<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>JACCS MPM Finance Kantongi Pinjaman Rp3,7 Triliun</title><description>PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia (Perseroan) mengantongi fasilitas pinjaman sindikasi luar negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/26/278/2636504/jaccs-mpm-finance-kantongi-pinjaman-rp3-7-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/26/278/2636504/jaccs-mpm-finance-kantongi-pinjaman-rp3-7-triliun"/><item><title>JACCS MPM Finance Kantongi Pinjaman Rp3,7 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/26/278/2636504/jaccs-mpm-finance-kantongi-pinjaman-rp3-7-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/26/278/2636504/jaccs-mpm-finance-kantongi-pinjaman-rp3-7-triliun</guid><pubDate>Selasa 26 Juli 2022 14:28 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/26/278/2636504/jaccs-mpm-finance-kantongi-pinjaman-rp3-7-triliun-XXXuIgBc22.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perusahaan pembiayaan MPM dapat sindikasi kredit (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/26/278/2636504/jaccs-mpm-finance-kantongi-pinjaman-rp3-7-triliun-XXXuIgBc22.jpg</image><title>Perusahaan pembiayaan MPM dapat sindikasi kredit (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia (Perseroan) mengantongi fasilitas kredit sindikasi luar negeri (offshore syndicated facility) dengan 20 lembaga keuangan pada tanggal 1 Juli 2022. Fasilitas yang diperoleh bernilai total USD250 juta atau setara dengan Rp3,7 triliun.
Pinjaman tersebut dikeluarkan dalam dua mata uang yaitu Dollar Amerika Serikat (USD) dan Yen Jepang (JPY) untuk jangka waktu 4 tahun. Bertindak sebagai Mandated Lead Arrangers, Underwriters dan Bookrunners dalam fasilitas ini adalah MUFG Bank, Ltd. (MUFG) dan Mizuho Bank, Ltd. (Mizuho).
BACA JUGA:IPO Hari ini, Habco Trans Maritima (HATM) Emiten BEI ke-29 di 2022

Fasilitas pinjaman sindikasi luar negeri kali ini merupakan yang ke-6 kalinya diperoleh perseroan dan sebelumnya pada bulan Mei 2019, perseroan juga berhasil memperoleh fasilitas serupa dengan nilai USD250 juta dari 20 lembaga keuangan.
Perseroan juga berhati-hati dalam rencana pendanaannya, di antaranya dengan mengurangi porsi pinjaman valuta asing. Tentunya hal ini dilakukan denganmempertimbangkan kebutuhan pendanaan dan kondisi pasar.
BACA JUGA:17 Emiten Gelar RUPST hingga Bagi Dividen Hari Ini, Berikut Daftarnya

&amp;ldquo;Fasilitas pinjaman sindikasi luar negeri seperti ini merupakan salah satu langkah strategis perseroan sebagai bentuk diversifikasi sumber pendanaan di samping fasilitas pinjaman bank bilateral dari dalam dan luar negeri,&amp;rdquo; kata Direktur Keuangan JACCS MPM Finance Indonesia Hajimu Yukimoto.Pada tahun 2022 ini, perseroan juga berencana untuk melakukan  penawaran umum obligasi berkelanjutan senilai Rp600 miliar. Industri  pembiayaan masih memiliki prospek yang sangat baik terutama karena  pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup baik dan mencatatkan kenaikan  sebesar 3,69% di tahun 2021. Pertumbuhan ekonomi Indonesia terutama  didukung konsumsi dan investasi pemerintah serta konsumsi masyarakat.
Disamping itu, pertumbuhan pasar otomotif di Indonesia yang masih  menjanjikan sebagai pasar otomotif terbesar di ASEAN. Selain itu,  Perseroan memiliki dukungan kuat dari pemegang saham yaitu dukungan  bisnis dari PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk sehubungan dengan pembiayaan  sepeda motor baru merek Honda dan dukungan keuangan dari JACCS Co.,Ltd.  dalam mendapatkan sumber dana dengan biaya yang kompetitif. JACCS  merupakan perusahaan afiliasi dengan metode ekuitas dari MUF Bank Ltd.</description><content:encoded>JAKARTA - PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia (Perseroan) mengantongi fasilitas kredit sindikasi luar negeri (offshore syndicated facility) dengan 20 lembaga keuangan pada tanggal 1 Juli 2022. Fasilitas yang diperoleh bernilai total USD250 juta atau setara dengan Rp3,7 triliun.
Pinjaman tersebut dikeluarkan dalam dua mata uang yaitu Dollar Amerika Serikat (USD) dan Yen Jepang (JPY) untuk jangka waktu 4 tahun. Bertindak sebagai Mandated Lead Arrangers, Underwriters dan Bookrunners dalam fasilitas ini adalah MUFG Bank, Ltd. (MUFG) dan Mizuho Bank, Ltd. (Mizuho).
BACA JUGA:IPO Hari ini, Habco Trans Maritima (HATM) Emiten BEI ke-29 di 2022

Fasilitas pinjaman sindikasi luar negeri kali ini merupakan yang ke-6 kalinya diperoleh perseroan dan sebelumnya pada bulan Mei 2019, perseroan juga berhasil memperoleh fasilitas serupa dengan nilai USD250 juta dari 20 lembaga keuangan.
Perseroan juga berhati-hati dalam rencana pendanaannya, di antaranya dengan mengurangi porsi pinjaman valuta asing. Tentunya hal ini dilakukan denganmempertimbangkan kebutuhan pendanaan dan kondisi pasar.
BACA JUGA:17 Emiten Gelar RUPST hingga Bagi Dividen Hari Ini, Berikut Daftarnya

&amp;ldquo;Fasilitas pinjaman sindikasi luar negeri seperti ini merupakan salah satu langkah strategis perseroan sebagai bentuk diversifikasi sumber pendanaan di samping fasilitas pinjaman bank bilateral dari dalam dan luar negeri,&amp;rdquo; kata Direktur Keuangan JACCS MPM Finance Indonesia Hajimu Yukimoto.Pada tahun 2022 ini, perseroan juga berencana untuk melakukan  penawaran umum obligasi berkelanjutan senilai Rp600 miliar. Industri  pembiayaan masih memiliki prospek yang sangat baik terutama karena  pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup baik dan mencatatkan kenaikan  sebesar 3,69% di tahun 2021. Pertumbuhan ekonomi Indonesia terutama  didukung konsumsi dan investasi pemerintah serta konsumsi masyarakat.
Disamping itu, pertumbuhan pasar otomotif di Indonesia yang masih  menjanjikan sebagai pasar otomotif terbesar di ASEAN. Selain itu,  Perseroan memiliki dukungan kuat dari pemegang saham yaitu dukungan  bisnis dari PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk sehubungan dengan pembiayaan  sepeda motor baru merek Honda dan dukungan keuangan dari JACCS Co.,Ltd.  dalam mendapatkan sumber dana dengan biaya yang kompetitif. JACCS  merupakan perusahaan afiliasi dengan metode ekuitas dari MUF Bank Ltd.</content:encoded></item></channel></rss>
