<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Penjualan Es Krim Haagen-Dazs di Indonesia Dihentikan</title><description>Penjualan es krim merek Haagen-Dazs di Indonesia dihentikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/24/320/2635156/5-fakta-penjualan-es-krim-haagen-dazs-di-indonesia-dihentikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/24/320/2635156/5-fakta-penjualan-es-krim-haagen-dazs-di-indonesia-dihentikan"/><item><title>5 Fakta Penjualan Es Krim Haagen-Dazs di Indonesia Dihentikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/24/320/2635156/5-fakta-penjualan-es-krim-haagen-dazs-di-indonesia-dihentikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/24/320/2635156/5-fakta-penjualan-es-krim-haagen-dazs-di-indonesia-dihentikan</guid><pubDate>Minggu 24 Juli 2022 05:42 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/23/320/2635156/5-fakta-penjualan-es-krim-haagen-dazs-di-indonesia-dihentikan-KUSAWmGbJA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Es Krim Haagen Dazs ditarik BPOM (Foto: Nearbuy)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/23/320/2635156/5-fakta-penjualan-es-krim-haagen-dazs-di-indonesia-dihentikan-KUSAWmGbJA.jpg</image><title>Es Krim Haagen Dazs ditarik BPOM (Foto: Nearbuy)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Penjualan es krim merek Haagen-Dazs di Indonesia dihentikan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) menarik peredaran es krim rasa vanila merek Haagen-Dazs asal Prancis dari peredaran.
Berikut fakta penjualan es krim Haagen-Dazs di Indonesia dihentikan yang dirangkum di Jakarta, Minggu (24/7/2022).
BACA JUGA:Alasan Lengkap Penjualan Es Krim Haagen-Dazs Dihentikan di Indonesia
1. Ditemukan Kandungan Etilen Oksida (EtO)
 
Langkah tersebut dilakukan karena ditemukannya kandungan Etilen Oksida (EtO) dengan kadar yang diizinkan oleh European Union (EU) pada produk tersebut.
Indonesia Rapid Alert System for Food and Feed (INRAFF) menerima informasi terkait adanya kandungan tersebut pada 8 Juli 2022 lalu dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASAFF).
BACA JUGA:Izin Edar Es Krim Haagen-Dazs Dihentikan
2. Tentang EtO
 
Sebagaimana diketahui, EtO merupakan pestisida yang berfungsi sebagai fumigan.
Temuan residu EtO dalam pangan merupakan isu baru yang dimulai dengan notifikasi oleh EURASFF pada 2020 lalu.3. CAC Belum Atur Batas Maksimal Residu EtO
Di sisi lain, Codex Allimentarius Commission (CAC) sebagai organisasi  internasional di bawah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum mengatur  batas maksimal residu EtO sehingga pengaturannya di tiap negara beragam.
Adapun, produk yang ditarik yakni es krim rasa vanila merek Haagen-Dazs kemasan print dan mini cup.
4. Terdaftar di BPOM dan Beredar di Indonesia
Sementara itu, produk es krim dengan merek yang sama untuk kemasan  100 ml dan 473 ml yang diimpor dari Prancis terdaftar di BPOM dan  beredar di Indonesia.
&quot;Untuk melindungi masyarakat, BPOM menginstruksikan importir untuk  melakukan penarikan terhadap kedua produk tersebut dan memperluas  penarikan ke jenis kemasan lainnya, yaitu bulkcan 9,46 liter,&quot; tulis  BPOM dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (21/7/2022).5. Langkah BPOM
Selain itu, BPOM juga menginstruksikan importir untuk menghentikan   sementara peredaran atau penjualan produk es krim merek Haagen-Dazs   lainnya dengna komposisi yang mengandung perisa vanila hingga produk   tersebut dipastikan aman.
Lebih lanjut, kini BPOM tengah melakukan kajian kebijakan terkaiit   EtO, termasuk memantau perkembangan terbaru terkait peraturan dan   standar keamanan pangan internasional, serta melaksanakan sampling dan   pengujian untuk mengetahui tingkat paparannya.
&quot;BPOM mengawal dan memastikan penarikan dan penghentian sementara   peredaran atau penjualan produk sebagaimana dalam lampiran dilakukan   sesuai dengan prosedur yang berlaku,&quot; lanjut BPOM.
BPOM mengimbau kepada masyarakat untuk melapor jika menemukan produk   es krim merek Haagen-Dazs dengan varian rasa vanila atau varian dengan   komposisi perisa tersebut melalui contact center HALOBPOM atau Unit   Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai/loka POM di seluruh   Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Penjualan es krim merek Haagen-Dazs di Indonesia dihentikan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) menarik peredaran es krim rasa vanila merek Haagen-Dazs asal Prancis dari peredaran.
Berikut fakta penjualan es krim Haagen-Dazs di Indonesia dihentikan yang dirangkum di Jakarta, Minggu (24/7/2022).
BACA JUGA:Alasan Lengkap Penjualan Es Krim Haagen-Dazs Dihentikan di Indonesia
1. Ditemukan Kandungan Etilen Oksida (EtO)
 
