<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Tegaskan Bersih-Bersih BUMN Bukan Sekadar Jargon</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan aksi bersih-bersih BUMN tidak sekadar jargon belaka.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/25/320/2636046/erick-thohir-tegaskan-bersih-bersih-bumn-bukan-sekadar-jargon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/25/320/2636046/erick-thohir-tegaskan-bersih-bersih-bumn-bukan-sekadar-jargon"/><item><title>Erick Thohir Tegaskan Bersih-Bersih BUMN Bukan Sekadar Jargon</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/25/320/2636046/erick-thohir-tegaskan-bersih-bersih-bumn-bukan-sekadar-jargon</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/25/320/2636046/erick-thohir-tegaskan-bersih-bersih-bumn-bukan-sekadar-jargon</guid><pubDate>Senin 25 Juli 2022 18:29 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/25/320/2636046/erick-thohir-tegaskan-bersih-bersih-bumn-bukan-sekadar-jargon-iOigrTtJUF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir pastikan aksi bersih-bersih BUMN bukan hanya omong kosong (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/25/320/2636046/erick-thohir-tegaskan-bersih-bersih-bumn-bukan-sekadar-jargon-iOigrTtJUF.jpg</image><title>Erick Thohir pastikan aksi bersih-bersih BUMN bukan hanya omong kosong (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan aksi bersih-bersih BUMN tidak sekadar jargon belaka. Bahkan, transformasi perusahaan pelat merah pun bukan sebatas semboyan.
Erick memastikan bersih-bersih dan transformasi BUMN akan terus diimplementasikan. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap untuk memulihkan kinerja bisnis perseroan.
BACA JUGA:BUMN Jadi Sponsor Liga 1, Erick Thohir Optimistis Sepak Bola Nasional Makin Maju

&quot;Bersih-bersih BUMN bukan sekadar jargon. Transformasi BUMN bukan sekadar semboyan. Kami di Kementerian BUMN berkomitmen memulihkan perusahaan-perusahaan milik negara. Meski secara bertahap dan penuh tantangan, namun kita terus lakukan,&quot; ungkap Erick melalui akun Instagramnya, Senin (25/7/2022).
Tak lupa, Erick meminta dukungan doa kepada masyarakat Indonesia agar program transformasi BUMN berjalan sesuai rencananya. Dimana, dia menginginkan perseroan negara bisa kembali sehat dan memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
BACA JUGA:Erick Thohir Pamer Foto Muda, Netizen: Posisi Bapak yang Mana Deh?

&quot;Semoga ikhtiar ini dapat menghantarkan seluruh BUMN ke kondisi yang jauh lebih baik. Mohon dukungan dan doa. Indonesia bisa,&quot;tutur Erick.
Salah satu implementasi dari transformasi BUMN adalah perampingan perusahaan. Erick Thohir menargetkan, jumlah BUMN terus dipangkas hingga menyisakan 30 perseroan saja.Erick mengakui ada perusahaan yang secara operasional dan struktur  keuangan terus merugi dan tidak sehat. Karena itu Kementerian BUMN akan  melakukan efisiensi dengan merampingkan jumlah perusahaan.
&quot;Kita sudah membuktikan, banyak (BUMN) bukan berarti sehat, justru  dengan efisiensi, transparansi, tata kelola perusahaan yang baik, dan  perbaikan model bisnis, Alhamdulillah transformasi yang dijalankan hari  ini sudah mendapatkan hasil yang baik,&quot; ujar Erick Thohir saat ditemui  wartawan di Kementerian BUMN.
Tercatat, ada 108 BUMN yang dirampingkan menjadi 41 perusahaan. Dalam  cetak biru Kementerian BUMN, Erick Thohir menargetkan jumlah BUMN terus  berkurang hingga menyisakan 30 perusahaan.
Dia menyebut perbaikan kinerja BUMN dapat terlihat jelas dalam  peningkatan kontribusi bagi negara yang mencapai Rp1.198 triliun selama 3  tahun terakhir atau naik Rp60 triliun pada saat pandemi Covid-19.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan aksi bersih-bersih BUMN tidak sekadar jargon belaka. Bahkan, transformasi perusahaan pelat merah pun bukan sebatas semboyan.
Erick memastikan bersih-bersih dan transformasi BUMN akan terus diimplementasikan. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap untuk memulihkan kinerja bisnis perseroan.
BACA JUGA:BUMN Jadi Sponsor Liga 1, Erick Thohir Optimistis Sepak Bola Nasional Makin Maju

&quot;Bersih-bersih BUMN bukan sekadar jargon. Transformasi BUMN bukan sekadar semboyan. Kami di Kementerian BUMN berkomitmen memulihkan perusahaan-perusahaan milik negara. Meski secara bertahap dan penuh tantangan, namun kita terus lakukan,&quot; ungkap Erick melalui akun Instagramnya, Senin (25/7/2022).
Tak lupa, Erick meminta dukungan doa kepada masyarakat Indonesia agar program transformasi BUMN berjalan sesuai rencananya. Dimana, dia menginginkan perseroan negara bisa kembali sehat dan memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
BACA JUGA:Erick Thohir Pamer Foto Muda, Netizen: Posisi Bapak yang Mana Deh?

&quot;Semoga ikhtiar ini dapat menghantarkan seluruh BUMN ke kondisi yang jauh lebih baik. Mohon dukungan dan doa. Indonesia bisa,&quot;tutur Erick.
Salah satu implementasi dari transformasi BUMN adalah perampingan perusahaan. Erick Thohir menargetkan, jumlah BUMN terus dipangkas hingga menyisakan 30 perseroan saja.Erick mengakui ada perusahaan yang secara operasional dan struktur  keuangan terus merugi dan tidak sehat. Karena itu Kementerian BUMN akan  melakukan efisiensi dengan merampingkan jumlah perusahaan.
&quot;Kita sudah membuktikan, banyak (BUMN) bukan berarti sehat, justru  dengan efisiensi, transparansi, tata kelola perusahaan yang baik, dan  perbaikan model bisnis, Alhamdulillah transformasi yang dijalankan hari  ini sudah mendapatkan hasil yang baik,&quot; ujar Erick Thohir saat ditemui  wartawan di Kementerian BUMN.
Tercatat, ada 108 BUMN yang dirampingkan menjadi 41 perusahaan. Dalam  cetak biru Kementerian BUMN, Erick Thohir menargetkan jumlah BUMN terus  berkurang hingga menyisakan 30 perusahaan.
Dia menyebut perbaikan kinerja BUMN dapat terlihat jelas dalam  peningkatan kontribusi bagi negara yang mencapai Rp1.198 triliun selama 3  tahun terakhir atau naik Rp60 triliun pada saat pandemi Covid-19.</content:encoded></item></channel></rss>
