<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengunjung Mal Masih Sepi, Pedagang: Omzet Turun Drastis</title><description>Dampak pandemi nampaknya masih membekas pada pelaku usaha di sektor ritel.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/455/2635071/pengunjung-mal-masih-sepi-pedagang-omzet-turun-drastis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/455/2635071/pengunjung-mal-masih-sepi-pedagang-omzet-turun-drastis"/><item><title>Pengunjung Mal Masih Sepi, Pedagang: Omzet Turun Drastis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/455/2635071/pengunjung-mal-masih-sepi-pedagang-omzet-turun-drastis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/23/455/2635071/pengunjung-mal-masih-sepi-pedagang-omzet-turun-drastis</guid><pubDate>Sabtu 23 Juli 2022 18:34 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/23/455/2635071/pengunjung-mal-masih-sepi-pedagang-omzet-turun-drastis-kK2F3MGXWC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengunjung mal sepi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/23/455/2635071/pengunjung-mal-masih-sepi-pedagang-omzet-turun-drastis-kK2F3MGXWC.jpg</image><title>Pengunjung mal sepi (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Dampak pandemi nampaknya masih membekas pada pelaku usaha di sektor ritel. Meski sudah dilonggarkan, minat masyarakat untuk berkunjung ke mal masih belum pulih seperti sebelum pandemi.
Dampak pandemi itu masih dirasakan oleh salah satu penyewa tenant di Mall Tamini Square, Jakarta Timur, Anggi. Menurutnya saat ini masyarakat yang datang ke Tamini Square masih tergolong rendah.
BACA JUGA:Optimistis Jual Beras Lewat Online, Omzet Bulog Capai Rp450 Juta
Hal tersebut praktis berpengaruh terhadap omzet pemasukannya. Sedangkan ketika diperbolehkan mall untuk kembali beroperasi, bersamaan Anggi juga harus membayar sewa tenant yang ditempatinya.
&quot;Para pedagang pemasukan dari customer, jadi yang masuk sedikit, jadi berdampak drastis pada omzet,&quot; kata Anggi kepada MNC Portal, Sabtu (23/7/2022).
BACA JUGA:Berkah Bonge Cs Viral, Warung Kelontong Sudirman Raih Omzet Rp4 Juta/Hari
Anggi sendiri di Tamini Square berjualan pakaian, yang semenjak pandemi hingga saat ini harus bertarung dengan para penjual pakaian lainnya di Internet atau melalui platform penjualan seperti e-commerce.
&quot;Jauh sekali (penurunannya) dibandingkan bulan sebelumnya (pandemi) bisa berkurang 60%-70%,&quot; kata Anggi.
Setelah kondisi pandemi seperti saat ini, bukan menjadi harapan lengkap bagi Anggi. Ketidakpastian masih membayangi ketika pemerintah kembali memperketat syarat untuk masuk mall dengan mewajibkan vaksin booster.Bukan Anggi tidak setuju adanya kebijakan tersebut, saat ini  harapnnya digantungkan kepada masyarakat lainnya ketika secara sadar  untuk melakukan vaksin booster dan kembali mengunjungi mall.
Kepada pemerintah Anggi berharap adanya sosialisasi yang masif  kembali untuk mempercepat pelaksanaan vaksin booster kepada masyarakat  dan tidak dilakukan kembali pembatasan seperti sebelumnya.
&quot;Setuju saja karena untuk kesehatan, lebih baik mencegah dari pada  mengobati, harapnnya sosialisasi (dari pemerintah) masyarakat juga apa  salahnya mengikuti anjuran pemerintah,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Dampak pandemi nampaknya masih membekas pada pelaku usaha di sektor ritel. Meski sudah dilonggarkan, minat masyarakat untuk berkunjung ke mal masih belum pulih seperti sebelum pandemi.
Dampak pandemi itu masih dirasakan oleh salah satu penyewa tenant di Mall Tamini Square, Jakarta Timur, Anggi. Menurutnya saat ini masyarakat yang datang ke Tamini Square masih tergolong rendah.
BACA JUGA:Optimistis Jual Beras Lewat Online, Omzet Bulog Capai Rp450 Juta
Hal tersebut praktis berpengaruh terhadap omzet pemasukannya. Sedangkan ketika diperbolehkan mall untuk kembali beroperasi, bersamaan Anggi juga harus membayar sewa tenant yang ditempatinya.
&quot;Para pedagang pemasukan dari customer, jadi yang masuk sedikit, jadi berdampak drastis pada omzet,&quot; kata Anggi kepada MNC Portal, Sabtu (23/7/2022).
BACA JUGA:Berkah Bonge Cs Viral, Warung Kelontong Sudirman Raih Omzet Rp4 Juta/Hari
Anggi sendiri di Tamini Square berjualan pakaian, yang semenjak pandemi hingga saat ini harus bertarung dengan para penjual pakaian lainnya di Internet atau melalui platform penjualan seperti e-commerce.
&quot;Jauh sekali (penurunannya) dibandingkan bulan sebelumnya (pandemi) bisa berkurang 60%-70%,&quot; kata Anggi.
Setelah kondisi pandemi seperti saat ini, bukan menjadi harapan lengkap bagi Anggi. Ketidakpastian masih membayangi ketika pemerintah kembali memperketat syarat untuk masuk mall dengan mewajibkan vaksin booster.Bukan Anggi tidak setuju adanya kebijakan tersebut, saat ini  harapnnya digantungkan kepada masyarakat lainnya ketika secara sadar  untuk melakukan vaksin booster dan kembali mengunjungi mall.
Kepada pemerintah Anggi berharap adanya sosialisasi yang masif  kembali untuk mempercepat pelaksanaan vaksin booster kepada masyarakat  dan tidak dilakukan kembali pembatasan seperti sebelumnya.
&quot;Setuju saja karena untuk kesehatan, lebih baik mencegah dari pada  mengobati, harapnnya sosialisasi (dari pemerintah) masyarakat juga apa  salahnya mengikuti anjuran pemerintah,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