Langkah tersebut dilakukan karena ditemukannya kandungan Etilen Oksida (EtO) dengan kadar yang diizinkan oleh European Union (EU) pada produk tersebut.
Indonesia Rapid Alert System for Food and Feed (INRAFF) menerima informasi terkait adanya kandungan tersebut pada 8 Juli 2022 lalu dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASAFF).
BACA JUGA:Izin Edar Es Krim Haagen-Dazs Dihentikan
2. Tentang EtO
 
Sebagaimana diketahui, EtO merupakan pestisida yang berfungsi sebagai fumigan.
Temuan residu EtO dalam pangan merupakan isu baru yang dimulai dengan notifikasi oleh EURASFF pada 2020 lalu.3. CAC Belum Atur Batas Maksimal Residu EtO
Di sisi lain, Codex Allimentarius Commission (CAC) sebagai organisasi  internasional di bawah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum mengatur  batas maksimal residu EtO sehingga pengaturannya di tiap negara beragam.
Adapun, produk yang ditarik yakni es krim rasa vanila merek Haagen-Dazs kemasan print dan mini cup.
4. Terdaftar di BPOM dan Beredar di Indonesia
Sementara itu, produk es krim dengan merek yang sama untuk kemasan  100 ml dan 473 ml yang diimpor dari Prancis terdaftar di BPOM dan  beredar di Indonesia.
&quot;Untuk melindungi masyarakat, BPOM menginstruksikan importir untuk  melakukan penarikan terhadap kedua produk tersebut dan memperluas  penarikan ke jenis kemasan lainnya, yaitu bulkcan 9,46 liter,&quot; tulis  BPOM dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (21/7/2022).5. Langkah BPOM
Selain itu, BPOM juga menginstruksikan importir untuk menghentikan   sementara peredaran atau penjualan produk es krim merek Haagen-Dazs   lainnya dengna komposisi yang mengandung perisa vanila hingga produk   tersebut dipastikan aman.
Lebih lanjut, kini BPOM tengah melakukan kajian kebijakan terkaiit   EtO, termasuk memantau perkembangan terbaru terkait peraturan dan   standar keamanan pangan internasional, serta melaksanakan sampling dan   pengujian untuk mengetahui tingkat paparannya.
&quot;BPOM mengawal dan memastikan penarikan dan penghentian sementara   peredaran atau penjualan produk sebagaimana dalam lampiran dilakukan   sesuai dengan prosedur yang berlaku,&quot; lanjut BPOM.
BPOM mengimbau kepada masyarakat untuk melapor jika menemukan produk   es krim merek Haagen-Dazs dengan varian rasa vanila atau varian dengan   komposisi perisa tersebut melalui contact center HALOBPOM atau Unit   Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai/loka POM di seluruh   Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
