</title><description>Kenaikan inflasi global berdampak pada ekonomi Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/320/2634977/sederet-dampak-kenaikan-inflasi-global-ke-ekonomi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/320/2634977/sederet-dampak-kenaikan-inflasi-global-ke-ekonomi-indonesia"/><item><title>Sederet Dampak Kenaikan Inflasi Global ke Ekonomi Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/320/2634977/sederet-dampak-kenaikan-inflasi-global-ke-ekonomi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/320/2634977/sederet-dampak-kenaikan-inflasi-global-ke-ekonomi-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 23 Juli 2022 14:01 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/23/320/2634977/sederet-dampak-kenaikan-inflasi-global-ke-ekonomi-indonesia-HdEOtxZfXW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dampak inflasi ke ekonomi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/23/320/2634977/sederet-dampak-kenaikan-inflasi-global-ke-ekonomi-indonesia-HdEOtxZfXW.jpg</image><title>Dampak inflasi ke ekonomi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kenaikan inflasi global berdampak pada ekonomi Indonesia. Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet menjelaskan beberapa dampak yang pertama, kenaikan inflasi global berpotensi mendorong meningkatnya suku bunga acuan terutama di negara-negara maju seperti Amerika Serikat (AS).
Bank Sentral AS The Fed, dalam beberapa minggu ke belakang telah mengambil kebijakan menaikkan suku bunga acuan imbas hasil kenaikan inflasi global yang juga terjadi di AS.
BACA JUGA:Harga Pangan Naik, BI Waspadai Inflasi

Tentu saja, kata dia, langkah yang dilakukan oleh The Fed ini akhirnya bermuara terhadap terjadinya capital outflow yang terjadi di beberapa negara emerging market. Hal ini akhirnya berdampak pada pelemahan nilai tukar negara-negara tersebut termasuk di dalamnya Indonesia.
&quot;Maka menjadi masuk akal ketika kita melihat pergerakan nilai tukar Rupiah dalam beberapa pekan terakhir mengalami depresiasi. Hal ini saya kira tidak terlepas dari dampak dari inflasi global yang terjadi,&quot; ujar Yusuf kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Sabtu(23/7/2022).
BACA JUGA:BI Proyeksikan Inflasi Domestik Tembus 4,6% di 2022

Selain itu, kata dia, inflasi global juga berdampak terhadap potensi kenaikan harga pangan global yang pada muaranya juga bisa berdampak ke Indonesia, apalagi beberapa komoditas pangan Indonesia masih melakukan impor dari luar.&quot;Untuk itu memang beberapa langkah mitigasi perlu dilakukan oleh  pemerintah. Dalam menangkal dampak kenaikan harga pangan, pemerintah  perlu memastikan ketersediaan stok pangan di dalam negeri terutama  sampai dengan akhir tahun nanti sehingga ketika permintaan pangan di  dalam negeri itu mengalami peningkatan, hal ini tidak terjadi dengan  peningkatan harga yang sangat signifikan,&quot; ungkap Yusuf.
Sementara untuk kenaikan suku bunga acuan yang dilakukan oleh The  Fed, bank sentral dalam hal ini BI, sebut dia, perlu mempertimbangkan  untuk menaikkan suku bunga acuan.
&quot;Namun juga melihat dari kondisi dalam negeri kondisi ini terdiri  dari beragam indikator terutama dilihat dari seberapa tinggi nilai  inflasi saat ini, berapa jauh nilai tukar terdepresiasi, dan bagaimana  progres dari pemulihan ekonomi di dalam negeri,&quot; pungkas Yusuf.</description><content:encoded>JAKARTA - Kenaikan inflasi global berdampak pada ekonomi Indonesia. Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet menjelaskan beberapa dampak yang pertama, kenaikan inflasi global berpotensi mendorong meningkatnya suku bunga acuan terutama di negara-negara maju seperti Amerika Serikat (AS).
Bank Sentral AS The Fed, dalam beberapa minggu ke belakang telah mengambil kebijakan menaikkan suku bunga acuan imbas hasil kenaikan inflasi global yang juga terjadi di AS.
BACA JUGA:Harga Pangan Naik, BI Waspadai Inflasi

Tentu saja, kata dia, langkah yang dilakukan oleh The Fed ini akhirnya bermuara terhadap terjadinya capital outflow yang terjadi di beberapa negara emerging market. Hal ini akhirnya berdampak pada pelemahan nilai tukar negara-negara tersebut termasuk di dalamnya Indonesia.
&quot;Maka menjadi masuk akal ketika kita melihat pergerakan nilai tukar Rupiah dalam beberapa pekan terakhir mengalami depresiasi. Hal ini saya kira tidak terlepas dari dampak dari inflasi global yang terjadi,&quot; ujar Yusuf kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Sabtu(23/7/2022).
BACA JUGA:BI Proyeksikan Inflasi Domestik Tembus 4,6% di 2022

Selain itu, kata dia, inflasi global juga berdampak terhadap potensi kenaikan harga pangan global yang pada muaranya juga bisa berdampak ke Indonesia, apalagi beberapa komoditas pangan Indonesia masih melakukan impor dari luar.&quot;Untuk itu memang beberapa langkah mitigasi perlu dilakukan oleh  pemerintah. Dalam menangkal dampak kenaikan harga pangan, pemerintah  perlu memastikan ketersediaan stok pangan di dalam negeri terutama  sampai dengan akhir tahun nanti sehingga ketika permintaan pangan di  dalam negeri itu mengalami peningkatan, hal ini tidak terjadi dengan  peningkatan harga yang sangat signifikan,&quot; ungkap Yusuf.
Sementara untuk kenaikan suku bunga acuan yang dilakukan oleh The  Fed, bank sentral dalam hal ini BI, sebut dia, perlu mempertimbangkan  untuk menaikkan suku bunga acuan.
&quot;Namun juga melihat dari kondisi dalam negeri kondisi ini terdiri  dari beragam indikator terutama dilihat dari seberapa tinggi nilai  inflasi saat ini, berapa jauh nilai tukar terdepresiasi, dan bagaimana  progres dari pemulihan ekonomi di dalam negeri,&quot; pungkas Yusuf.</content:encoded></item></channel></rss>
