<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Dorong Kontribusi Koperasi terhadap PDB Indonesia</title><description>Koperasi telah berkontribusi terhadap 5,1% PDB Indonesia pada 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/320/2635030/menko-airlangga-dorong-kontribusi-koperasi-terhadap-pdb-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/320/2635030/menko-airlangga-dorong-kontribusi-koperasi-terhadap-pdb-indonesia"/><item><title>Menko Airlangga Dorong Kontribusi Koperasi terhadap PDB Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/320/2635030/menko-airlangga-dorong-kontribusi-koperasi-terhadap-pdb-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/320/2635030/menko-airlangga-dorong-kontribusi-koperasi-terhadap-pdb-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 23 Juli 2022 16:33 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/23/320/2635030/menko-airlangga-dorong-kontribusi-koperasi-terhadap-pdb-indonesia-9fchlsX5aD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga dorong kontribusi koperasi terhadap PDB Indonesia (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/23/320/2635030/menko-airlangga-dorong-kontribusi-koperasi-terhadap-pdb-indonesia-9fchlsX5aD.jpg</image><title>Menko Airlangga dorong kontribusi koperasi terhadap PDB Indonesia (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Koperasi telah berkontribusi terhadap 5,1% PDB Indonesia pada 2019. Kontribusi koperasi akan terus didorong agar mampu memberikan kontribusi sebesar 5,5% PDB pada 2024.
Hingga awal Juli 2022, Indonesia juga tercatat memiliki sekitar 236 ribu unit koperasi. Dengan jumlah anggota sekitar 26,96 juta orang, koperasi miliki volume usaha yang mencapai Rp163,45 triliun.
BACA JUGA:Koperasi Diharapkan Jadi Wadah Pelaku Usaha Profesional hingga Startup

&amp;ldquo;Jumlah dan kontribusi yang diberikan koperasi perlu untuk terus kita dorong dan dioptimalkan lebih jauh lagi agar mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,&amp;rdquo; tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutan dalam acara Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-75  dan Pembukaan Pekan Raya Kendal di Stadion Kebondalem, Kabupaten Kendal, Sabtu (23/7/2022).
Sebagai upaya untuk mengembangkan koperasi, Pemerintah terus mendorong terwujudnya konglomerasi ekonomi Indonesia melalui koperasi. Koperasi didorong untuk memiliki peningkatan jumlah anggota yang signifikan dan mengalami peningkatan aset serta mampu berpartisipasi aktif selama pandemi.
BACA JUGA:Koperasi Ditargetkan Berkontribusi 20% terhadap Ekonomi Nasional

Pemerintah juga telah memberikan insentif kepada koperasi dengan program penyaluran dana bergulir Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui Lembaga LPDB-KUMKM di tahun 2020 sebesar Rp1,29 triliun dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 84 mitra koperasi. Total UMKM yang terbantu mencapai sekitar 118 ribu pelaku usaha, baik dengan skema konvensional maupun syariah.
Pemerintah juga menyiapkan beberapa kebijakan untuk mendorong transformasi koperasi, antara lain Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM, yang telah memberikan berbagai kemudahan bagi Koperasi.Selain itu, transformasi koperasi juga dilakukan melalui program  modernisasi koperasi, penguatan pengawasan koperasi, pembiayaan  penjaminan koperasi, dan pengembangan SDM perkoperasian. Pemberdayaan  koperasi juga dilakukan melalui program Korporasi Petani dan Nelayan  (KPN) sebagai off taker sekaligus badan usaha yang melakukan kegiatan  off farm.
Berbagai kebijakan Pemerintah dalam mentransformasi koperasi  diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan antusiasme pengusaha koperasi  nasional, terutama para generasi milenial pemuda-pemuda Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga bersama  Ketua Umum Dewan  Koperasi Indonesia Nurdin Halid juga memberikan penghargaan dan  mengapresiasi kontribusi para Tokoh Penggerak Koperasi.
Dalam kesempatan yang sama, Menko Airlangga juga menyempatkan diri  untuk menyampaikan selamat memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh  pada tanggal 23 Juli kepada anak-anak Indonesia dan berpesan agar tetap  semangat belajar, menjaga kesehatan, terus berbahagia, dan menggapai  cita-cita.
Selain itu, dalam rangka menyambut HUT ke-417 Kabupaten Kendal, Menko  Airlangga juga mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan  Pekan Raya Kendal yang diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi di  Kendal dan memperluas jangkauan produk-produk UMKM dari Kendal. &amp;ldquo;Semoga  ini dapat menjadi wadah bagi UMKM untuk melanjutkan roda perekonomian,&amp;rdquo;  ungkap Menko Airlangga.
Menanggapi pertanyaan terkait bagaimana menghidupkan kembali koperasi  yang mati suri, Menko Airlangga pada sesi doorstop di akhir kunjungan  menegaskan bahwa akan tetap fokus mendorong koperasi supaya mampu  bertahan. Pemerintah menyediakan berbagai kemudahan dalam mendirikan  koperasi dan UMKM.
Turut hadir dalam kesempatan ini diantaranya Anggota DPR RI, Menteri  Perindustrian, para Pejabat Eselon I Kemenko Perekonomian, Bupati Kendal  beserta jajaran, para Ketua DEKOPIN Wilayah dan DEKOPIN Daerah, serta  Jajaran Pengurus Dekopin.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Koperasi telah berkontribusi terhadap 5,1% PDB Indonesia pada 2019. Kontribusi koperasi akan terus didorong agar mampu memberikan kontribusi sebesar 5,5% PDB pada 2024.
Hingga awal Juli 2022, Indonesia juga tercatat memiliki sekitar 236 ribu unit koperasi. Dengan jumlah anggota sekitar 26,96 juta orang, koperasi miliki volume usaha yang mencapai Rp163,45 triliun.
BACA JUGA:Koperasi Diharapkan Jadi Wadah Pelaku Usaha Profesional hingga Startup

