<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masifkan Kendaraaan Listrik, PLN Gandeng 14 Produsen Otomotif</title><description>PT PLN (Persero) gandeng 14 produsen kendaraan listrik dan Grab Indonesia untuk mendukung transisi energi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/25/320/2635782/masifkan-kendaraaan-listrik-pln-gandeng-14-produsen-otomotif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/25/320/2635782/masifkan-kendaraaan-listrik-pln-gandeng-14-produsen-otomotif"/><item><title>Masifkan Kendaraaan Listrik, PLN Gandeng 14 Produsen Otomotif</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/25/320/2635782/masifkan-kendaraaan-listrik-pln-gandeng-14-produsen-otomotif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/25/320/2635782/masifkan-kendaraaan-listrik-pln-gandeng-14-produsen-otomotif</guid><pubDate>Senin 25 Juli 2022 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/25/320/2635782/masifkan-kendaraaan-listrik-pln-gandeng-14-produsen-otomotif-WEkJStE1a0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PLN gandeng 14 perusahaan otomotif (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/25/320/2635782/masifkan-kendaraaan-listrik-pln-gandeng-14-produsen-otomotif-WEkJStE1a0.jpg</image><title>PLN gandeng 14 perusahaan otomotif (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT PLN (Persero) gandeng 14 produsen kendaraan listrik dan Grab Indonesia untuk mendukung transisi energi bersih dengan memasifkan penggunaan kendaraan listrik di Tanah Air.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PLN dengan tujuh produsen mobil listrik yakni Hyundai, Nissan, DFSK, Toyota, Wuling, Mitsubishi dan Mercedes-Benz. Selain itu juga dengan tujuh produsen motor listrik Hyundai Kefico, Gesits, TVS, Smoot Motor Indonesia, Tangkas, Volta dan Viar.
BACA JUGA:Hadirkan 2 SPKLU di Kantor BNI, PLN Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Adapun kolaborasi ini meliputi bundling paket kendaraan listrik dengan layanan home charging dari PLN, membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), serta Joint Study untuk menyusun langkah strategis pengembangan ekosistem KBLBB di Indonesia.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan transisi energi perlu dilakukan percepatan untuk mewujudkan target carbon neutral di 2060. Menurutnya penting menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). Salah satunya dengan memasifkan penggunaan kendaraan listrik yang berbasis energi domestik, murah dan ramah lingkungan.
BACA JUGA:Deretan Kendaraan Listrik yang Bakal Mejeng di PEVS 2022, Ada Taksi Terbang Loh 

&quot;Untuk mewujudkan ekosistem kendaraan listrik kita harus berkolaborasi. Hari ini menjadi salah satu tonggak sejarah dalam mewujudkan ketahanan energi nasional serta membantu menyelamatkan keuangan negara akibat impor BBM yang terus meningkat,&quot; ungkap dia, Senin (25/7/2022).
Darmawan mencatat melalui paket kendaraan listrik dengan layanan home charging, para pembeli kendaraan listrik dari Hyundai, Nissan, Wuling, DFSK dan ATPM mendapatkan fasilitas kelistrikan. Dalam home charging sudah disediakan paket bundling dengan pembelian mobil.
Petugas PLN akan datang ke rumah pelanggan untuk melakukan eksekusi penyesuaian daya yang dibutuhkan di rumah serta membantu pemasangan home charging secara gratis. Setelah itu, langsung disambungkan ke sistem PLN agar pelanggan dapat memantau penggunaan listrik untuk home charging di aplikasi PLN Mobile.&quot;Kerja sama ini juga meliputi integrasi sistem digital kami, joint  research dan pertukaran data. Kita bisa maksimalkan rencana strategis  memasifkan kendaraan listrik ini untuk dikolaborasikan,&quot; ujar Darmawan.
Tak hanya itu, PLN juga memberikan diskon 30 persen tarif listrik  pada pengguna yang melakukan  home charging antara pukul 22.00-05.00.  Mengingat daya yang dibutuhkan home charging sekitar 7.700 watt, maka  PLN memberikan kemudahan untuk pelanggan yang ingin tambah daya. Dengan  Rp 150 ribu, daya bisa ditingkatkan menjadi 11 ribu Volt Ampere.
Sementara untuk memudahkan para pengguna kendaraan listrik saat  sedang berkendara, lanjut Darmawan, PLN saat ini telah membangun 139  unit SPKLU yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah ini tentunya akan  terus bertambah dengan gencarnya kolaborasi PLN bersama berbagai pihak.
PLN pun menyiagakan 35 ribu petugas pelayanan teknik di lapangan  untuk memberikan pelayanan optimal kepada para pelanggan, termasuk para  pemilik kendaraan listrik.
Selain dengan 14 produsen kendaraan listrik, PLN juga menggandeng  Grab Indonesia yang selama ini menjadi pemain utama dalam penyedia  layanan transportasi publik berbasis listrik. Kerja sama antara PLN dan  Grab Indonesia diperkuat pada kesempatan kali ini untuk mempercepat  penyediaan _EV Charging Station yang bisa dimanfaatkan bersama baik PLN  maupun Grab Indonesia.
