<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Triputra Agro Persada (TAPG) Raup Laba Rp1,77 Triliun</title><description>TAPG) berhasil membukukan kinerja positif hingga kuartal II tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/26/278/2636291/triputra-agro-persada-tapg-raup-laba-rp1-77-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/26/278/2636291/triputra-agro-persada-tapg-raup-laba-rp1-77-triliun"/><item><title>Triputra Agro Persada (TAPG) Raup Laba Rp1,77 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/26/278/2636291/triputra-agro-persada-tapg-raup-laba-rp1-77-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/26/278/2636291/triputra-agro-persada-tapg-raup-laba-rp1-77-triliun</guid><pubDate>Selasa 26 Juli 2022 10:09 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/26/278/2636291/triputra-agro-persada-tapg-raup-laba-rp1-77-triliun-Ps9dslQ2Vi.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Laba TAPG (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/26/278/2636291/triputra-agro-persada-tapg-raup-laba-rp1-77-triliun-Ps9dslQ2Vi.jpeg</image><title>Laba TAPG (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) berhasil membukukan kinerja positif hingga kuartal II tahun ini.
Hingga akhir Juni 2022 TAPG mencatatkan laba priode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp1,77 triliun atau naik 338,51% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp405,89 miliar.
BACA JUGA:IHSG Diprediksi Menguat, Berikut 5 Pilihan Saham Hari Ini

Seiring dengan kenaikan laba, penjualan perseroan juga meroket hingga 61,56 persen menjadi Rp 4,61 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 2,85 triliun. Berdasarkan segmen produknya, penjualan minyak kelapa sawit dan inti kelapa sawit membukukan pendapatan sebesar Rp 4,57 triliun atau naik 63,19 persen dari sebelumnya Rp 2,80 triliun.
Kemudian, penjualan karet juga tumbuh sebesar 37,32 persen menjadi Rp14,52 miliar dari sebelumnya sebesar Rp10,57 miliar. Sedangkan, penjualan ttandan buah segar (TBS) tercatat sebesar Rp20,70 miliar atau turun hingga 99,94% dari sebelumnya sebesar Rp 39,53 miliar.
BACA JUGA:KFC Digandeng PLN, Saham Fast Food Indonesia Melesat Naik 0,53%

Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan sepanjang kuartal II 2022 naik 21,13 persen dari Rp2,19 triliun menjadi 2,65 triliun. Adapun, kenaikan beban pokok penjualan antara lain disebabkan oleh naiknya beban perawatan, beban produksi dan beban panen produk milik perseroan.Selain itu, beban penjualan dan pemasaran juga naik sebesar 23,98 persen menjadi Rp 118,43 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 95,50 miliar, beban dan administrasi pun tercatat naik dari 188,53 miliar menjadi Rp 228,15 miliar dan beban lainnya naik 34,54 persen menjadi Rp 11,81 miliar dari 8,77 miliar.
Hingga akhir Juni 2022, total nilai aset TPAG sebesar Rp 13,91 triliun, tumbuh 11,78 persen dari sebelumnya Rp 12,44 triliun. Adapun, liabilitas perseroan naik 2,57 persen menjadi Rp 4,77 triliun dari 4,55 triliun, ekuitas perseroan pun naik sebesar 17,28 persen dari Rp 7,79 triliun menjadi Rp 9,14 triliun.
Untuk meningkatkan kinerja di tahun ini, perseroan melakukan beberapa strategi di antaranya dengan membangun satu unit pabrik kelapa sawit (PKS) di Kalimantan Timur yang memiliki kapasitas 30 TPH. Perseroan juga tengah membangun satu pabrik minyak inti kelapa sawiit atau palm kernel oil (PKO) dengan biogas yang berlokasi di Kalimantan Tengah.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) berhasil membukukan kinerja positif hingga kuartal II tahun ini.
Hingga akhir Juni 2022 TAPG mencatatkan laba priode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp1,77 triliun atau naik 338,51% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp405,89 miliar.
BACA JUGA:IHSG Diprediksi Menguat, Berikut 5 Pilihan Saham Hari Ini

Seiring dengan kenaikan laba, penjualan perseroan juga meroket hingga 61,56 persen menjadi Rp 4,61 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 2,85 triliun. Berdasarkan segmen produknya, penjualan minyak kelapa sawit dan inti kelapa sawit membukukan pendapatan sebesar Rp 4,57 triliun atau naik 63,19 persen dari sebelumnya Rp 2,80 triliun.
Kemudian, penjualan karet juga tumbuh sebesar 37,32 persen menjadi Rp14,52 miliar dari sebelumnya sebesar Rp10,57 miliar. Sedangkan, penjualan ttandan buah segar (TBS) tercatat sebesar Rp20,70 miliar atau turun hingga 99,94% dari sebelumnya sebesar Rp 39,53 miliar.
BACA JUGA:KFC Digandeng PLN, Saham Fast Food Indonesia Melesat Naik 0,53%

Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan sepanjang kuartal II 2022 naik 21,13 persen dari Rp2,19 triliun menjadi 2,65 triliun. Adapun, kenaikan beban pokok penjualan antara lain disebabkan oleh naiknya beban perawatan, beban produksi dan beban panen produk milik perseroan.Selain itu, beban penjualan dan pemasaran juga naik sebesar 23,98 persen menjadi Rp 118,43 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 95,50 miliar, beban dan administrasi pun tercatat naik dari 188,53 miliar menjadi Rp 228,15 miliar dan beban lainnya naik 34,54 persen menjadi Rp 11,81 miliar dari 8,77 miliar.
Hingga akhir Juni 2022, total nilai aset TPAG sebesar Rp 13,91 triliun, tumbuh 11,78 persen dari sebelumnya Rp 12,44 triliun. Adapun, liabilitas perseroan naik 2,57 persen menjadi Rp 4,77 triliun dari 4,55 triliun, ekuitas perseroan pun naik sebesar 17,28 persen dari Rp 7,79 triliun menjadi Rp 9,14 triliun.
Untuk meningkatkan kinerja di tahun ini, perseroan melakukan beberapa strategi di antaranya dengan membangun satu unit pabrik kelapa sawit (PKS) di Kalimantan Timur yang memiliki kapasitas 30 TPH. Perseroan juga tengah membangun satu pabrik minyak inti kelapa sawiit atau palm kernel oil (PKO) dengan biogas yang berlokasi di Kalimantan Tengah.</content:encoded></item></channel></rss>