&amp;ldquo;Jumlah dan kontribusi yang diberikan koperasi perlu untuk terus kita dorong dan dioptimalkan lebih jauh lagi agar mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,&amp;rdquo; tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutan dalam acara Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-75  dan Pembukaan Pekan Raya Kendal di Stadion Kebondalem, Kabupaten Kendal, Sabtu (23/7/2022).
Sebagai upaya untuk mengembangkan koperasi, Pemerintah terus mendorong terwujudnya konglomerasi ekonomi Indonesia melalui koperasi. Koperasi didorong untuk memiliki peningkatan jumlah anggota yang signifikan dan mengalami peningkatan aset serta mampu berpartisipasi aktif selama pandemi.
BACA JUGA:Koperasi Ditargetkan Berkontribusi 20% terhadap Ekonomi Nasional

Pemerintah juga telah memberikan insentif kepada koperasi dengan program penyaluran dana bergulir Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui Lembaga LPDB-KUMKM di tahun 2020 sebesar Rp1,29 triliun dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 84 mitra koperasi. Total UMKM yang terbantu mencapai sekitar 118 ribu pelaku usaha, baik dengan skema konvensional maupun syariah.
Pemerintah juga menyiapkan beberapa kebijakan untuk mendorong transformasi koperasi, antara lain Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM, yang telah memberikan berbagai kemudahan bagi Koperasi.Selain itu, transformasi koperasi juga dilakukan melalui program  modernisasi koperasi, penguatan pengawasan koperasi, pembiayaan  penjaminan koperasi, dan pengembangan SDM perkoperasian. Pemberdayaan  koperasi juga dilakukan melalui program Korporasi Petani dan Nelayan  (KPN) sebagai off taker sekaligus badan usaha yang melakukan kegiatan  off farm.
Berbagai kebijakan Pemerintah dalam mentransformasi koperasi  diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan antusiasme pengusaha koperasi  nasional, terutama para generasi milenial pemuda-pemuda Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga bersama  Ketua Umum Dewan  Koperasi Indonesia Nurdin Halid juga memberikan penghargaan dan  mengapresiasi kontribusi para Tokoh Penggerak Koperasi.
Dalam kesempatan yang sama, Menko Airlangga juga menyempatkan diri  untuk menyampaikan selamat memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh  pada tanggal 23 Juli kepada anak-anak Indonesia dan berpesan agar tetap  semangat belajar, menjaga kesehatan, terus berbahagia, dan menggapai  cita-cita.
Selain itu, dalam rangka menyambut HUT ke-417 Kabupaten Kendal, Menko  Airlangga juga mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan  Pekan Raya Kendal yang diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi di  Kendal dan memperluas jangkauan produk-produk UMKM dari Kendal. &amp;ldquo;Semoga  ini dapat menjadi wadah bagi UMKM untuk melanjutkan roda perekonomian,&amp;rdquo;  ungkap Menko Airlangga.
Menanggapi pertanyaan terkait bagaimana menghidupkan kembali koperasi  yang mati suri, Menko Airlangga pada sesi doorstop di akhir kunjungan  menegaskan bahwa akan tetap fokus mendorong koperasi supaya mampu  bertahan. Pemerintah menyediakan berbagai kemudahan dalam mendirikan  koperasi dan UMKM.
Turut hadir dalam kesempatan ini diantaranya Anggota DPR RI, Menteri  Perindustrian, para Pejabat Eselon I Kemenko Perekonomian, Bupati Kendal  beserta jajaran, para Ketua DEKOPIN Wilayah dan DEKOPIN Daerah, serta  Jajaran Pengurus Dekopin.</content:encoded></item></channel></rss>