&quot;Kami siap mendukung pengoperasian 6.000 motor Grab dengan pasokan listrik yang andal,&quot; terang dia.
Darmawan meyakini kolaborasi yang dilakukan ini bisa mempercepat  pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. &quot;Selain untuk  mempercepat penyediaan infrastruktur, kerja sama industri manufaktur ini  juga dapat menguntungkan kedua belah pihak. PLN mempunyai 82,3 juta  pelanggan listrik yang bisa menjadi market baru bagi para industri  kendaraan listrik,&quot; tambah Darmawan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT PLN (Persero) gandeng 14 produsen kendaraan listrik dan Grab Indonesia untuk mendukung transisi energi bersih dengan memasifkan penggunaan kendaraan listrik di Tanah Air.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PLN dengan tujuh produsen mobil listrik yakni Hyundai, Nissan, DFSK, Toyota, Wuling, Mitsubishi dan Mercedes-Benz. Selain itu juga dengan tujuh produsen motor listrik Hyundai Kefico, Gesits, TVS, Smoot Motor Indonesia, Tangkas, Volta dan Viar.
BACA JUGA:Hadirkan 2 SPKLU di Kantor BNI, PLN Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Adapun kolaborasi ini meliputi bundling paket kendaraan listrik dengan layanan home charging dari PLN, membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), serta Joint Study untuk menyusun langkah strategis pengembangan ekosistem KBLBB di Indonesia.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan transisi energi perlu dilakukan percepatan untuk mewujudkan target carbon neutral di 2060. Menurutnya penting menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). Salah satunya dengan memasifkan penggunaan kendaraan listrik yang berbasis energi domestik, murah dan ramah lingkungan.
BACA JUGA:Deretan Kendaraan Listrik yang Bakal Mejeng di PEVS 2022, Ada Taksi Terbang Loh 

&quot;Untuk mewujudkan ekosistem kendaraan listrik kita harus berkolaborasi. Hari ini menjadi salah satu tonggak sejarah dalam mewujudkan ketahanan energi nasional serta membantu menyelamatkan keuangan negara akibat impor BBM yang terus meningkat,&quot; ungkap dia, Senin (25/7/2022).
Darmawan mencatat melalui paket kendaraan listrik dengan layanan home charging, para pembeli kendaraan listrik dari Hyundai, Nissan, Wuling, DFSK dan ATPM mendapatkan fasilitas kelistrikan. Dalam home charging sudah disediakan paket bundling dengan pembelian mobil.
Petugas PLN akan datang ke rumah pelanggan untuk melakukan eksekusi penyesuaian daya yang dibutuhkan di rumah serta membantu pemasangan home charging secara gratis. Setelah itu, langsung disambungkan ke sistem PLN agar pelanggan dapat memantau penggunaan listrik untuk home charging di aplikasi PLN Mobile.&quot;Kerja sama ini juga meliputi integrasi sistem digital kami, joint  research dan pertukaran data. Kita bisa maksimalkan rencana strategis  memasifkan kendaraan listrik ini untuk dikolaborasikan,&quot; ujar Darmawan.
Tak hanya itu, PLN juga memberikan diskon 30 persen tarif listrik  pada pengguna yang melakukan  home charging antara pukul 22.00-05.00.  Mengingat daya yang dibutuhkan home charging sekitar 7.700 watt, maka  PLN memberikan kemudahan untuk pelanggan yang ingin tambah daya. Dengan  Rp 150 ribu, daya bisa ditingkatkan menjadi 11 ribu Volt Ampere.
Sementara untuk memudahkan para pengguna kendaraan listrik saat  sedang berkendara, lanjut Darmawan, PLN saat ini telah membangun 139  unit SPKLU yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah ini tentunya akan  terus bertambah dengan gencarnya kolaborasi PLN bersama berbagai pihak.
PLN pun menyiagakan 35 ribu petugas pelayanan teknik di lapangan  untuk memberikan pelayanan optimal kepada para pelanggan, termasuk para  pemilik kendaraan listrik.
Selain dengan 14 produsen kendaraan listrik, PLN juga menggandeng  Grab Indonesia yang selama ini menjadi pemain utama dalam penyedia  layanan transportasi publik berbasis listrik. Kerja sama antara PLN dan  Grab Indonesia diperkuat pada kesempatan kali ini untuk mempercepat  penyediaan _EV Charging Station yang bisa dimanfaatkan bersama baik PLN  maupun Grab Indonesia.
&quot;Kami siap mendukung pengoperasian 6.000 motor Grab dengan pasokan listrik yang andal,&quot; terang dia.
Darmawan meyakini kolaborasi yang dilakukan ini bisa mempercepat  pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. &quot;Selain untuk  mempercepat penyediaan infrastruktur, kerja sama industri manufaktur ini  juga dapat menguntungkan kedua belah pihak. PLN mempunyai 82,3 juta  pelanggan listrik yang bisa menjadi market baru bagi para industri  kendaraan listrik,&quot; tambah Darmawan.</content:encoded></item></channel></rss>
